Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Tak Rela


__ADS_3

Dilan Dan Mike saling menatap dengan tajam..... masing-masing saling mencengkram ujung baju mereka.....


''Kau tak bisa mendekatinya Mike dia adalah istriku....''


Mike tertawa mengejek


''Istri....apakah aku harus tertawa dengan semua ini......kau menyebutnya istri namun kau tahu menyakitinya Dilan....dan aku ingin menegaskan kepadamu bahwa aku tak akan menyerahkan Divara ......dia sekarang adalah milikku...''tatap Mike dengan sinar mata tajam...


''Lancang......dia bukan milikmu bajingan......'' Dilan begitu marah tentu saja....


Divara....ia tidak akan menceraikan istrinya tidak.....Divara adalah miliknya....


Dilan baru saja hendak memukul Mike namun dengan mudah tangannya di cengkram oleh Mike dan pria itu menghantam wajahnya jatuh ke tanah....


Bugggghhhhh!!!!!!


Tubuh Dilan jatuh dan tersungkur dengan darah yang menetes, sementara Sinta begitu histeris melihat sang kekasih yang terluka.....ia segera mendekat dan membantu Dilan namun pandangan Dilan justru tertuju kepada Divara yang hanya menangis menatapnya...saat itulah Dilan sadar kalau dia tidak rela jauh dari Divara.....


"Aku bisa membunuhmu Dilan, tapi aku masih mengampuni mu, mulai sekarang Divara akan tinggal bersamaku sampai kalian bercerai.."ucap Mike dengan dingin....


Dilan menolak...ketika Mike menggenggam tangan Divara menuju mobilnya...pria itu bangkit dari tanah dan segera menarik Divara bersamanya..hal itu membuat Sinta dan Mike meradang......


"Dilan......" jerit Sinta dengan suara yang lantang.

__ADS_1


Dilan menggeleng....... ia lalu menatap Divara dan memegang pundaknya.....


"Divara.......aku minta maaf atas semua yang telah aku lakukan kepadamu....bisakah kita berdua melepaskan mereka dan hidup bahagia....mata Dilan memerah ia sangat sedih dengan semua ini.....


"Dilan......maaf... semua tak akan kembali seperti dulu.....aku tidak bisa menerima mu lagi...."Isak Divara sangat sedih...


"Mengapa ....aku akan melepaskan Sinta....."


Divara menggeleng.......


"Terlambat Dilan...semua sudah sangat terlambat dan aku.....sudah tidak bisa kembali ..."


"Mengapa......."


Sementara Sinta sangat terbakar cemburu......dia selalu memegang pistol di tangannya kemanapun dia pergi..mendengar ucapan Dilan yang ingin mengakhiri hubungan mereka membuat Sinta tidak terima.....ia tak akan pernah melepaskan Dilan sedikitpun......


dan satu-satunya jalan adalah melenyapkan Divara.....agar ia bisa memiliki Dilan sepenuhnya.......


Ketika Dilan sedang menarik tangan Divara..Sinta kemudian mengarahkan pistol ke arah Divara yang terlihat menghindari Dilan...sementara Mike yang mendekati Dilan lalu menarik paksa pria itu dari sisih Iavara namun Dilan tidak rela dan kembali menarik Divara.....


hingga kenyataan Divara di perebutkan kedua pria tampan membuat Sinta sungguh tidak.terima...Divara...dia pikir dia adalah seorang putri.....


Sinta sungguh marah.....dia sudah menemani Dialn selama beberapa bulan sebelum kedatangan Divara dalam hidup Dilan... akhir-akhir ini Dilan mulai menjauhi nya tak mau lagi tidur dengannya, dan selalu berkelit, Sinta harus mengancam agar Dilan mau menemuinya....dan semua itu karna Divara....

__ADS_1


Jadi....lebih baik dia mati saja bukan....??


Sinta tersenyum dingin lalu diam-diam mengarahkan pistol kepada Divara.....ia harus melenyapkan Divara selamanya.....


Dilan yang sedang di pukul oleh Mike menoleh sebentar dan membeku ketika melihat pistol itu di arahkan Sinta kepada Divara....


Tidak.....bagaimana mungkin Dilan membiarkan istrinya tertembak.....??


''Sinta......tidak ...'' teriaknya dengan keras....


Dilan berteriak keras ketika Sinta melepaskan tembakan ke arah Divara......


Dorr........


Mata Divara melebar dengan histeris.....


''Aaaaerrrhgggg.......''


Divara merasakan kesakitan.........


''Tidak........''


Sementara Mike mengepalkan tangannya..menatap tajam ke arah Sinta.....

__ADS_1


..


__ADS_2