Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Menyembunyikan Luka


__ADS_3

Dilan mengusap wajahnya dengan kasar lalu menatap sang istri yang sedang menatapnya tajam..ia tau Divara begitu seirus..


Dilan melangkah mendekat.....dan menatap Divara yang terlihat sangat marah...


''Dia akan mengancam bunuh diri jika aku tidak kesana...kau pikir aku akan membiarkan dia mati begitu saja dan membiarkan hidupku di dalam rasa bersalah selamanya...''


Divara tertawa kesal.......


''Lalu bagaimana jika aku melakukan hal yang sama....jika kau pergi aku bunuh diri..kau akan pergi atau tidak..''


''Divara,.......''


''Jawab saja...jika kami berdia berada di tepi jurang....siapa yang akan kau selamatkan suamiku..'' ucap DIvara dengan penuh sakit hati..


Sayang sekali Dilan tidak punya jawabannya, ia terdiam seperti orang bisu..dan sangat menyakitkan bagi Divara..sebenarnya Divara sudah tau siapa yang akan di selamatkan Dilan..


''Yah...kau lebih mengenalnya lama, di banding aku..kau mencintainya tapi denganku hanya status...airmata Divara mengalir lagi..


''Pergilah...temui cintamu, dan aku akan mencari cintaku sendiri,....''


Divara melangkah menubruk tubuh Dilan dan menuruni tangga..


Dilan hendak mengejar Divara namun, sebuah telp mengejutkan Dilan...sekali lagi itu telp dari Sinta...


dengan cepat Dilan segera mengangkatnya..


Dilan....selamat tinggal.......


Sinta...........?

__ADS_1


**************


Divara duduk di dalam mobil miliknya dan menatap ke arah butik tempat ibu mertuanya berada...


hatinya sedang hancur lebur...namun ibu memintanya singgah untuk menemaninya mencoba gaun untuk nanti malam menemani ibu mertuanya ke pesta. karna Kiara sedang sibuk dengan ujian sekolah..dan ayah Danar sedang berada di luar negri...


Divara menundukan kepalanya di stir mobil...menghadapi sikap Dilan yang manja dan egois sungguh membuatnya seakan gila sendiri..ingin melepaskan diri namun tak bisa...orangtua Dilan terlalu baik, apalagi mereka mengangkat Kiara sebagai anaknya..hidup Divara dan juga Kiara berubah lebih baik sejak pernikahan ini jadi dia tidak tau lagi harus senang atau sedih...


Divara menghela nafas sembari menatap ke arah butik.......


++++++++++++


''Lihatlah..gaun itu sangat indah di tubuhmu sayang....''


''Yah...ibu...'' Divara tersenyum sambil menundukan kepalanya...


''Duduklah Divara ibu ingin bicara,....''


Hani membelai rambut Divara dengan lembut..


''Ada apa..mengapa wajahmu murung,...apakah Dilan menyakitimu...''


Divara sontak tertawa...ia sekali lagi berbohong..membungkusnya di dalam senyuman hangat....


''Ibu aku bisa mengatasinya....Dilan memang sedikit sulit namun....kami baik-baik saja jangan khawatir ibu...''


Divara tersenyum menenangkan sang ibu mertua yang mencintainya...


''Ibu percaya kepadamu Divara karna itu sejak pertama kalinya ibu melihatmu ibu sangat setuju jika kau yang menjadi calon istri Dilan...anak itu memang di manjakan sedari kecil apalagi dia anak satu-satunya jadi ayahnya terlalu memujanya hingga ia menjadi besar kepala..ibu minta maaf jika Dilan bersikap kurang baik dan belum dewasa Divara..''

__ADS_1


''Tenang saja..ibu, aku mencinta Dilan..dan akan terus mendampinginya...''


Hani mengangguk lega.........


*******


Malam itu di pesta..


Divara mendampingi Hani di pesta ulangtahun sahabat Hani....mereka berjalan serasi seperti ibu dan anak, dan kecantikan Divara di puji oleh beberapa teman Hani...mereka mengatakan dia beruntung mendapatkan menantu secantik dan sebaik Divara,..


''Ibu,....aku permisi ke toilet sebentar....'' bisik Divara dengan lembut...


''Baiklah sayang, hati-hati.....''


Divara melangkah menuju toiletnya dan karna gaunnya terlalu panjang seseorang menginjak ujung gaunnya sehingga tubuhnya goyah dan hampir jatuh..


Namun sebuah tangan menangkap tubuh Divara hingga memeluknya erat...


'Deg!!!


''Maafkan aku...nona...''ucap pria itu tersenyum minta maaf..


Divara membalas tersenyum..


''Gaunku memang terlalu panjang, terimakasih sudah menahanku agar jatuh...'' Divia tersenyum lembut...


''Tentu saja....namaku Mike....'' pria itu mengulurkan tangannya..


Divara pun menatap uluran tangan Mike...lalu membalasnya..

__ADS_1


''Namaku Divara Lois..'' ucap Divara tersenyum....


__ADS_2