Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Salah Sangka


__ADS_3

Hening..........


Aira sungguh tak menyangka ketika membuka pintu, bukannya melihat sosok kak Ana malah melihat pria dewasa yang telah merenggut kesuciannya...


Mengapa mereka bertemu..di tempat ini...? apakah hubungan pria ini dengan kak Ana,...atau mungkinkah pria ini adalah...suami kak Ana...??


Aira menghela nafas..ia melakukan kesalahan fatal ketika masuk ke dalam mobil wanita yang sangat cantik itu, ternyata suami dari kak Ana yang telah merwnggut kehormatannya..?


Aira tak bisa membohongi hatinya jika dia sungguh kecewa..teramat kecewa katika sadar, mungkin kedatangannya malah akan menghancurkan pernikahan mereka, kak Ana sangat baik dan Aira tidak tega menjadi yang ketika di antara mereka......


''Kau..adalah Yuni ataukah Aira Putri..'' ucap Alex mendekat.


Tak lupa pria itu menutup pintu di belakangnya hingga Aira menjadi panik, pria tidak tau malu ini...beraninya dia melakukan itu..apa maksudnya, dasar cab*l...Aira mengepalkan tangannya..


''Yah..mengapa kau menutup pintu...''


Alex bersedekap tak perduli ucapan Aira, ia tersenyum..ternyata dunia ini sangat kecil, dia sudah mencari gadis ini ke segala penjuru namun malah ia yang datang menyerahkan dirinya....


Takdir memang berpihak kepadanya.....


''Katakan aku harus memanggimu dengan nama siapa..? Yuni atau kah Aira...''


''Mengapa kau sangat tertarik dengan namaku.,..? dimana kak Ana mengapa malah kau yang datang,...astaga kau pria yang tidak berm*ral..''


''Apa katamu...''


Aira tak bisa menutupi rasa kecewanya pada diri sendiri, dari sekian juta pria di dunia, mengapa malah ia menyerahkan kesuciannya yang berharga pada pria beristri...? mengapa nasibnya sungguh buruk...?


Aira berulangkali menggelengkan kepala tak ingin percaya apa yang sudah terjadi, dan bagaimana kalau dia hamil...? anaknya adalah anak dari pria beristri...


''Hoh..aku akan menjadi gila,...'' gerutu Aira sendiri...


''Aira...''


''Yah...bisakah kau membuka pintu, lebih baik aku pergi saja dari sini.''


Aira melangkah melewati Alex namun di luar pikirannya, Alex malah mencekal tangannya mencegahnya pergi...


Aira tentu saja menatap tidak terima...


''Kau....''


''Mengapa kau berbohong tentang namamu, tempat tinggalmu...siapa kau sebenarnya..''


Meski Alex terlanjur menyukai namun bayangan ketika Maya menghianatinya sungguh membuat pria ini tak ingin percaya kata-kata Aira, ia harus menyelidiki gadis ini sampai ia yakinkalau gadis ini bukan mata-mata Dave Morgan...

__ADS_1


Namun jika memang dia mata-mata, Alea juga tak akan melepaskannya..mereka sudah tidur bersama, dan dia tak bisa melepaskan tanggung jawab begitu saja,..berbeda dengan Maya ulu..ketika ia sama sekali tidak menyentuh Maya..


Aira bersedekap.....


''Apa urusanmu tuan...siapa namamu..aku lupa...''


Aira terkejut ketika Alex meraih pinggangnya mendekat, menempel pada tubuh Alex hingga senyuman terbit di wajah pria itu..


''Tak ada yang berani membohongi seorang Alex selama ini, kau tau siaapa aku bukan...? jawab aku mengapa kau berbohong padaku,,mengapa kau memberikan alamat palsu untukku...kau tau....''


''Pria menjijikan.....''


Ales melebarkan matanya tidak terima..menjijikan...?


''Aira...''


''Yah...mengapa kau masih saja tak puas sementara kau sudah punya istri cantik seperti kak Ana. wanita itu adalah istrimu bukan, mengapa kau malah menghianatinya...? aku bersikap benar dengan merahasiakan alamatku...kau pria bajingan,...kau sangat memalukan, kudengar kalian punya satu putri...bagaimana jika anakmu tau kelaukan ayahnya yang menjijikan dengan menggoda gadis muda...''


