Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Seorang Mafia Kejam


__ADS_3

Aira meronta sekuat tenaga, ia memukul dan menendang namun sekejap saja ia merasakan panas di wajahnya...


Pacckk!!!!!


Derrek menampar wajah Aira hingga gadis itu meringis kesakitan, air mata jatuh dengan ekpresi ketakutan..


''Kau,..tidak akan pernah ku ampuni Aira, wanita licik itu sudah menerima uangku..aku sudah rugi besar kau pikir aku akan melepasmu begitu saja...''


''Lepaskan aku....tolong..'' Aira meronta sekuat tenaga berusaha membuka pintu mobil namun sungguh ironsi, pintu mobil sama sekali tidak terbuka dan semakin membuat Aira menjadi panik...


''Diam atau aku akan menembakmu..''teriak Derrek murka..


Aira memejamkan mata ketakutan sementara kaca mobil terlihat hanya kegelapan, ia sama sekali tidak bisa melihat keluar, Alex...dimana Alex....Aira mulai menangis..


Seharusnya ia tidak pergi sendiri, seharusnya tidak....Aira memejamkan matanya dengan sedih..apa yang akan terjadi kepadanya....


Sementara mobil mulai melaju namun hanya sebentar, hingga membuat Darrek menjadi gusar, tak berapa lama kemudian terdengar suara pecahan kaca yang keras...


Braaackk!!!!!


Kaca mobil tiba-tiba hancur dan pintu mobil terbuka di sampingnya, wajah Aira menjadi cerah penuh harapan ketika sosok Alex berdiri dengan kemarahan yang tak terkendali..


Tubuh Derrek di seret keluar dari dalam mobil, dan tidak menunggu lama...Alex mencengkram ujung kemeja Derrek dengan kuat...


''Beraninya kau mengganggu milikku..''


Kepalan tangan Alex yang begitu kokoh menghantam wajah Derrek hingga tub uh pria itu jatuh ke aspal, darah segar keluar dari sana dari bibirnya yang pecah, dan Alex tidak berniat berhenti..anak buahnya telah menahan anak buah Derrek yang yang 4 orang...mereka sama sekali tak bisa menolong sang tuan yang babak belur di hajar Alex...


Derrek berusaha berdiri dan menatap mata Alex yang dingin,...


''Alex Rule..'' desahnya menahan kesakitan di wajahnya..


Derrek begitu terkejut ketika ia sadar lawannya adalah seorang mafia yang kejam, nama Alex Rule dan James Arkana sungguh terkenal di dunia gelap mereka, bahkan di setiap pertemuan mereka selalu menyinggung tentang dua Mafia yang kaya raya dan punya pengaruh besar, sial...apa hubungan Aira dengan mafian ini..mengapa ALex menyebutnya milik..


Ketika Alex mendekat Derrek mengerang ngilu, pukulan Alex seakan mematahkan semua giginya, ia tentu tak ingin berurusan dengan seorang Alex Rule...


''Katakan siapa kau mengapa kau, ingin membawanya....apa kau ingin mati..'' teriak Alex mengepalkan tangannya ingin menghajar Derrek lagi namun sentuhan Aira di bahunya membuat pria itu mengurungkan niatnya...


Derrek terbatuk-batuk karna nyeri di wajahnya,...ia menyerah..

__ADS_1


''Ibu tirinya sudah menerima uang yang banyak dariku demi menikahi putrinya, aku sama sekali tidak tau kalau Aira...''


''Dia milikku, berapapun uang yang telah kau keluarkan aku akan menggantinya...namun jangan pernah mengusik Aira..atau kau tidak akan kulpaskan..''


Derrek mengangguk dengan cepat, ia tersenyum,...akhirnya ia bisa bertemu dengan mafia yang di segani...


''Tuan Alex Rule....aku sangat menganggumi anda...ampuni aku jika....''ucap Derrek menundukan kepalanya...


Aira menatap ke arah Alex dan mengulum senyumnya...ia melebarkan matanya tak percaya, ada juga yang menganggumi para Mafia...? Aira hanya menggeleng pasrah...


''Minta maaf pada calon istriku Aira..maka aku akan mengampunimu.'' titah Alex


Derrek kemudian menganggukan kepala dan menatap Aira, ia lalu memohon maaf atas semua sikap kurang ajarnya. dan Aira memaafkannya, lalu pandangan mata Derrek tertuju kepada Alex...


