Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Terkurung


__ADS_3

Alex menoleh dan menemukan tatapan Aira yang menenangkan dirinya, pria itu menghela nafas..mengapa ia harus membuang waktu untuk memikirkan Maya yang telah mengahancurkan hatinya sementara Aira..gadis ini begitu manis, dan telah menjadi miliknya... untuk sesaat ia merasa bersalah karna sadar sejak pulang dari rumah Ana, dia tenggelam dengan pikirannya sendiri sehingga mengabaikan Aira di sampingnya..sejujurnya ia hanya merasa iba dengan kondisi Maya yang sedikit kehilangan berat badan, gadis itu tampak pucat dan mau tak mau hati Alex sedikit terpukul karna yang ia liat biasanya adalah Maya adalah gadis periang dan tomboy, namun melihatnya tadi Alex merasa iba,...bagaimanapun, Maya pernah mengisi hari-harinya meski takdir memilih jalan untuk mereka berdua....


Saat ini...Alex hanya bisa berharap Maya akan bertemu dengan kebahagiaannya dan membuatnya merasakan cinta sebenarnya...yah...Alex hanya bisa mendoakannya dari jauh...


''Ehm...apa kau lelah sayang...''bisik Alex menuntun Aira untuk duduk di sofa ruang tamu..


Aira pun menurut dan duduk disana, dan menatap Alex sesekali namun masih menemukan guratan kesedihan di wajah pria itu...dan tak bisa di pungkiri hati Aira kalau dia cemburu.


''Jadi aku ingin lebih mengenalmu Aira..aku ingin kau memberitahu segala tentangmu, dan akupun akan mengatakan segala hal tentang diriku, Aira bagaimana dengan keluargamu...aku ingin kita berdua bisa secepatnya menikah...''ucap Alex sembari menggenggam tangan Aira dengan lembut...


Aira terdiam untuk sesaat, pernikahan....mengapa semua terasa mengerikan bagi Aira..? bagaimana kalau setelah menikah gadis dari masa lalu Alex kembali bukankah dia akan patah hati..


Aira tersenyum membungkus keraguannya......


''Aku memiliki masalah dengan keluargaku Alex, ibu tiriku ingin membunuhku karna warisan ayah atas namaku..sementara Ayah, sangat penurut pada ibu dan ia bisa menghukumku demi melihat ketenangan di mata ibu tiriku, sementara mereka juga merencanakan pernikahanku dengan bandar judi, ketika mereka menemukan aku.....''


Aira menggenggam tangan ALex dan menatap mata pria yang baru saja membuat ia jatuh cinta dan patah hati dalam jangka waktu hampir bersamaan,.....Aira sungguh merasa tenang bersama Alex dan perasaan ini lebih kuat dari sebelumnya, namun entah mengapa ia masih ragu tentang gadis tadi...gadis yang tampak masih sangat mencintai Alex dan mengharapkan pria yang begitu ia cintai ini...Aira menghela nafas....sembar tersenyum...


''Jadi...bagaimana kalau kita jalani saja hubungan kita....''


''Tidak..aku ingin menikah dan aku bukan pria berusia pertengahan 20 an yang hanya bersenang-senang Aira...kau tau benar bahwa aku..benar-benar ingin merasakan bagaimana pernikahan itu di dalam hidupku..dan aku memintamu menemaniku di akhir usia kita...''


Aira sungguh kehilangan kata,...


''Aku belum siap Alex, aku masih muda...aku masih ingin...''

__ADS_1


Alex mengepalkan tangannya..


''Kau lebih suka kita seperti ini...hidup tanpa status pernikahan..''


''Bagiku tidak masalah, memangnya kenapa Alex...'' ucap Aira dengan santai..


Setidaknya jika terjadi sesuatu, ia tak akan terlalu terluka..lagi pula Aira berencana sekolah ke luar negri saja, tanpa sepengetahuan Alex...


''Aira.....apakah kau sedang menolakku.'' ucap Alex dengan nada kecewa....


''Mari jalani saja Alex, jika kita di takdirkan bersama maka itu yang akan terjadi,.,....aku akan menjadi milikkmu...''


