
Maya turun dari mobil dengan wajah yang pucat, sementara pistol ia sembunyikan di laci mobil..segera Maya melangkah menuju kamarnya namun...
Brugghhh!!!!!!!!
''Apa yang terjadi denganmu.''
Arkana menuntun tubuh Maya hingga gadis itu berdiri dengan sempurna wajahnya teramat pucat hingga Arkana pikir gadis ini sedang sakit..
''Terimakasih kakak..'' ucap Maya menundukan kepalanya hormat..
''Kau darimana...Ana mencarimu..''
''Hah.....''
Arkana semakin bingung ketika menyadari gadis ini seperti baru bertemu dengan hantu saja,
''Maya...''
''Aku hanya sedikit pusing kak...aku baik-baik saja..aku akan menemui kak Ana sekarang.''
Maya lalu melangkah meninggalkan Arkana yang masih menatapnya dengan sejuta tanya,..namun ia lalu pergi meninggalkan tempat itu karna ingin menyelesaikan urusannya....
***********************************
Maya memutuskan langsung ke kamar dan mengunci dirinya disana, gadis itu melangkah menuju ranjang dan duduk disana sembari memeluk tubuhnya sendiri, sungguh ia ketakutan dan tak bisa berpikir apapun semua kata-kata tuan Dave begitu kuat mempengaruhinya dan membuatnya sangat ketakutan..
Ancaman itu jelas dan ia tak mampu melawan semua yang telah di perintahkan tuan Dave kepadanya...ia harus bagaimana sekarang....?
Tok...tok..tok..
Terdengar suara ketukan pintu dan di iringi suara Ana dari luar,
''Maya...mengapa malah ke kamar, apa kau sakit...? kakak ingin bicara..bisakah kau keluar sebentar...'' suara Ana terdengar lebh keras...
Maya memejamkan matanya seluruh tubuhnya bergetar, matanya berkaca-kaca seketika...ia menatap ke arah pintu....
''Aku sangat lelah kak, aku akan turun sebentar lagi setelah aku bangun...bisakah aku berbaring sebentar...'' balas Maya dengan suara yang terdengar lemah....
''Baiklah...turunlah jika kau sudah bangun, kakak ingin bicara tentang pernikahanmu...''
''Baik.....'' balas Maya dengan airmata yang menetes...
Bagaimana ini....apa yang harus ia lakukan....? tentu saja ia tak bisa melakukan itu, ia tak bisa membunuh,..tidak bisa.....Maya memejamkan matanya dengan kesedihan yang dalam, mengapa jadi begini,..?
__ADS_1
Tak pernah di sangka Maya jika perjalanan pulang kuliah dan ia di cegat seseorang di jalan, dan ternyata itu adalah tuan Dave, Maya tak menyangka jika pertemuannya akan merubah seluruh hidupnya, tuan Dave mengancamnya untuk menghancurkan hidupnya...ada beberapa foto dengan tubuh polos yang entah tuan Dave dapatkan, memang Maya pernah berpesta bersama teman-temannya, dan memang itu di lakukan tanpa sepengetahuan kakaknya Ana, dan ia tak menyangka jika mereka mengambil fotonya diam-diam, tuan Dave lalu memberinya uang dan sialnya dia menerimanya dalam jumlah besar, sejak saat itu dia terikat tanpa mampu terlepas..ia bekerja pada tuan Dave tanpa tau jika dirinya akhirnya terjebak dalam permainan orang kaya itu, Maya hanya ingin di cintai oleh Alex namun tuan Dave menginginkan hal yang lain untuk di bereskan Maya, awalnya targetnya adalah kakaknya Ana namun akhirnya tuan Dave memintanya melakukan hal yang lain, dan Maya pun menjadi bingung sendiri..
''Apa yang harus aku lakukan.....'' keluh Maya dengan sangat bingung....
******************************************************
Ana turun dari tangga dan mendapati Alex menatapnya..
''Hati-hati Ana..kau selalu ceroboh..'' Alex menatap dengan khawatir, Ana melangkah turun dari tangga seakan dia tidak hamil dan ALex yang merasa cemas sendiri..
Ana tersenyum dan menganggukan kepalanya,
''Aku baik-baik saja Alex..apa kau sudah makan..''
Alex lalu duduk di sofa ruang tamu..
