
Suasana malam itu sangat tegang ketika Alex masih menahan pistolnya di kepala Dave sedangkan Dave masih menatapnya dengan tajam, Arkana juga sudah bersiap dengan senjatanya...
Rio dan Azura juga sudah siap saling menodongkan pistol, Dave tersenyum...
''Alex....apakah kau mau menabur genderang perang lagi...aku kesini untuk Maya, kembalikan Maya lalu masalah di antara kita selesai...''
''Untuk apa kau mencari Maya hah....'' kau pikir aku tidak tau rencanamu Dave, kau ingin membunuh Maya karna telah menjadi seorang penghianat bukan, untuk saja aku menemukannya di rumah sakit jika tidak maka aku tidak tau nasibnya...kau benar-benar bajingan yang tak punya rasa malu...''
Mendengar cacian Alex, Dave sama sekali tak bergeming ia malah semakin menantang Alex....
''Maya adalah milikku...''
''Sejak kapan dia menjadi milikmu Dave...apakah kau sedang bercanda....bagaimana kalau aku membunuhmu saja....'' Alex baru saja ingin menembak Dave namun...
Maya akhirnya keluar dari dalam kamar, meski sempat bersembunyi namun ia sungguh tak tahan lagi, ia baru saja bertemu dengan mereka namun hanya kekacauan yang ia timbulkan karna itu Maya memilih menyerah, mungkin takdir hidupnya menjadi budak seorang Dave Morgan Maya sudah tidak punya impian untuk bebas, kalau dengan kebebasannya menimbulkan pertumpahan darah,....
Meski kak Ana memohon agar dia sembunyi namun bagi Maya, ini saatnya ia bersikap, toh...jika Dave akan membunuhnya maka itulah yang akan terjadi kepadanya..meski ia sangat membenci Dave di dalam hidupnya, betapa pria ini sudah menoreh luka dalam di dalam hatinya.
Maya melangkah mengejutkan mereka semua terutama Dave...tubuhnya bergetar dengan ekspresi lega ketika menatap Maya tampak manis, ia sudah mengganti pakaian rumah sakit dengan sebuah dres longgar...mungkin milik Ana..hati Dave menghangat. pandangan matanya turun ke arah perut Maya dan tertahan disana...
Anakku.....ayah merindukanmu...batin Dave dengan rasa cinta yang begitu besar...
''Cukup.......berhenti..bisakah kalian menurunkan pistol itu...'' jerit Maya dengan tatapan kesal...
Padahal ia sedang menikmati spagetinya...Dave datang di saat yang tepat saja...
Mendengar suara Maya memerintah, Dave otomatis menurunkan pistolnya dan menatap Maya dengan begitu dalam, sementara Arkana dan Alex sedikit terkejut dengan tindakan Dave yang aneh...mengapa tatapan Dave terasa lain...?
Alex akhirnya menurunkan pistolnya, dan menatap ke arah Maya...
''Mengapa kau keluar Maya, perlu kau tau jika aku tidak akan pernah membiarkan dia membawamu dari sini, meski nyawa taruhannya...'' ucap Alex...
Maya mengangguk dengan mata yang basah....
__ADS_1
''Aku sudah lelah dengan hidupku Alex, aku tak ingin menimbulkan pertengkaran,...''
''Tapi kami adalah keluargamu Maya, dan kami tak akan pernah menyerahkanmu kepada pria yang akan menyakitimu...Alex benar, sampai kapanpun kami akan mempertahankanmu Maya...'' ucap Arkana dengan tatapan tajam, Ana juga mengangguk setuju ia menatap Dave...
''Bisakah kau berhenti Dave..tak cukupkah penderitaan Maya selama ini...tak cukupkah bagimu mengapa kau.....''
Dave menatap tajam ke arah Ana, wanita yang dulu pernah di gilainya bahkan Dave bertekad untuk merebut Ana namun...kini ketika ia berhadapan langsung dengan Ana,...perasaan yang dulu seakan menghilang, dan malah saat ini ketika mendengar suara Maya, ia malahan berdebar-debar...Dave baru mengerti jika kebersamaannya dengan Maya di atas kapal perlahan mulai mengikis rasa cintanya kepada Ana, hingga tidak berbekas sedikitpun. Dave sangat tergila-gila kepada Maya dan anak mereka sekarang...karna itu ia akan melakukan apapun demi mendapatkan keduanya...termasuk berdamai...
