Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Menyentuh Dengan Lembut


__ADS_3

Mengandung Haredang yah...


Jadi bacanya setelah buka puasa...


1


2


3


4


5


''Dave,...tidak.....''


Maya meronta ketika Dave menciumnya dengan begiu lembut, yah...awalnya Maya pikir Dave akan menciumnnya dengan kasar seperti biasa dia lakukan..terang saja Dave selalu memaksa ketika mereka bercinta jadi Maya selalu siap memberontak di setiap percintaan..


Namun kali ini berbeda....Dave menyentuhnya dengan begitu lembut hingga tubuhnya bergetar....


Mata keduanya bertemu dengan tatapan yang tak bisa di jelaskan....ketika penyatuan itu terjadi Maya hanya mampu diam tanpa melawan..menikmati semua yang di terimanya dengan senang hati.


Maya membeku ketika bibir Dave melum** bibirnya dan seketika membakar keduanya dalam gairah...


''Dave.....'' desah Maya dengan suara yang gugup


''Ssstt....bisakah kau berdiam diri saja Maya..biarkan aku menikmatimu...''


''Aku akan membalasmu...'' desis Maya masih marah..


Kata-kata Maya menguap ketika Dave mendaratkan bibirnya di ujung pa yu da ra Maya yang kemerahan, lidahnya menari-nari disana seolah menemukan permainan baru..sementara, Dave mengunci tubuh Maya agar gadis itu tak bisa meronta apalagi menghindar dari cumbuannya..selama ini Dave selalu menyentuhnya dengan kasar dan pemaksaan yang selalu berakhir dengan tangisan Maya..


Namun....kali ini....


Dave berjanji akan menyentuh Maya dengan lembut dan juga


membiarkan Maya menikmati ciumbuan dan penyatuan mereka yang akan selalu indah..


''Shhhttt..Dave jangan....''

__ADS_1


''Ini milikku...'' desis Dave cuek ketika bibirnya mengulum p*ting pa yu da ra Maya yang menegang dan menggilasnya tanpa ampun, tubuh Maya bereaksi, ia tak ingin merasakan ini kenikmatan yang di beri Dave lewat sentuhan akan menjadi penghianat terbesar dirinya..tidak...sekuat tenaga Maya tak ingin tergoda...ketika lidah Dave menggilas pa yu da ra nya tanpa jeda, memberi jejak basah dan panas di segala sisi yang kenyal itu...


''Lepas Dave....''


Mendengar rintihan Maya untuk menyudahinya membuat Dave semakin meinggila dengan melum** satu demi satu p*ting pa yu da ra Maya dan melum**nya dengan rasa haus..


Lama Maya berjuang menahan diri namun akhirnya gairahnya menghianatinya dengan kejam, ketika jemari Dave turun dan menyentuh intinya, memainkannya dengan ahli dengan gerakan tangan yang kasar..Maya menyerah dalam pusaran kenikmatan yang mendera tubuhnya bertubi-tubi..bibir Dave masih betah mengh*s*p pa yu da ra Maya sementara tangannya sibuk memainkan gairah Maya di pusat dirinya...Dave merasah terbakar dan sedetik kemudian ia menaiki Maya seraya menyatukan tubuhnya di dalam diri Maya...


''Arrrggghh......'' erangan keluar dari bibir Dave ketika miliknya yang sudah menegang dan keras menerobos milik Maya yang mencengkram miliknya dengan hangat, terlalu nikmat untuk di lewatkan, ketika mata mereka bertemu, yang satu puas namun yang satu masih mendendam..


Dave bergerak perlahan memacu tubuhnya di atas tubuh Maya yang pasrah di bawahnya, betapa lega hati Dave saat ini..menyadari sejak dari pulau ia sama sekali tidak menyentuh Maya karna Maya terluka...


Dan melarikan diri...bisa di bayangkan kesakitan Dave menahan gairahnya bukan,..? apalagi ia sama sekali tak bisa menyentuh wanita lain karna di pikirannya selalu hanya memikirkan Maya seorang..dan juga bayi mereka, Dave menyimpan segalanya menyimpan rasa dahaga bercintanya dan akhirnya malam ini ia bisa menumpahkan segalanya pada Maya...


