Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Saling Memaafkan


__ADS_3

Maya melangkah masuk ke dalam kamar dengan wajah yang begitu kesal, di ikuti Ana dari belakang, Maya duduk di pinggir ranjang dan memejamkan matanya..


Hamil....


Hamil.......


Bagaimana mungkin ia bisa hamil, bagaimana bisa darah daging pria yang ia benci tumbuh di dalam dirinya bagaimana bisa, ia tidak menyadari kalau sebenarnya ia sedang hamil..Maya mengenang menyadari sikap baik Dave yang ia tunjukan di rumah sakit, itu semua karna Dave sudah tau jika Maya sedang hamil...


''Hoh...bagaiama mungkin ini terjadi kepadaku...'' ucap Maya mengerang kesal..


''Maya....'' ucap Ana menyentuh bahunya dan duduk di samping ranjang dan menyentuh bahu adiknya..


''Kakak..bagaimana mungkin ini terjadi..bagaimana mungkin aku...hamil..''


Tangisan Maya kembali pecah saat ini juga....hingga Ana menenangkan Maya...


''Jangan lupa jika bayi ini juga darah dagingmu Maya, jika kau sedih maka dia akan sedih apa kau mengerti...''


Maya menoleh dengan penuh airmata, ia tetap saja tidak bisa menerima jika ia mengandung anak dari seorang Dave Morgan pria yang ia benci..


''Kakak...aku benar-benar membencinya, dia musuh kita,..bagaimana mungkin ini terjadi kepadaku..bagaimana mungkin aku mengandung anak seorang Morgan...''


''Maya....''


''Tidak...aku tidak mau menerimanya jika itu maksud kakak, kakak tidak tau apa yang telah aku alami bersamanya bukan..? aku sungguh tidak ingin bersamanya..'' isak Maya sedih..


Airmata Ana ikut menetes, ia tau benar bagaimana perasaan Maya saat ini dan dia butuh waktu untuk menerima berita yang begitu mengejutkan untuk dirinya. Ana meraih tubuh Maya dan memeluknya dengan erat, membiarkan Maya menangis di pelukannya, dan Ana akan selalu ada disisihnya...


''Maya....kakak bisa mengerti apa yang kau rasakan..''


''Dia menyiksaku...dia memaksaku melakukannya dan anak ini adalah hasil pemakasaan darinya aku benar-benar tak bisa menerimanya kakak...''


''Maya......lalu bagaiamana dengan anak kalian, dia bahkan masih terlalu kecil untuk tau masalah orangtuanya...kakak sangat mengerti perasaanmu namun...namun jangan membenci anakmu sendiri...''


Maya melepaskan pelukannya dan menatap Ana,


''Baiklah...aku mau menerima anak ini tapi tidak dengan Dave, aku sungguh tak ingin menikah dengannya kakak...''


''Maya...kakak tidak memintamu menerimanya sekarang tapi...berpikirlah...Dave datang ke rumah ini demi bayi ini dan juga kau...tidak mungkin Dave akan menyerah begitu saja untuk membiarkanmu lepas...''


''Kakak...kau bisa menolongku, bilang pada kak Arkana atau Alea..aku mau di kirim kemana saja asal tidak bersama Dave...''


''Maya apa kau lupa yang terjadi kepadaku...''


Maya terdiam....


''Aku juga mengalami hal yang sama Maya...dan kau lihat akhirnya...Arkana menemukan aku dan aku tak bisa kemanapun....''


''Hoh...'' Maya kembali memejamkan matanya dengan rasa kesal....

__ADS_1


Setelah Maya sedikit lebih tenang, Ana mendekat dan memeluknya...


''Semua akan baik-baik saja..aku yakin Maya, kau hanya perlu membuka hatimu...''


''Tidak bisa sekarang kakak...aku sangat membencinya...''


Ana menganggukan kepalanya...


''Baik....kami akan memberikanmu waktu sebanyak mungkin namun, kau memikirkan pernikahan Maya,,''


Deg!!!


Maya memejamkan matanya dengan rasa kesal di dadanya...


*************************************


Arkana dan Alex menatap tajam ke arah Dave yang duduk di taman depan rumah dan enggan pergi dari sana, termasuk Rio dan juga Azura...


''Hey....kau bisa kembali besok Dave, lagipula Maya sudah tidur..''


Dave menggeleng.....


''Aku tak bisa tidur tanpa Maya, aku ingin selalu berada dekat dengan anakku..tidakkah kalian mengerti perasaanku...aku sangat khawatir..apakah dia makan dengan baik, bagaimana dengan bayiku..''