''Yah...aku sudah makan bersama Arkana, apakah dia sudah diap...kami akan menemui sesorang sore ini.''ucap Alex..
Ana lalu duduk di hadapan Alex dan mengerti,
''Arkana keluar sebentar, aku baru dari kamar Maya...dia sedang lelah dan tidur..'' Ana tampak cemas.
''Dia sedang kuliah Ana..apalagi dia harus mengambil cuti untuk pernikahan kami jadi...biarkan dia beristirahat.''tatap Alex tajam..
''Kau selalu mengkhawatirkan semua orang Ana, satu hal yang harus kau ingat mereka sudah dewasa, Hani akan menikah dan Maya sebentar lagi akan kunikahi jadi...kuharap kau bisa sedikit santai...''
Ana terkekeh mendapat nasihat dari Alex..dan tak tahan untuk menceritakan harinya indah...
''Mulai besok kami akan bekerja sama dengan Hotel A...''ucap Ana dengan antusias..
''Hotel A...''ulang Alex seperti sedang mengingat sesuatu,
''Yah...Hotel A..setelah aku melahirkan maka aku akan lebih sibuk dari sekarang..aku senang sekali Alex, aku akan melakukan yang terbaik..''
Alex penasaran,...mereka sedang menyelidiki Dave yang menurut informasi dia punya sebuah beberapa Hotel trmasuk di negara ini tapi belum pasti..
Alex harus memastikannya lagi bukan...?
''Aku senang kau akan sukses di bidang yang kau sukai..''balas ALex serius..
Ana mengangguk...dan Arkana pun datang dari pintu dan langsung memeluk istrinya dan menciumnya..
lalu pria itu duduk di sebelah Ana...dan ia pun menatap Alex...
__ADS_1
''Aku bertemu Maya tadi dan dia sangat aneh..apakaha kalian sedang bertengkar..'' tanya Arkana serius..
''Aku belum bertemu dengannya hari ini karna dia bilang...akan menghadapi ujian hari ini...'' balas Alex ikut berpikir..
Ana yang melihat betapa keras dua pria ini berpikir langsung berdehem..
''Dia sangat gugup dengan pernikahannya jadi...biarkan dia sendirian..kalian terlalu khawatir..''
Arkana menoleh dan kemudian mencium permukaan perut Ana dengan gemas,
''Anakku apa yang kau lakukan di dalam sana.....? apakah kau sedang tidur..ayah tak sabar ingin melihatmu..'' bisik Arkana sendiri...
Hal itu membuat Ana dan Alex saling menatap mereka saling melempar senyum,..
''Astaga...kau mengganggunya disana...'' sindir Alex..
Arkana mengangkat wajahnya dan menyipitkan matanya,
''Yah...menikahlah agar kau tau rasanya akan punya anak..''
Alex mengerang....
''Lihat saja kita akan berebut perhatiannya...dia akan memeilih pamannya dan bukan ayahnya yang pemarah...'' Alex tersenyum.
''Tidak....aku akan melindunginya..'' balas Arkana..
''Aku akan memberikan yang dia mau Arkana..'' ucap ALex menggoda..
''Aku akan membunuhmu..'' desis Arkana...
Ketiganya tertawa dengan suara yang renyah di ruangan itu, kedua pria itu tampak sangat tergila-gila kepada kakaknya Ana, dan tanpa mereka sangka jika Maya sedang menatap dari atas, kebersamaan mereka di sana sungguh membuat rasa cemburu membakarnya dengan cepat..mengapa bukan ia yang ada di posisi itu...? mengapa kak Ana mendapatkan apa yang di inginkan semua wanita di dunia ini mencintai dan di cintai...
Maya keluar tadi dan hendak menemui kak Ana namun, malah ia melihat pemandangan yang membangkitkan rasa cemburunya...tidak bisa ia pungkiri jika ia memang telah jatuh cinta kepada Alex, pesona Alex terlalu kuat..dia pria yang pantas untuk di dapatkan..
Tatapan Maya jatuh pada sosok kakaknya yang sedang tertawa dan ia pun menghela nafas....
Maafkan aku kakak...jika kau tau semuanya mungkin kau akan kecewa kepadaku..maafkan aku.....gumam Maya dengan tatapan tajamnya.......
***Novel Baru ya sayang...
❤❤❤❤***.
__ADS_1