Alex menghela nafasnya, pria itu menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa, dengan pandangan mata yang jauh,....lalu sekali lagi menatap mata Aira yang polos, ada apa dengan gadis ini..bahkan mereka telah tidur bersama..bukankah seharusnya Aira yang memintanya untuk segera menikahinya...


Melihat wajah Alex yang cemberut Aira segera memeluk tubuh pria itu...


Alex menoleh dan menarik tubuh Aira berpindah tempat ke dalam pangkuannya dan mereka saling bertatapan...


''Yah...susah sekali membuatmu menjadi seorang nyonya Alex Rule...'' bisik Alex mengul** bibir Aira yang begitu indah..


Aira mengalungkan tangannya di leher Alex dan tersenyum....


''Kita hanya butuh sedikit waktu untuk saling mengenal, dan aku berharap hubungan kita akan berhasil..'' bisik Aira lalu memeluk tubuh Alex, menyandarkan kepalanya di bahu pria kekar itu dan memejamkan matanya ketika meraskan ketenangan...bisakah ia berharap jika cinta dan perhatian Alex hanya akan perpusat kepadanya dan berhenti memikirkan masa lalunya..?


**************************************************

__ADS_1


Setelah selesai percintaan panas itu, tubuh Maya di pindahkan di sebuah ruangan di bawah dek kapal ini, ruangan itu tampak lebih gelap dan memiliki ruangan yang sempit.


Tubuh Maya di baringkan di ranjang yang keras, sementara Dave memberi pesan kepada anak buahnya yang bertugas menjaga pulau rahasianya, untunglah Rio menyiapkan rencana B,pulau itu tersembunyi dan Dave akan memulai segalanya dari awal disana...termasuk kembali membangun kerajaan bisnisnya...ia masih belum menyerah soal Ana...dan ia akan kembali suatu saat nanti untuk merebut Ana dari Arkana...pria itu tersenyum seraya memandang lautan lepas di hadapannya..


Sementara itu, seseorang mengetuk pintu kamar dan membuatnya menoleh...Rio masuk dengan kepala yang tertunduk,...


''Bagaimana gadis itu...'' tatap Dave tajam..


''Aku sudah memasukannya pada ruang kosong di bawah kapal....dia sama sekali tak mau menyentuh makanannya..''


Dave tertawa dengan seringai tajam..


''Jadi dia ingin mati sementara dia adalah sumber kebutuhan biologisku...Rio...kau tau benar jika aku yang kesana bukan...paksa dia kalau bisa, beri sedikit siksaan agar dia...makan...jika tidak aku yang akan kesana namun dia tak akan baik-baik saja...''


Rio menunduk hormat lalu melangkah keluar kamar sang tuan dengan wajah yang dingin..ia melangkah cepat menuruni tangga...menuju kamar Maya..


*********************************


Maya meringkuk di atas ranjang yang sangat sederhana dan menatap keluar jendela kapal berbentuk bulat itu dan tatapan matanya kosong memandangipemandangan lautan lepas disana...airmatanya menetes di wajahnya yang di hiasi kebiruan, ketika Dave memukulnya karna ia melawan saat Dave memaksanya bercinta...


''Alex......aku benar-benar merindukanmu...'' isak Maya menekan dadanya yang terasa begitu nyeri...sakit sekali ketika membayangkan ia terpisah jauh dari mereka yang ia cintai,..isak Maya semakin dalam....


''Ini kesalahanmu Maya,....kau gadis yang jahat, dan ini adalah karma yang harus kau terima....kau yang menghancurkan segalanya...''tangis Maya menutup wajahnya dengan kedua tangannya..


Ya..Tuhan....maafkanlah aku, aku minta maaf.....atas semua perbuatan jahat yang aku lakukan...dan aku akan menerima semua ini...aku akan menerimanya.....jerit Maya dalam hatinya....

__ADS_1


Sementara Maya masih menangis, seseorang membuka pintu dengan kasar, saat itulah Maya mengangkat wajahnya..matanya bertemu dengan mata Rio yang tajam dan dingin.....


Tubuh Maya beringsut mundur, ketakutan....


__ADS_2