Arkana membeku merasa dejavu karna perasaan ini pernah ia rasakan sebelumnya, bagaimana ketika ia merindukan Anayang pergi membawa bayinya jadi menatap Dave saat ini ia sedikit tersentuh..lain halnya dengan Alex..ia sama sekali tak perduli, malahan ia suka dengan tindakan Maya yang memberinya pelajaran...


Dave bangkit dari tempat duduknya dan menatap Arkana dan Alex dengan ekspresi tersisa...


''Bisakah kalian membantuku......''


''Apa maksudmu Dave...kita belum menjadi keluarga kita bahkan adalah musuh..''ucap Alex mengingatkan...


Dave menjatuhkan dirinya di hadapan Alex dan Arkana, hal yang selama ini tidak pernah di lakukannya seumur hidup, dan kenyataan itu membuat Arkana dan Alex saling menatap...


''Dave apa maksudmu....''


''Aku minta maaf atas masa lalu kita aku benar-benar minta maaf pada kalian, berikan aku kesempatan untuk membuktikan bahwa aku benar-benar sudah berubah demi anakku dan Maya...''


Alex berdehem....


''Kau tidak akan menyiksa Maya lagi bukan, kau tak akan memisahkan Maya dari keluarganya...''


''Aku akan memilih rumah terdekat dari kalian...aku berjanji akan melakukan apapun demi bisa mendapatkan Maya dan juga anakku...''


Arkana tersenyum..membayangkan mereka bertiga akan tinggal dalam satu komplex membuat ia tak mampu berkata...


''Kau sudah berjanji Dave....Maya akan senang jika ia tau kau mau tinggal di sekitar kami keluarganya...''


Dave menganggukan kepalanya...

__ADS_1


''Kita bertiga akan bekerja sama dalam bisnis dan akan saling membantu sebagai saudara bagaimana...aku telah melupakan dendamku kepada Alex....''ucap Dave sungguh-sungguh..


Alex pikir ini saatnya menjelaskan yang sebenarnya kepada Dave agar pria ini tidak menyimpan beban di hatinya...


''Dave mengenai yang terjadi kepada kakakmu..aku ingin mengatakan yang sebenarnya terjadi mengapa aku menembaknya...''


Dave terdiaam..bagaimanapun ia harus mendengar kata-kata Alex,


''Katakan.....''


''Kakakmu menghamili adik Arkana yang bernama Katren, lalu ketika Katren hamil maka dia meminta Katren untuk menjebakku bahwa akulah yang menghamilinya dan hubungan pertemananku dengan Arkana hancur...di akhir hidup Katren memohon maaf...dan mengakui kesalahannya.kakakmu meminta Katren bunuh diri.....''


Deg!!!


Dave terdiam mendengar informasi yang mengejutkan ini, itu artinya selama ini dia salah dalam menuntut balas dendam..? ternyata penjahatnya adalah kakaknya sendiri...?


Dave sama sekali tak mampu mengangkat wajahnya ia sudah terlalu malu kepada Arkana dan Alex..


''Aku tak menyangka jika....kakakku tega melakukan hal ini dan aku....''


Arkana menepuk bahu Dave dan mereka saling menatap....


''Semua sudah berlalu, toh..mereka sudah bertemu disana..yang penting adalah..kita akan melanjutkan hidup dengan saling mendukung apakah kau bersedia Dave...''


Arkana mengulurkan tangannya hingga Dave tersenyum penuh sesal...


''Maafkan aku Alex dan Arkana...aku sungguh minta maaf, dan aku akan menebus kesalahanku dengan menjadi pendukung keluarga kita....'' Dave tersenyum menyambut uluran tangan Arkana dan juga Alex..


Mereka bertiga saling memeluk dan memaafkan....


''Kau adalah adik kami sekarang...'' ucap Alex tersenyum dan Dave mengangguk....


''Aku akan melakukan yang terbaik kakak, namun bisakah kalian membantu adikmu ini....'' lirik Dave mengusap wajahnya dengan kasar......


Arkana dan Alex tersenyum....


''Tentu saja.....''


************************************


Maya mengerutkan kening di dalam tidurnya ketika ia merasakan sebuah lengan besar memeluk perutnya dengan polos...


Tangan siapa....mengapa tidak asing..? mengapa seperti ia mengenalnya..?


Deg!!!!


Maya membuka mata dan membeku ketika menuyadari dia berada di sebuah kamar asing dan yang lebih mengejutkan tubuhnya dan Dave polos di balik selimut...


''Dave......'' ulang Maya dengan tatapan tak percaya...

__ADS_1


__ADS_2