Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
B*rcinta Lagi


__ADS_3

Mobil meluncur memuju apartement, sementara Will tampak sudah tak sabar untuk menyentuh Dayse..bahkan di dalam mobil pria itu terus memeluk Day dengan penuh gairah..


''Bisakah kau tenang Will....kita tetap akan melakukannya, aku akan melayanimu sebagai istrimu..'' ucap Day yang mulai kesal..


Hall yang tidak di sukai Day adalah Will selalu ingin bercinta dengannya tak perduli waktu, beruntung tubuhnya bisa mengimbangi cara bercinta Will yang terlalu liar....namun...ketika hubungan itu di lakukan dengan cinta maka semua akan terasa lebih indah dan nikmat bukan, namun dengan Will ia bahkan jauh dari kata mencintai...Dayse tidak merasakan cinta sedikitpun, ia malah membenci pria ini membencinya...


''Baiklah sayang....aku sangat merindukanmu.'' bisik Will menggenggam jemari Day...


''Kita tidak bertemu selama 3 hari Will dan hari terakhir kau bahkan masih menyentuhku...'' Day mengingatkan....


Will hanya tertawa renyah, Dayse benar-benar mengrti dirinya, inilah yang membuatnya candu kepada Dayse...meski mulut Day sangat tajam ketika bicara namun dia sangat baik...dan perhatian, Will benar-benar ingin bersama wanita ini seumur hidupnya, ia tidak mengerti cinta namun...mungkin inilah yang ia rasakan kepada Dayse...


Mobil akhirnya memasuki kawasan apartemen, Will dan Day dengan beberapa bodyguard Will mengikuti langkah mereka demi keamanan..


''Kau ternyata memiliki apartemen disini..''


''Apartemen kita sayang, kau adalah istriku..karna itu..milikku adalah juga milikkmu..''


Dayse membuang muka,ia tidak menjawab Will sedikitpun..namun ia mengalihkan pandangan pada sekitar gedung apartemen dan memang disini adalah yang terbaik, bahkan ayah punya beberapa unit di gedung ini...


Mereka pun masuk dan Will menekan lantai paling ujung di apartemen ini...dan ironisnya..apartemen milik keluarga Day berada tepat di bawah lantai milik Will.....


Day tersenyum ketika ia menemukan cara untuk melepaskan diri dari Will..


Ting!!!!


Pintu lift terbuka, dan keduanya masuk ke dalam salah satu kamar, sedangkan beberapa bodyguard kembali ke mobil mereka sambil tetap berjaga di luar gedung apartemen...


Begitu masuk, Will langsung menyambar tubuh Dayse dan ingin menciumnya namun..Day mendorongnya hingga pria itu menatap nanar...


''Aku akan memesan makan malam Will bersabarlah, petugas akan mengantar makan malam kita...kau mandilah setelah itu aku, kita akan makan malam lalu melakukannya...'' ucap Day tak terbantah...


Will akhirnya mengangguk mengerti, ioa memang kelaparan sebenarnya tadi ia punya janji makan malam bersama sahabatnya namun karna ia menemukan Day di jalan maka Will tidak jadi menghadiri makan malam...


''Baiklah sayang, aku kan mandi...''


Dayse tersenyum.....


Ketika Will sudah masuk untuk mandi, maka Day lalu mulai menunggu masakan dan menyiapkannya sembari ia merapikan tempat tidur...sementara itu Will sudah selesai mandi dan ia begitu terlihat berbeda, tampan dan bersih..mendekati Day, pria itu lantas memeluknya dari belakang...

__ADS_1


''Will...aku belum mandi..'' bisik Day tersenyum ketika Wil mulai menciuminya...


''Tubuhmu lebih harum sayang....''bisiknya dengan suara parau..


Saat itulah bunyi bel di pintu, makanan mereka sudah datang, dan Day mengambil kesempatan untuk melepaskan diri...


''Aku akan mengambil makanan sayang...'' bisik Day meluncur menghindari Will yang hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya...pria itu lalu mulai menyiapkan dirinya...


Sementara itu Day juga membersihkan dirinya lalu setelah itu ia memakai kemeja besar milik Will dan mereka duduk bersama untuk makan...


Will tersenyum ketika untuk pertama kalinya Dayn yang menyiapkan makan untuknya..lalu meletakannya di depan Will, rasa hangat mulai mengaliri hati Will yang bahagia..


''Makanlah Will, aku yakin kau pasti lapar......'' ucap Dayse tersenyum...


Will mengangguk sambil makan,....


