
Bugghh!!!!!!
Sebuah hantaman keras mendarat di wajah Dave sekali lagi..kali ini hidungnya mengeluarkan darah...
Namun sungguh ironis ketika pria itu kembali tersenyum hingga membuat Alex semakin terbakar amarah...
''Maya....mengapa kau menghancurkan hati gadis polos itu...''
''Kau mencuci otaknya agar dia melawan keluarganya sendiri..kau tidak lebih dari bajingan pengecurt paling hina..''cerca Alex tajam...
''Benarkah....aku hanya memberi fasilitas pada gadis itu,....dia yang memtuskan...''
''Tapi Maya masih muda...''ucap Alex tak terima...
''Kau terlalu naif Alex.....hahaha...pantas saja. kau selalu gagal dalam cinta..''
''Oya....bukankah itu dirimu...? kau bahkan mengincar Ana...kau akan mati sebelum menyentuhnya..''bisik Alex kejam...
Dave menatap Alex dengan kebencian yang dalam hingga begitu puas melihat pria ini di penuhi emosi...
''Aku akan mengingat dengan baik hari ini Alex...kau akan membayar dengan sangat mahal..''
''Aku akan membunuhmu saat itu juga...'' ucap Alex tajam..
Yang di iringi tawa Dave.....
''Kita liat nanti Alex...seberapa besar kau mampu melindungi mereka yang ingin aku lukai...''
''Brengsek...''
Kali ini Alex tak menahan diri ia lalu memukul wajah Dave bertubi-tubi hingga babak belur tak berhenti disitu...Alex terus memukul tubuh Dave hingga pria itu kesulitan untuk bangun...
Sementara Arkana mendekati mereka dan manerik Alex menjauh atau sahabatnya akan memukul Dave sampai mati....
''Lepaskan aku Arkana..aku harus membunuhnya...''
''Tenang Alex....tenang..''ucap Arkana tegas...
Alex lalu mengangguk masih dengan emosi yang tak mampu ia sembunyikan..
Sedangkan Dave..pria itu berusaha bangkit sendiri, ketika Arkana ingin menawarkan bantuan...
Tatapan Alex dan Dave saling membunuh......
''Aku tebak setelah ini kau akan menangis dan mengadulkanku pada polisi...yah...itu adalah sikap pengecut seperti dirimu Dave..''
Di luar dugaan Dave menatap Alex dan Arkana dengan dingin....
''Well...luka ini tak akan sebanding dengan luka yang akan kuberikan pada kalian nanti....aku pastikan kau Alex...akan berpikir dua kali untuk melawan seorang Dave Morgan....''
__ADS_1
''Oya...kau pikir aku takut begitu...''tantang Alex tanpa takut,....
''Alex...kali ini kau benar-benar akan hancur...'' desis Dave tertawa...
Arkana lalu mendekat dan mencengkram ujung kemeja Dave dan menatapnya tajam...
''Kau hanyalah anak muda yang sombong Dave...ingatlah ini baik-baik....kau tak akan pernah menghancurkan salah satu dari kami tidak......aku peringatkan kepadamu jangan pernah mendekati istriku dan seluruh keluargaku atau aku tak akan mengampunimu Dave...'' ucap Arkana mengancam...
Dave menatap Arkana dan Dave secara bersamaan...dan menemukan satu kesimpulan.....pria itu tersenyum ketika ia menemukan jalan keluarnya...
''Baiklah...kalau itu maumu tuan Arkana.,..aku akan menjauhi keluargamu...setelah pesta aku akan pergi jauh apa kalian berdua puas...'' lirik Dave dengan senyuman penuh arti...
Alex menggeleng.....
''Jangan pernah muncul di pesta karna aku akan membunuhmu Dave..''ucap Alex tak main-main..
''Aku akan datang memberi selamat Alex...kau bahkan tak bisa melarangku karna Ana sendiri yang mengundangku jadi aku akan datang meski kau tak ingin...'' senyum Dave...
''Sial aku akan....''
''Alex.....kita harus pergi sekarang...terserah dia mau datang atau tidak itu bukanlah masalah....dia hanya akan menjadi tamu disana,...''ucap Arkana...
Alex kembali menatap Dave...
''Aku akan mengawasimu brengsek...''
Dave mangangkat bahu tidak perduli....
