Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Hati yang Terluka


__ADS_3

Dave melebarkan matanya dengan ekspresi syok ketika melihat tubuh Maya jatuh ke tanah dengan tubuh yang penuh darah, gadis itu langsung menutup matanya..


Tidak......


Tidak........


Dave membeku di tempatnya berdiri untuk sesaat, seperti sebuah palu di hantam keras ke dadanya, Dave merasa nyeri melihat tubuh Maya bergetar di sana...


Rio yang lebih dahulu menubruk tubuh Dave dan mengambil tubuh Maya...pria itu terlihat gusar,


''Tuan Dave.....kita harus cepat membawanya ke kota, atau...dia akan mati,...'' teriak Rio terlihat sangat khawatir...


''Mati....'' ucap Dave masih bergeming, berdiri seolah kehilangan jiwa...


Sampai Rio kembali berteriak dan memanggilnya sekali lagi dan Dave menoleh menatap tubuh Maya yang tidak bergerak, Dave mengepalkan tangannya..


''Azura..........'' teriaknya dengan lantang..


****************************************************


Mereka akhirnya kembali ke kota karna Maya tertembak dengan luka yang sangat parah kondisinya kritis dan tidak sadarkan diri, dengan menggunakan Helikopter Dave, Azura dan juga Rio membawa tubuh Maya ke kota asal tempat Arkana, Ana, dan Alex tinggal. walau ketika nanti tiba disana Dave harus melakukan penyamaran karna dia sekarang adalah buronan..jadi dia harus berhati-hati.


Dave hanya diam ketika memandang wajah Maya yang pucat pasi, wajah itu terlihat tak berdaya ketika dia menutup mata, wajah itu juga yang selalu menentangnya ketika bangun dan wajah itu juga yang membuat Dave selalu kesal ketika Maya selalu menentangnya..


Namun...mengapa wajah itu mempengaruhi Dave sekarang..? mengapa wajah itu tak bisa hilang dari pikiran Dave dan selalu menganggunya ya ampun...sungguh ironis selama ini Dave selalu ingin membunuh Maya namun ketika dia tertembak malah hati Dave menjadi sedih luar biasa dan merasa bersalah, gadis keras kepala ini telah menyentuh hatinya tanpa pemisi menerobos dinding hatinya dan mengambil kendali disana, begitu juga pikirannya yang di penuhi kekawatiran tentang Maya....


''Semua akan baik-baik saja tuan Dave.'' seru Azura menenangkan.


Sedangkan Rio hanya menyipitkan matanya, ia tidak akan pernah membiarkan Maya kembali pada pria ini tidak.....Maya akan menjadi miliknya apapun yang terjadi... Rio kemudian menundukan kepalanya dan menatap ke arah Maya yang terbaring pucat....


Maya...kau harus kuat, kekebasanmu akan segera mendekat...Rio tersenyum....


************************************************


Sebuah rumah sakit terbesar di kota ini menjadi pilihan Dave untuk membawa tubuh Maya pergi. sungguh ia tak bisa kehilangan gadis ini dan hanya menatap beku ketika tubuh Maya di masukan ke ruangan IGD dan dokter memeriksanya, tak lama kemudian dokter kelujar dari sana dan menemui Dave..


''Tuan..apakah anda suami pasien.''


Dave membeku.......


''Yah...aku suaminya...''

__ADS_1


''Pasien harus segera di operasi untuk mengeluarkan peluru, jadi kami butuh tanda tangan anda tuan Dave..''


Dave mengangguk....


''Baiklah..aku bersedia dokter...''


Dave lalu melangkah meninggalkan Azura dan Rio yang masih berdiri di ruang tunggu.


''Apa kau pikir gadis itu akan selamat.'' tatap Azura melirik ke arah Rio..


Rio menghela nafasnya dengan berat...


''Maya pantas mendapatkan kesempatan keduan kurasa Tuhan akan menolongnya..''


''Tuan Dave terlihat terpukul...jadi aku pikir dia...''


''Tuan hanya terbawa perasaan Azura, jika dia sudah kembali pada kesadaran awalnya maka dia akan kembali menyiksa Maya..''


''Rio....''


