
Derrek akhirnya melepaskan Day untuk pulang bersama Will, pria berwajah sangat dan menakutkan itu...ia harus segera menemui tuan Dave dan melamar Day sebelum Day menjadi milik orang lain, terutama Will ia tak bisa berhenti curiga pada pria itu, mungkin saja dia sedang mengincar Dayse saat ini, memikirkan itu saja membuat Derrek semakin panas,.....
******
Sepanjang perjalanan terasa dingin...
''Apakah pria itu adalah alasan kau menipuku berkali-kali Dayse,....''ucap Will sembari menatap Day sesekali...
Dayse menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan memejamkan matanya..
''Jangan bilang kau cemburu Will, kau sudah punya Luna dan aku punya Derrek...jadi bisakah kita tidak saling mengganggu Will..'' ucap Day kesal..
Will tersenyum...
''Kau tau benar isi hatiku Dayse Morgan, aku mencintaimu sepenuh hati, aku bahkan mau melakukan apapun yang kau mau...tapi itu dulu sebelum aku tau jika cintamu adalah palsu, hanya untuk memperdayaku...kau bahkan tega memintaku menunggu di atas kapal sementara kau bersantai dirumah dan berpesta, kau bahkan ingin menyambut Derrek...aku tak bisa melupakan semuanya dan tentu saja semua perasaanku sudah aku campakan...tak ada lagi yang tersisa...'' ucap Will dengan dingin..
Deg!!!!
Mata Day menjadi panas....ia memalingkan wajahnya ke luar jendela, menyadari semua kesalahannya membuat matanya menjadi panas...
''Aku minta maaf...''
Deg!!!
Hal yang tak pernah di bayangkan Will adalah permintaan maaf dari Day kepadanya hingga ia menoleh.....menatap mata Day yang memerah...
''Aku minta maaf Will....aku tau aku jauh dari kata istri yang baik tapi.....kau layak mendapat seseorang yang jauh lebih baik dariku...''
''Dayse......''
''Jadi kau mau memaafkan aku...kita bisa berteman..'' tanya Dayse menatap Will dengan mata yang basah..
Hening....
Will hanya diam saja hatinya seperti di remas, tampilan Day seperti ini persis seperti tampilan wajah ketika pertama kalinya mereka bertemu...di atas kapal, dan hati Will berdebar...
''Baiklah mari berteman...''
Day tersenyum lalu menatap keluar jendela sekali lagi..dan memejamkan matanya....ia harus bisa melupakan perasaannya yang salah...
**********
Malam Minggu,
Day sudah siap untuk pergi ke pesta, ia suka berpakaian sedikit seksi di usianya,....gadis itu kembali menatap tampilannya di cermin... dan puas...ia gemar memakai rok pendek dan sepatu boat tinggi berwarna hitam, memperlihatkan tubuh indahnya..
__ADS_1
Day melangkah keluar rumah dan menuju mobilnya dengan cepat, ia tak ingin Will melihatnya, atau pria itu akan cerewet...namun ketika ia hendak memasuki mobil lengannya di tarik keras hingga ia menoleh ke belakang...
''Will....''
''Kau mau kemana malam-malam begini....''
Dayse mengangkat bahu...
''Aku ingin ke pesta....'' ucap Day merasa gugup ketika tubuh keduanya merapat sekarang..
''Berpakaian seperti ini...yang benar saja..bagian dadamu dan perutmu terlihat Dayse,....pesta semacam apa itu....'' desis Will tak terima...
Dayse meringis....
''Pesta yang meriah dan kekinian kau tau...pria sepertimu tak akan pernah tau...kau membuatku terlambat saja....minggir..''
Namun Will enggan melepasnya....
''Will......ayolah,.....''
''Dimana pesta itu dan...aku akan mengantarmu...'' ucap Will tak perduli pada penolakan Dayse...
Pria itu segera menjauhkan tubuhnya hingga Day bisa mengambil udara sebanyak-banyaknya..ia pun masuk ke dalam mobil dan meminta Day ikut masuk...
Dengan sangat terpaksa, Day segera masuk ke dalam mobil dan pergi....
''Kita akan singgah ke butik dan kau mengganti baju dengan yang lebih layak....''ucap Will tegas..
''Tidak mau...aku suka pakaian ini...''
''Terlalu terbuka Day,..semua mata pria akan menatapmu dengan rasa lapar...''
Day menggeleng........ia pun bersedekap menatap Will...