Arkana dan Alex memilih meninggalkan ruangan itu...meninggalkan Dave yang menatap mereka dengan tajam..pintu tertutup dan Dave langsung memecahkan pajangan mahal di meja kerjanya hingga terdengar mencekam....
''Kalian berdua akan membayar dengan sangat mahal...'' teriak Dave dengan murka...
Dave lalu meraih ponselnya dan menelfon seseorang...
''Aku ingin kau bersiap...aku ingin kau membunuhnya...dia harus mati.....aku akan menerima kabar baik dan jangan pernah..kecewakan aku...apa kau mengerti...'' teriak Dave dengan suara lantang...
Pria itu lalu mengusap kasar bibirnya yang pecah dan mengepalkan tangannya....
''Arrggghhh....kehancuran kalian akan datang sebentar lagi...''ucap Dave dengan suara yang tegas...senyum kebencian terbit dari bibirnya...
*********************************************
Ana menatap pesan di ponselnya dengan kerutan di dahinya......
Mr.x
Aku menunggumu di belakang gedung pesta, kau harus keluar dan menemuiku Ana...ada rahasia besar yang akan aku katakan kepadamu...jangan pernah mengatakannya pada siapapun..ini tentang Dave, dan masa lalu tentangnya dan Arkana juga Alex...dan kau harus datang sendiri...
Ana sungguh tak mengerti siapa yang mengirim pesan kepadanya...apakah Maya...tidak mungkin...bagaimana kalau dia bertanya saja...?
__ADS_1
Ana
Apa kau adalah Maya...? jika ya..mengapa malah bersikap begini...? jika kau ingin mengatakan sesuatu maka katakan saja..tidak usah memintaku menemuimui...
Mr.x
Apa kau yakin kau tidak penasaran Ana....? jika kau tidak tertarik dengan informasi yang akan kuberikan maka abaikan saja pesan ini..gampang bukan...?
Ana meletakan ponsel itu dengan hati yang cemas...mengapa hatinya menjadi gelisah dengan setumpuk firasat yang mengganggu...?
Ana meletakan baby Aleysa di atas box bayi lalu keluar dari kamar anaknya...
Ana lalu melangkah menuruni tangga untuk menunggu suaminya pulang......sejak pergi tadi siang, mereka belum juga kembali...
Sedangkan besok adalah pesta pernikahannya...kemana mereka...? dilirknya jam di tangannya..sudah pukul 11 malam....Ana lalu melangkah ke arah sofa dan duduk disana sambil memainkan ponselnya....mengutak atik untuk membunh waktu..menunggu Arkana pulang....
**^^**
Sekitar pukul 1 malam..terdengar bunyi pintu yang terbuka..Ana yang terbangun dari tidurnya lalu melayangkan pandangan ke arah pintu dan menemukan Arkana pulang dengan wajahnya yang lelah...
Ana bangkit dari tempat duduk dan menghampiri sang suami yang terlihat sangat lelah..
''Sayang...''
Arkana lalu menatap istrinya dengan pandangan letih namun tersenyum di detik kemudian..
''Kau menungguku sayang..''
''Tentu...mengapa malam sekali..apakah sesuatu terjadi...? apakah kau dan Alex terlibat masalah...''
Arkana mencoba tersenyum menenangkan istrinya dengan memeluk Ana lalu menciumnya...
''Kami berdua hanya sedang melakukan rapat dengan anak buah kami sayang...''
''Untuk apa...''
Arkana melangkah ke arah sofa dan duduk disana, Ana mengikutinya dengan membawa segelas air,,..Arkana lalu meneguknya sampai habis...
''Aku rasa Dave sedang merencanakan sesuatu sayang, aku dan Alex sedang mengatur pengamanan di pesta pernikahan Hani nanti..''
Ana hanya mengangguk lega..dia pikir ada apa...namun sesaat kemudian Arkana mengambil jemarinya dan menggenggamnya dengan erat...
''Ana sayang...''
''Hmm..ada apa...'' tanya Ana dengan tatapan terkejut melihat sikap Arkana yang sedikit aneh.......
''Apa kau menerima teror atau apapun...? jika ya..kau harus mengatakannya kepadaku....aku dan Alex akan mencaritaunya,...''
Ana menghela nafas...sesaat ia mengingat pesan misterius yang datang kepadanya...
__ADS_1
Haruskah ia memberitau Arkana...?? Ana sungguh bingung....