''Tuan Alex...bisakah aku menjadi Mafia..''


''Hah...'' desah Alex mengernyit, sementara Aira juga tak berhenti heran......


***********************************************


Rosi sedang duduk minum teh bersama suaminya Henry, ia sedikit kesal karna biasanya suaminya akan langsung pergi keluar negri untuk berbisnis namun...mengapa kali ioni dia sedikit menunda kepergiannya..? Rosi merasa kesal karna jika pria tua ini masih disini maka dia tak bisa keluar untuk mencari kesenangan di luar sana...


''Rosi...aku telah memerintahkan orang kita untuk mencari putri kita...aku yakin sebentar lagi dia akan kembali ke rumah...''


''Sayang...mengapa kau sangat ceroboh...apakah tehmu tidak enak..''


''Hum...aa..aaku hanya terlalu senang..'' Rosi menyembunyikan ketakutannya....


Sementara Rosi mulai mengirim pesan kepada Ramon dan memerintahkan pria itu, untuk ikut mencari Aira lebih dahulu dan membunuhnya, jemari Rosi terkepal dengan sangat kuat....


Aira...Aira...Aira.......mengapa dia selalu lolos dari incarannya...??


Sementara minum teh, seorang pelayan melangkah hati-hati dan menunduk ke arah Henry..


''Tuan dan nyonya....''


Henry menoleh.....


''Ada apa.....katakan...''

__ADS_1


''Nona Aira telah kembali....''


Deg!!!!!!


Henry begitu terkejut dengan senyuman kerinduan, ia bahkan sampai terdiam sebentar...


Sementera hal itu berbanding terbalik dengan wajah Rosi yang pucat pasi...tubuhnya duduk bersandar di kursi dengan lemas.....


Aira kembali...bagaimana mungkin...?? wanita itu hampir menangis karna tidak terima...


*************************************************


Kapal itu akhirnya bersandar di sebuah pulau yang sangat luas, pulau itu terlihat besar dan rindang...pintu kapal terbuka dan Dave sudah di sambut oleh para pekerjanya,...Maya berada di dalam rengkuhan posesifnya...


Salah seorang kepala penjaga mendekati Dave dan menunduk di hadapannya..namanya adalah Azura, pria yang mempunyai keahlian pedang, berasal dari Jepang..selama ini Azura yang menjaga pulau pribadi miliknya dan menjaga perkebunan pribadi miliknya, Azura merupakan orang kepercayaan Dave setelah Rio.


''Tuan Dave dan nyonya Maya...selamat datang...''


Dave tertawa dengan lega,....ia kemudian memeluk tubuh Maya hingga Maya sedikit heran, mengapa perlakuan Dave terasa aneh dan berbeda...?


''Azura....aku akan mempersiapkan pernikahan kami jadi apa kau telah mempersiapkan segalanya..''


Rio yang berada di belakang Dave mengerutkan kening...menikah, mengapa tuan Dave tiba-tiba ingin menikahi Maya..bukankah dia membencinya..? mengapa...?


Rio sama sekali tidak bisa membayangkan apa yang sedang di rencanakan tuan Dave kali ini, namun..ia tetap harus berhati-hati dalam bersikap...


''Menikah..'' kali ini Maya yang menoleh dengan ekspresi tidak setuju, namun melihat tatapan Dave yang buas membuat gadis itu menelan kembali umapatannya...


''Persiapkan dirimu sayang, kita akan menikah besok..''


Maya hanya terdiam ketika seorang pelayan menarik tubuhnya dan membawanya pergi sedangkan Dave berdehem..


''Rio dan kau Azura ikut aku....'' ucap Dave dengan tatapan misterius...


Azura melirik ke arah Rio dan mereka puin melangkah menuju sebuah ruangan yang di penuhi emas dan juga perhiasan Dave yang sangat banyak...


Rio dan Azura pun tertegun, melihat betapa banyaknya harta tersembunyi seorang Dave Morgan...


Dave menatap keduanya dengan tajam...ia bersedekap.....

__ADS_1


''Rio aku ingin kau melakukan sesuatu untukku...''ucap Dave sembari meletakan pistol dalam genggaman Rio..


Rio mengerutkan kening......


__ADS_2