Ketika Aira asyik mengirim kata-kata sumpah serapah kepadanya Alex sungguh menahan diri, jadi Aira berpikir kalau Ana adalah istrinya...yah...wajar ia berpikir begitu karna Alex masih ada di rumah ini di tengah malam dan tamu tak akan mengakses tempat privat ini bukan.....


Aira sudah mengeluarkan semua sumpah serapahnya samapi ia lelah sendiri, karna di banding membantah, Alex lebih memilih menatapnya seperti pria bodoh yang sedang jatuh cinta...


''Lepaskan aku...bajingan...''


Alex tersenyum lalu melepaskan pegangannya dan mengambil ponselnya, lalu memperdengarkan semua perkataan Aira yang sudah terang-ternangan menghinanya...


''Aku yakin kau akan di penjara dalam waktu yang lama..''


Aira bersedekap..


''Kau sedang mengancamku dengan rekaman itu..''


''Kau sangat pintar.'' tatap ALex tak mau kalah.


''Silahkan saja dan kita akan melihat, polisi akan membelaku di banding pria tua yang masih saja mencari daun muda..''


''Aku bukan suami Ana..apakah kau mengerti,...''


Deg!!!!!!!!


Aira membeku...ia tertawa dengan gugup...


''Kau sedang berbohong.....''


Alex lalu mengeluarkan identitasnya dan memperlihatkan status single nya yang menyedihkan di mata Aira..

__ADS_1


''Wel kau..sangat menyedihkan..'' suara Aira tertelan di tenggorokannya..


Deg!!!!!


Matanya tiba-tiba membulat dengan ekpresi terkejut, jika pria ini bukan suami kak Ana itu artinya sahabat kak Ana yang kenyataannya seorang mafia...?


Alea memejamkan matanya, sial..mengapa mulutnya selalu mendahului otaknya..? bagaimana bisa ia mengutuki seorang mafia...habislah dia sekarang......


Aira berdehem, tak tau harus bersikap apa, ya ampun jika dia mafia dia pasti sangat kejam, bagaimana jika pria ini membunuhnya disini.......tubuh Aira melemah...syok...


''Sekarang giliranmu Aira...mengapa kau dan Ana bertemu, dari mana kau berasal apakah kau adalah seorang mata-mata..'' tuduh Alex tajam..


''Mata-mata apa, astaga kau sedang menuduhku...''


Aira lalu mengambil tasnya dan mengeluarkan sejumlah bukti bahwa dirinya adalah seorang gadis baik-baik, bahwa dia melarikan diri dari rumah karna akan di nikahkan...


Alex meneliti semua identitasnya dan menjadi lega karna gadis ini...bersih...


Hatinya tak bisa berbohong kalau hatinya bahagia, predikat sebagai bujang lap*k yang di berikan Arkana akan menghilang, yah..dia telah menemukan Aira dan tidak akan pernah melepaskan gadis ini lagi..tidak akan..


''Bagus,....kau bukan mata-mata, namun...aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu Aira..kau harus menerimanya karna aku tidak menerima penolakan...di kalangan mafia aku terkenal kejam..'' Alex sedikit pamer...


Dalam hatinya ia tersenyum lucu, melihat wajah Aira yang pucat pasi...


''Kaa..katakan...''


''Ehm...aku ingin menikahimu karna kita sudah tidur bersama, anakku mungkin sedang bertumbuh di dalam dirimu.....kau tidak melupakan malam itu bukan.....''


Aira terlalu terkejut hingga ia memilih duduk di pinggir ranjang atau dia akan pingsan...


''Aku tidak mau.....''balas Aira takut-takut..


''Jadi kau menolakku meski aku telah memperingatkanmu...''


''Bagaimana mungkin kau mau menikahiku, kau seperti pamanku...haisss..apakah kau seputus asa itu...'' jerit Aira kesal...


Alex lalu mengeluarkan pistol dari saku jasnnya dan meletakannya di atas meja...pemandangan itu tak luput dari tatapan Aira...


Tubuhnya gemetar ketika Alex meraihnya mendekat........keduanya bertatapan di bawah lampu yang redup...


''Sudah kubilang bukan jika aku tidak menerima penolakan...? kau harus menerimaku Aira.....''


Usai berkata...Alex mendorong tubuh Aira membentur ranjang di belakangnya..


Pria itu menaikan sudut bibirnya dan membuka jasnnya...

__ADS_1


Aira mendesah...gemetar..


__ADS_2