''Hoh Dave.....'' desah Maya ketika tubuhnya mulai bergetar ketika hampir mencapai puncak dan Dave pun merasakan yang sama...


''Aku ingin kita berdua meraihnya bersama sayang....''bisik Dave dengan suara parau...


Dave melum** bibir Maya ketika sengatan gairah keduanya naik ke permukaan dan menghantam keduanya..tubuh pasangan itu bergetar di sapu gelombang gairah yang menghempaskan keduanya di langit dan tertahan disana..


Terlalu indah, penyatuan yang begitu manis, walau Maya masih belum memaafkan Dave sepenuhnya namun Dave lega..setidaknya ia bisa melepaskan hasratnya...jadi dia tidak akan menjadi gila sendiri..


********************************************


Pagi hari....


Maya menelfon kakaknya Ana untuk memastikan bahwa mereka baik-baik saja sekaligus meminta penjelasan mengapa Dave bisa membawanya...


Maya duduk sofa santai di balkon sembari menikmati udara di pagi hari sementara Dave berbaring di sebelahnya dengan jemarinya yang masuk dan memainkan pa yu da ra Maya,...


Sementara Maya dan Ana berbicara, sementara itu juga Dave semakin menggoda dada Maya dengan gerakan yang intens hingga membuat Maya kehilangan konsentrasi..


''Dave hentikan.....'' jerit Maya melotot...


Dave hanya tersenyum cuek, jemari keduanya naik dengan posesif dan meremas pa yu da ra Maya dengan sedikit kasar namun panas....


Maya : Kakak seharusnya menahan kak Arkana dan juga Alex, aku terkurung disini...


Ana : Nikmatilah waktu kalian berdua..itu bagus untuk perkembangan bayimu Maya..

__ADS_1


Maya : Dimana Alea..apakah dia sudah makan...? apakah dia pulang dari tempat kakak...


''Aaauuww...Dave.....apa yang kau lakukan....''


Maya menjerit ketika kali ini bibir Dave laah yang me nyu su kepadanya...Maya mendorong kepala Dave menjauh dan menendangnya dengan keras hingga tubuh Dave jatuh dari atas sofa..Maya menyipitkan matanya dengan rasa kesal,


Ana : Apa yang terjadi Maya....( Mendengar bunyi yang keras seperti ada yang jatuh)


Maya : Kakak Ana itu bukan apa-apa, Dave sedang menjatuhkan barang di kamar..


Ana : Baiklah kakak pikir sesuatu terjadi kepadanya...


Maya trsenyum,....namun hanya sesaat karna ia melihat tatapan terbakar dari Dave yang kali ini mendekatinya dan siap menyerangnya....


Maya melonggarkan tenggorokannya...


*******************************************


Nomor yang Anda Tuju Tidak Dapat Di hubungi, Mohon periksa kembali Nomor Tujuan Anda...


Alex sungguh bingung mengapa Aira tidak mengangkat telpnya dan malah menon aktifkannya..? pria itu mengerutkan keningnya dan tampak berpikir..apa yang terjadi kepada Aira, mengapa kekasihnya hilang kabar..


Mengapa....?


Alex memutuskan mengikuti Alea sampai dirumahnya ia ingin tau kabar dari tunangannya, setelah menyelesaikan masalah Maya kini ia tak punya beban dan rasa bersalah lagi dan punya waktu untuk mempersiapkan pernikahannya dengan Aira.


Mungkin ia akan mengajak Aira makan malam...memikirkan itu membuat Alex tersenyum, ia baru saja ampai di kompleks perumahan Aira dan menemukan kalau Aira sedang di jemput oleh seorang pria menggunakan mobil...


Jemari Alex terkepal dan langsung mengikuti arah mobil itu....


*******************************


Aira membeku ketika mobil yang di tumpanginya bersama kenalan Nela membawanya keluar kota, gadis itu mulai panik... dan menoleh...


''Turunkan aku...kau mau membawaku kemana...'' jerit Aira panik, namun pria itu hanya tersenyum dingin...


''Malam ini kau harus menjadi milikku nona besar.,..''


Wajah Aira begitu pucat......

__ADS_1


__ADS_2