''Aku bahagia melihat sikapmu Day dan aku benar-benar merasa tenang berada di dekatmu..''


''Bagus...aku adalah istrimu Will...'' ucap Day berkata manis...


Ketika mereka selesai makan bersama, Dayse dan Will duduk bersama di balkon, sambil menyesap teh...Will akhirnya menatap Dayse dan ia pun mengeluarkan sebuah sebuah kotak dan di letakannya di atas meja...


''Apa ini.......''


''Aku sudah membelinya sangat lama sebelum kita bertemu...jadi aku menyimpannya dan sekarang aku menemukan kembali istriku ini untukmu, bukalah....''


Day tersenyum mengambil kota itu dan membukanya..mata Day melebar dengan ekspresi terkejut menyadari isi dari kotak itu adalah sebuah kalung yang manis bertahtakan mahkota berlian, kalung itu sangat indah dan begitu di sukai Dayse...matanya berkaca-kaca.


''Sangat indah Will, terimakasih...maukah kau memakaikannya padaku..''


''Yah...tentu saja...'' ucap Will berdiri dan mendekati Day, mengambil kalungnya dan memasangkannya di leher istrinya..


Sangat pas..........Will tersenyum....


**********


Malam semakin larut dan saat-saat yang di tunggu Will akhirnya tiba, Will mengangkat tubuh Dayse ke udara dan membawanya menuju kamar,...pria itu lalu meletakan tubuh Day di atas ranjang sambil menyibakan kemeja miliknya dari tubuh Dayse...


Kilauan berlian begitu indah di leher jenjang Dayse, dan pria itu bergerak menyentuh bibir Dayse dan melum**nya dengan lembut,....Dayse memejamkan matanya, sentuhan Will memang berbeda dan mampu membuatnya terbakar,..

__ADS_1


Sekejap saja tubuh Day menjadi polos, Will tak menunggu lama, tubuhnya sudah mengeras dan tersiksa di bawah sana tak sabar lagi ingin menyentuh Dayse dan memasukinya...


''Arrrgggghhhhhh............''


Dayse merintih ketika pa yu da ra nya kembali di his*p Will dengan cara yang begitu nikmat...tubuhnya meliuk tak mampu menahan gelombang kenikmatan yang menghantam sadarnya...bibir Will kembali mengulum, memainkan put*ng pa yu da ra Day dengan ahli menyeretnya jatuh dalam pusaran gairah yang tak mampu di bendungnya..


''Oh...Willl....'' desis Day merintih...


''Yah...sayang panggil namaku sayang.


Wil semakin menggilas, pa yu da ra Dayse, berganti-ganti, menyedotnya dengan penuh hasrat yang menggila, tubuhnya bergetar ketika Dayse seperti biasa begitu membuatnya candu..


Will bergerak naik menempatkan tubuhnya di antara tubuh Dayse..kej*ntanannya mengeras dan membesar di bawahnya dan bersiap untuk memasuki Dayse yang tampak siap untuk dirinya...Dayse hanya mampu menahan nafasnya...


''Oh...Will......'' desah Dayse menggeleng..


Dayse meremas sprei ketika kejantanan Will mendesak masuk ke dalam milikknya dan terasa sesak dan penuh disana...


Hening....


Will masih berhenti sesaat ketika tubuh mereka berhasil menyatu untuk ke sekian kalinya...ia menatap mata Dayse yang berkabut, dan kembali mengul** bibir Dayse yang basah dan terasa hangat...


Sembari Will menggerakan tubuhnya perlahan, dan hentakan penuh kenikmatan itu mulai membelai keduanya....


Ruangan ber AC seketika menjadi panas, ketika tubuh Will dan Dayse bersatu di dalam percintaan panas yang membuatnya mabuk, Will terus memacu miliknya di dalam diri Dayse dengan gerakan yang cepat sampai akhirnya menumpahkan benihnya di dalam diri Dayse seiring tubuh mereka menyerah di kepung puncak kenikmatan itu...


Will memeluk Dayse dan menjadi teramat lega...melepaskan hasrat yang sempat tertunda...


***************


Dayse sudah membersihkan dirinya lalu melangkah mendekat menuju ranjang dan menatap tubuh Will yang masih tertidur lelap....


''Selamat tinggal Will, kita tak akan pernah bertemu lagi...'' Dayse tersenyum...


Dayse mengeluarkan sebuah semprotan kecil dari dalam sakunya dan menyemprotkannya ke wajah Will..


''Tidurlah lebih lama.....''


Dayse lalu meninggalkan apartement itu dengan cepat....

__ADS_1


__ADS_2