Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Mengejar Cinta Aira


__ADS_3

Pagi sekali Aira keluar dari kamarnya dan tepat di saat yang sama Alex juga keluar dari kamarnya mereka saling menatap dengan gugup.lalu Alex mendekati Aira..


''Kau mau kemana...aku akan berangkat kuliah Alex..''


''Benarkah...''


''Hum....''


''Kalau begitu aku akan mengantarmu...''Alex melangkah lebih dahulu...


Namun Aira berdehem....


''Aku bisa menyetir sendiri kak Alex.....aku tidak butuh....''


Kata-kata Aira menggantung ke udara, berukut tubuhnya...karna Alex sudah membawanya ke dalam gendongan hingga wajah Aira merona merah,....


Alex menuruni tangga dengan senyuman dingin di wajahnya bahkan para pelayan yang kebetulan berpapasan hanya tertawa melihat perlakuan Alex kepada nona besar mereka. yah..hubungan Alex dan Aira sudah di ketahui seluruh penghuni rumah karna mereka adalah tunangan di depan semua orang, meski hubungan mereka sudah putus, namun di depan keluarga mereka pasangan yang siap menikah...


''Turunkan aku Alex...'' desis Aira melotot...


Alex semakin gemas dengan wajah Aira yang lucu,


''Jangan lupa kau masih tunanganku...''


''Tapi.....jangan memaksaku...''


''Seandainya kau menurut tadi pasti tak akan kupaksa, tapi aku kira kau mulai menyukai pemaksaan...''


Mereka tiba di depan mobil dan salah satu supirnya tampak terkejut namun membuka pintu mobil dengan cepat..


Alex membawa tubuh Aira duduk di samping supir sementara Alex duduk di sampingnya...


''Tuan Alex...bukankah saya.....''


''Kau libur Parto.'' ucap Alex sembari tersenyum..


Alex lalu masuk dan tak lama kemudian mobil melaju membelah jalan di depannya....


Aira mengerucutkan bibirnya...dan menatap Alex di sampingnya yang terlihat sangat tampan dan gagah dengan jasnya.


''Mengapa kau bersikap aneh sih...dengar yah..jangan meminta aku kembali kepadamu...''


Alex tersenyum....


''Kau sangat percaya diri aku akui..namun siapa bilang aku mau memintamu kembali...''


Mata Aira melebar seakan tak percaya, apakah pria ini sudah melupakannya dengan cepat...


''Baiklah...aku hanya bercanda..astaga,..'' Aira membuang pandangan keluar jendela.


Jauh di dalam hatinya ia senang karna Alex memutuskan tinggal dirumah bersamanya, memberi perhatian meski Aira selalu membalasnya dengan dingin, ia masih sakit hati diputuskan sepihak oleh Alex..perempuan kan suka mendendam, dan Alex harus merasakan semua rasa sakitnya bukan..??


''Kau kuliah samapi jam berapa Aira...''


''Mungkin jam 5 sore, ada dua mata kuliah jadi kami harus menunggu dosen...''


''Baiklah...aku akan menjemputmu Aira...''


''Tidak...Alex hari ini, aku punya janji bersama temanku...''


''Teman, siapa apakah itu laki-laki Aira...''

__ADS_1


''Yah...dia laki-laki dan sangat tampan....''


Mendengar hal itu membuat Alex mengerem mendadak mobilnya dengan mendadak hingg Aira sedikit protes,..


''Alex.....''


''Aku akan mematahkan kakinya, dan membuat retak bahunya lalu dia akan......''


''Hoh..kau benar-benar seorang mafia kejam....aku hanya bercanda...'' ucap Aira tertawa sekatika..


Alex hanya membeku dengan wajah sedikit kesal....gadis ini sedang membalasnya, seharusnya Alex sadar jika Aira masih sangat muda..jadi jalan pikirannya juga terbilang masih setengah kanak-kanak...


''Baiklah kau menang nona Aira Rule...''


''Aira Rule....'' ulang Aira protes..


Alex hanya tersenyum menekan...


''Kau adalah tunanganku...''


''Mantan tunangan...'' Aira memperjelas...


Dan Alex hanya tersenyum pasrah, mobil pun memasuki area kampus dan Alex turun dari sana lalu membuka pintu mobil, Aira dan membimbing gadis itu keluar..


Alex lalu memegang bahu Aira dan mendekatkan wajahnya..


''Jangan kemanapun karna aku akan menjemputmu disini...''


Aira memutar bolamatanya dengan jengah...


''Baiklah...aku akan berdiri disini seperti anak Paud yang menunggu jemputan ibunya...''balas Aira kecut..


Alex tersenyum...


''Hey...kita di kampus sekarang...''


''Jadi kalau kau dirumah....''