''Tuan Dave tak pantas menyakiti Maya lagi karna aku tak akan membiarkannya..'' Rio menatap dengan dingin hingga Azura mengeraskan tatapannya..


Apa maksud kata-kata Rio..diam-diam Azura menyimpan kata-kata pria itu di dalam pikirannya..


*********************************


Dan kini hal yang sama terjadi kepada Maya karna kesalahannya, namun mengapa rasanya lebih sakit dari sebelumnya..?


Yah...sudah sebulan lebih dia dan Maya terkurung di dalam kapal, jadi setiap harinya ia selalu berbagi kamar, berbagi kebencian dan juga kesepian..jadi tanpa sadar Dave telah terbiasa dengan kehadiran Maya di sampingnya. namun kini menyadari tubuh Maya sedang terbaring tak berdaya di dalam sana memunculkan kesepian di hati Dave, tentu saja....mengapa ia malah merindukan Maya..??


* ********************************************************* *


Akhirnya pintu ruang operasi terbuka lebar dan membuat Dave terkejut lalu bangkit berdiri, ia lantas melangkah ke arah dokter yang keluar dari sana...


''Dokter....bagaimana kondisinya...''ucap Dave dengan suara yang serak.


Dokter menatap Dave dengan sedikit kerutan di dahinya...


''Aku akan menjelaskan kondisi istri anda, silahkan ikut ke ruangan saya...''


Dokter lalu melangkah lebih dahulu, dan Dave terkejut, sesaat ia merasa sesak di dadanya...

__ADS_1


***********************************


Dokter menatap ke arah Dave yang tampak serius menatapnya, pria itu tampak sedikit berantakan karna kurang tidur..


''Saya akan memberikan anda kabar baik tuan Dave Morgan...''


Senyum terbit di wajah Dave, itu pasti Maya tidak apa\=apa dan operasinya berhasil yah...Dave tersenyum ketika membayangkan kalau Maya selamat...


''Apakah Maya selamat dokter..''


''Yah...operasinya berhasil walau kami sangat berhati-hati dengan kondisi pasien...''


Kata-kata sang dokter yang menggantung membuat Dave menoleh tajam...


''Apakah ada yang terlewatkan dokter....dia baik-baik saja bukan...''


Dokter tersenyum...sekaligus mematahkan semua kemungkinan yang ada di dalam kepala Dave hingga pria itu kembali tenang...


''Nyonya Maya baik-baik saja, dan satu hal yang harus kau tau tuan Dave bahwa kau akan di panggil ayah sebentar lagi...''


Dave membeku...mendengar penuturan dokter kepadanya...


''Aaa..apa maksud dokter, aku akan...''


''Nyonya Maya sedang mengandung, dan usia 6 minggu, bayimu masih sangat kecil karna itu, butuh waktu dan tingkat ketelitian yang dalam operasi kali ini, karna tak mudah karna ada bayi yang harus kami jaga..''ucap sang dokter menjelaskan.


Deg!!!!!!!


''Apa....mengandung..Maya sedang mengandung..'' ulang Dave dengan sangat syok...


Hingga untuk beberapa saat Dave tenggelam dengan pikirannya..


Mengandung..? Maya sedang mengandung anaknya..? sesuatu di dadanya berdebar aneh, perasaan hangat dan indah menyelinap masuk..ke dalam hatinya..yah..selama ini dia hidup hanya untuk dendam, dan menghancurkan, hingga Dave lupa jika dia sendirian sekarang ini..dia sendirian, tanpa satu saudarapun..


Anak....bahkan ia tak pernah berpikir jika suatu saat nanti akan punya anak...


Tanpa sadar Dave tersenyum.....


Maya...gadis yang ia benci sama sekali jauh dari pikirannya kalau Maya, ternyata sedang mengandung anaknya, darah dagingnya sedang bertumbuh di dalam diri wanita itu,...


Senyum bangga sekaligus bahagia terpancar dari mata Dave yang berbibar terang..ia menatap sang dokter dengan senyuman...

__ADS_1


''Anakku....aku akan punya anak dokter...'' ucap Dave dengan perasaan bahagia yang tak mampu ia sembunyikan...ia tak akan melepaskan Maya lagi....


__ADS_2