Dave menatap Ana....
''Ana....aku hanya ingin mengatakan kepadamu dan semua orang termasuk Alex dan juga Arkana bahwa,...aku dan Maya akan memiliki anak sebentar lagi, Maya saat ini sedang mengandung anakku....''ucap Dave dengan bangga..
Hening....
Berita ini tentu sangat mengejutkan semua orang termasuk Maya, matanya melebar dengan ekpresi terkejut...
Mengandung...dia sedang mengandung...? bagaimana mungkin..? Maya sungguh membeku ditempatnya hingga Ana menghampirinya dan memeluknya...
Dave mengangguk...
''AKu akan menikahinya sebentar lagi..'' sambung Dave sekali lagi mengejutkan Maya..
Sedangkan Alex dan Arkana saling menatap dengan kerutan di dahinya, sampai Dave mendekat dan menatap mereka secara bergantian...
''Aku menawarkan perdamaian di antara kita bagaimanapun kalian adalah keluarga Maya saat ini dan...aku...ingin meminta restu...''
Alex menoleh.....
''Kau tidak sedang bercanda bukan, ini bukan bagian dari skenariomu Dave..jika saja aku dapatkan....''
''Kau bisa menyelidiki hidupku, dan latar belakangku Alex, dan percayalah aku bersih...aku ingin hidup tenang dengan Maya dan anak kami...''
Maya menggeleng anggaplah ia sudah gila, hal yang pailng di benci Maya adalah menikah dengan Dave, ia tak ingin berurusan dengan Dave apalagi membangun ikatan pernikahan...? mungkin mereka akan saling menodongkan pistol jika bertengkar...
__ADS_1
''Tidak...siapa bilang aku mau menikah denganmu Dave,..astaga kau selalu berbuat sesukamu...''ucap Maya jengkel..
Dave yang sama sekali tak menyangka jawaban Maya hanya bisa terdiam di tempatnyak, jawaban Maya jauh dari angannya, Dave pikir jika dia jujur maka Maya akan langsung memohon agar Dave menikahinya demi bayi mereka namun sekali lagi Maya berbeda,..ia malah memperlihatkan sikap marah dan menolak pertanggung jawaban Dave..
Kata-kata Maya membuat Arkana dan Alex kembali saling menatap lalu mamandang ke arah Dave yang begitu terkejut..mengapa para wanita yang mereka cintai sama keras kepalanya...??
''Maya apa maksudmu..kau tidak mau menikah denganku..'' ucap Dave masih membujuk.
Sementara Rio menyikut Azura untuk melihat wajah putus asa sang tuan, ini pertama kalinya keduanya melihat Dave tak bisa berkutik bahkan seperti di paksa tunduk dalam kendali seorang Maya..
Maya memincingkan tatapannya...
''Bukankah kau punya banyak wanita yang bisa kau hamili Dave...tinggalkan saja aku, kau tau aku gadis yang sama sekali jauh dari kata sempurna untuk menikah denganmu...aku...sama sekali tidak butuh belas kasihan siapapun...apa kau mengerti...? aku akan hidup berdua bersama anakku saja...'' ucap Maya berusaha menelan rasa sakit di dadanya...
Ana yang melihat Maya yang sedang terguncang lalu menatap Dave...
''Kalian bisa bicara lagi nanti Dave, saat ini Maya sedang terguncang dan itu bisa berakibat fatal bagi anakmu...jadi, jangan memaksanya pergi....''
Ana lalu membawa Maya masuk kembali ke dalam rumah besar dan meninggalkan Dave yang menatap dengan tatapan hancur...
''Tidak...Maya...Maya...kembalilah....Maya....''
Dave ingin melangkah mengikuti Maya namun, langkahnya terhenti oleh sosok Alex dan Arkana...
Dave mengepalkan tangannya...
''Meski kalian berdua ingin membunuhku...aku tak akan pernah menyerah dengan Maya...anakku...anakku...'' teriak Dave dengan suara lantang...
Tubuh Dave jatuh tersungkur di lantai dengan tatapan hancur....
''Jika kau benar-benar sudah berubah Dave, maka kami berdua akan membantumu bagaimana...'' seru Arkana menawarkan diri...
Dave mengangkat wajahnya dengan tertarik....
__ADS_1