
''Mike......'' ucap DIvara dengan wajah yang pucat sementara jemarinya masih di genggam Mike dengan posesif, sontak Divara menarik tangannya menjauh dan keduanya bertatapan...
''Aku harus pergi....''
Dviara segera mendorong kereta menjauh namun dengan mudah Mike menariknya kembali hingga Divara tak bisa melarikan diri...
''Jika kau berani pergi maka aku akan menggendongmu dari sini, menuju mobilku lalu aku akan membawamu pergi jauh...''
Deg!!!!
Divara melepaskan pegangannya pada troly belanja dan menghela nafas...
''Jangan melakukannya...'' tatap Divara dengan pandangan mata sayu..
Mike pun tersenyum....lalu mendekat...mengusir jarak di antara mereka ia pun tersenyum...menikmati wajah Divara yang terlihat lelah..
''Bagaimana jika kita berbelanja bersama...''
Divara menganggukan kepalanya dengan pasrah..jika menolak Mike akan marah dan akan melakukan ancamannya..dan Divara memilih mengikuti keinginan Mike..
''Baiklah..pilihlah beberapa buah demi kesehatanmu Mike..'' ucap Divara berusaha bersikap sebagai seorang teman...ia tau berhadapan dengan mafia yang kejam...
Mike pun tersenyum...dan mendekatkan wajahnya...
__ADS_1
''Apa kau...tidak tidur berhari-hari Divara...''
Mike menyentuh wajah Divara dan ajaibnya dia tidak menolak sedikitpun..Divara memang terlihat butuh seseorang disisihnya..
''Aku menonton drama korea sampai menangis..dan kurang tidur,...''
''Jangan bilang kau menonton drama tentang prselingkuhan dan mulai menyiksa dirimu..'' tebak Mike ikut melangkah di sisih Divara yang memilih bahan makanan...
''Aku juga telah berkhianat...jadi aku bukanlah seorang korban disini Mike..aku juga melakukan perselingkuhan...'' ucap Divara menatap ke arah Mike..
Keheningan kembali melanda keduanya...lalu Mike mengambil alih troly dan Divara memilih beberapa snak yang ia sukai...
''Mengapa kau meninggalkan aku di kamar Hotel kemarin Divara,..'' ucap Mike menatapnya tajam..
''Aku malu karna akhirnya aku dan Dilan tak ada bedanya..aku dan dia sama-sama telah menghianati pernikahan kami....''
Mike hanya mengangguk...
''Mengapa kau tidak bercerai saja.....dan aku.......''
Divara menoleh pada Mike..ingin menjawab namun...kata-katanya menguap ketika melihat Dilan dan Sinta juga ternyata berada di tempat yang sama...
Sinta yang lebih dahulu melihat ke arahnya dan seperti yang di duga Divara, kalau wanita itu lalu memberitahunya kepada Dilan dan pria itu pun menoleh...
__ADS_1
Dilan sungguh terbakar ketika melihat sosok Mike sedang bersama istrinya..rasa cemburunya membakar Dilan dengan cepat, ia menghempaskan pegangan Sinta kepadanya lalu melangkah ke arah Divara yang sedang menatapnya tajam..
''Divara...apa yang kau lakukan ini...mengapa kau bersamanya mengapa kau bersama Mike..'' suara Dilan terdengar tak terima..
Divara melangkah hendak mendekati Dilan namun Mike menahan lengannya sekaligus menariknya dengan posesif hingga Dilan sungguh tersinggung..bukankah Divara adalah istrinya yang sah,..lalu mengapa Mike malah menariknya agar berdiri di belakangnya sekaligus memutus tatapan mereka..
''Mike.....apa maksudmu ini...''
''Bagaimana kalau kita bicara di luar...akan terasa memalukan jika kita berteriak disini...''ucap Mike dengan dingin..
Sementara itu...Mike menarik jemari Divara dan menggenggamnya membawanya pergi,....
''Mike..lepaskan...''
''Diam Divara....kau adalah milikku sekarang..'' ucap Mike tegas...Divara hanya menggeleng ketakutaan..
Sementara Dilan melangkah di belakang mereka, bahkan ia sudah tak mampu menahan emosinya..melihat Mike menggengam tangan istrinya membuat Dilan sungguh cemburu sampai Sinta tak bisa mengikuti langkah cepatnya..
Mereka akhirnya sampai diluar di tempat yang sepi...
Mike dan Dilan saling menatap dengan tatapan membunuh...
Deg!!!!
__ADS_1