''Yah...apa maksudmu...'' AIra memalingkan wajahnya yang merona malu..


Alex lalu tertawa dan membelai rambut Aira dengan sayang, sekarang dia sudah mengerti bahwa Aira hanyalah gadis lugu yang manis, dan masih mudah untukl terpengaruh...baiklah..tak ada salahnya ia bersabar untuk mendapatkan hati Aira, karna selama ini mereka tidak punya cukup waktu untuk mengenal..


Aira......


Suara seorang gadis memecah perhatian Aira dan juga Alex, dialah sang primadona kampus, sangat cantik dan sexy, dia juga populer di kampus, namanya Lula.....


''Aira.....''


Lula mendekati Aira dan memeluk Aira dengan erat, mereka tidak akrab karna itu Aira sedikit heran, mengapa tiba-tiba dia bersikap manis padahal biasanya selalu sinis...


Dan tak butuh waktu lama...mata Aira melebar ketika Lula memandang terpana kepada sosok Alex yang berdiri di hadapan mereka..


Sesuatu di dada Aira memanas..ia menatap Alex yang sepertinya meladeni tatapan Lula, jemari Aira mengepal...


''Siapa ini Aira...apakah dia kakakmu...'' tanya Lula dengan salah tingkah, sungguh Lula tak menyangka jika Aira punya kakak se tampan ini, Lula suka pria dewasa yang terlihat dingin dan susah untuk di dapankan, dan melihat sosok pia ini jiwa penakluk dalam diri Lula bangkit...


''Yah...aku adalah kakak Aira, bisakah aku memintaku menjaga adiiku disini...''


Aira tercengang ketika Alex malah mengakui dia sebagai adik,enak saja..mereka sudah bertunangan...


Bak mendapat angin segar, Lula langsung mendekat pada Alex dan tanpa sadar mengabaikan kehadiaran Aira disana...

__ADS_1


''Aku akan melindungi adik kecilmu tuan....''


''Alex...namaku Alex....''


''Wah...kalian sangat mirip dan kau sangat tampan....''


''Ehhmmm.....''


Aira berdehem dengan sangat keras hingga Alex dan Lula menoleh....


''Aira,.... ada apa dengan wajahmu...'' tatap Lula dan Alex yang curiga dengan sikap maranya yang tiba-tiba..


''Aku hanya sedang mengingatkan kakakku Alex, bukankah kakak harus segera berangkat kerja...ini sudah waktunya...''


Aira bersedekap kesal.....


Alex tersenyum menyadari tatapan Aira tampak ingin menelan seseorang terutama dirinya, dan Alex pikir cukup untuk membuat Aira marah...


''Well adikku berkata benar...kalau aku harus prgi..''


''Baiklah kak Alex, bisakah aku meminta nomor ponselmu...''


''Hah.......''desah Aira menahan rasa geramnya..


**********************************************


''Ayolah AIra, katakan kepadaku..apa kesukaan kakakmu, makanannya warna kesukaannya..aku ingin tau...''ucap Lula bersikap lunak..


''Ow..hentikan Lula...''


''Please Aira bantu aku kali ini...''pinta Lula dengan cepat...


Aira akhirnya menghentikan langkahnya dan menatap tajam ke arah Lula yang begitu berharap..


''Baiklah..kakakku menyuikai semua yang berwarna pink,. ia bahkan memakai dalaman berwarna pink, apa kau...mengerti...''


Lula begitu terkejutl....


**************************************


Sorenya....


Alex kembali ke kampus dan ingin menjemput Aira, namun seperti biasa Lula ikut menunggu Alex, hingga AIra sungguh merasa kesal...


Alex turun dari mobil mewahnya dan menghampiri Aira...pria itu menyentuh kepala Aira dengan sayang...


''Jangan memperlakukanku seperti anak kecil..''tatap Aira merasa jengkel..


''Kak Alex apa kabarmu...'' tatap Lula jatuh cinta...


''Aku baik Lula...terimakasih...''balas Alex tersenyum...


''Kak Alex, apakah kau punya waktu...aku ingin mengajaKmu jalan-jalan....''


Mendengar ajakan itu sontak Aira berdiri menghalangi tatapan Lula kepada Alex yang ia rasa sudah berada di ambang batas kesabaran...


''Kakakku sibuk seharian dan kini waktunya adalah denganku...jadi kak Alex sama sekali tidak punya waktu untukmu Lula...''


''Aira...kau hanya adikknya...mengapa kau posesif sekali...''


''Tentu saja..karna kak Alex adalah tunanganku...dia hanya mencintaiku...''ucap Aira dengan bangga..

__ADS_1


Deg!!!!!


Alex tak mampu menyembunyikan senyum bahagianya....


__ADS_2