''Dari penilaianku kaulah yang sedang lapar kali ini Will, cari saja Luna kekasihmu dan bercintalah denngannya agar kau tidak menjadi gila dengan tubuhku,.''
Will mengangguk...dia akan mencoba...mobil berhenti mendadak di tengah jalan...sambil ia menelfon seseorang..sementara Day hanya memandangnya dengan tajam...
''Luna...kau dimana.....? aku ingin kita bertemu di Hotel sekarang juga..aku menginginkanmu sekarang, baiklah.....aku menunggumu...''
Day melebarkan matanya seakan tak percaya, Will benar-benar menghubungi Luna....?? pria ini benar-benar....gila..
''Aku sudah menelfonnya Day, jadi begini saja..kau akan mengantarku ke Hotel..lalu aku akan masuk sementara itu kau boleh berpesta sesukamu jika kau merasa kesepian maka kau bisa menelfon kekasihmu Derrek untuk menemanimu...''
Day tidak bisa menjawab kata-kata Will, kepalanya terasa penuh....Will benar-benar menyebalkan...
__ADS_1
Will akhirnya memarkir mobilnya di sebuah kamar Hotel berbintang lalu tersenyum dengan mata berbinar...
''Day....aku akan masuk sekarang ke kamar 500, namun kau bisa menungguku selesai bercinta lalu aku akan mengantarmu pergi...namun kau bisa pergi jika kau mau, anak buahku akan menjemputku setelah selesai..''
Will kemudian turun dari mobil meninggalkan Day seorang diri...dan membuat Day semakin panas...
Apa yang mereka akan lakukan,...apa...? Willi akan tidur dengan Luna..yah...biarkan saja toh mereka akan menikah, tapi....mereka masih suami istri setidaknya Will harus mengerti itu...dan menungu sampai bercerai....apakah secara langsung Will berselingkuh darinya...? Dayse memijit pelipisnya ketika berbagai kemungkinan terperangkap di kepalanya..
Day begitu hancur..masih di dalam mobil, ia sama sekali tak beranjak dari sana dan masih terdiam seraya menatap Hotel di hadapannya..
Will...aku tak bisa membiarkan itu terjadi bukan..?
Dengan cepat Day segera keluar dari dalam mobil dan melangkah menuju Hotel, ia memasuki loby dan meluncuk menuju lift ke lantai 5 gedung Hotel megah ini....
Daysse sungguh tak bisa menahan perasaannya ia ingin mengingatkan pada Will jika dia berani tidur dengan wanita lain di dalam pernikahan maka Day juga akan melakukan hal yang sama dengan Derrek...
Akhirnya Day sampai juga di depan kamar nomor 5000 yang sudah di hafalnya di kepalanya saat Will memberitahunya tadi..
Day tak henti membunyikan bel kamar dan menunggu dengan tak sabar..ia kembali memencet bel berkali-kali hingga beberapa saat kemudian, Will membuka pintu dan yah..
Bisa di tebaknya kalau Will baru saja selesai mandi,...masih menggunakan jubah handuknya ia tampak terkejut...
''Dayse..sedang apa kau...''
''Mana Luna...aku harus bicara...''
''Dia sedang...................''
Kata-kata Will terputus ketika Day sudah menerobos masuk ke dalam kamar begitu saja tanpa permisi, pria itu tersenyum tipis dan segera mengunci pintu kamar dengan hati yang berbunga-bunga... lalu melangkah pelan mendekati Day yang mencari Luna ke segala arah..
Day keluar dari kamar mandi dengan kerutan di dahinya....mengapa Luna tak ada di kamar ini....ketika ia mengangkat wajahnya ia seketika terkejut dengan sosok Will yang sedang menatapnya tajam..
''Will...dimana Luna....mengapa dia tak ada di kamar mandi..'' di balkon juga tidak ada......''
Will tersenyum...
''Mengapa kau mencarinya sampai mengikutiku sampai ke kamarku Day,....apa yang sebenarnya mengganggumu..''
Day mengigit bibirnya dan memikirkan sebuah alasan yang tepat...
''Aku hanya..aaah..anggap saja aku melakukan kesalahan,...aku akan pergi...''ucap Day berusaha menghindar dari tajamnya tatapan Will kepadanya....
Day melangkah melewati Will begitu saja namun, ia membeku ketika merasakan jemari Will menangkap tubuhnya hingga langkahnya tertahan ,
Deg!!!....
__ADS_1
Mata keduanya bertatapan dengan sangat tajam....