
Alex mendekati Ana dan menatapnya dengan dalam, untuk sesaat ia menatap ke sekeliling ruangan dan mengangguk...
''Sepertinya aku merasakan aura dingin yang lain Ana...kau benar, di ruangan ini ada hawa yang lain...''
Ana menoleh dan seketika merinding, ia memeluk putrinya dengan erat...membayangkan di jamah hantu adalah hal yang tidak pernah di bayangkan Ana.oh tidak..apa yang harus ia lakukan...? bagaimana kalau hantu itu akan menghampirinya malam ini...
''Alex....''
''Yah....''
''Bagaimana kalau aku meminta Hani, Danar Fera dan juga Steve untuk menemaniku disini...? dan tentu saja kau juga tidak boleh pulang...''
Alex menghela nafas...mengapa Ana malah mengundang semua orang..?
''Ehm...bagaimana jika aku menawarkan sesuatu untukmu Ana..''
Ana tertarik dan mendekat...
''Yah...katakan saja dan aku akan menjawab ya....''
''Kau belum tau apa yang akan aku katakan Ana...''
Ana tersenyum...
''Satu yang pasti aku yakin kau tidak akan melemparku ke dalam jurang bukan...?''
Alex mengangguk tentu saja...
''Kalau begitu katakan saja...'' ucap Ana dengan sikap serius...
Alex tersenyum salah tingkah,
''Bagaimana jika malam ini aku saja yang menjaga Arkana disini dan kau bisa pulang kerumah dan tidur tenang...''tawar Alex lembut...
Yah...Alex seperti malaikat penolong saja di mata Ana, wanita itu sampai kehilangan kata-katanya...sambil menggendong Aleysa ia sungguh terharu..
''Aley...lihatlah papa mertuamu mau menjaga ayahmu disini, kelak kau harus berbakti kepadanya...'' ucap Ana pada Aleysa yang sedang mengoceh yang tidak di mengerti mereka...
''Menantuku akan mengurusku...jadi yang harus kau pikirkan adalah lahirkan anak lelaki yang akan menjagamu di hari tua karna Aleysa adalah milikku nanti.'' sindir Alex sembari tersenyum..
''Yah...aku harus menunggu suamiku sembuh dulu,..astaga Alex...ckckck....'' Ana menjadi kesal...
''Sudahlah jangan marah-marah, sekarang pulanglah supirku masih ada di luar..'' Alex mengambil tas Ana lalu memberikannya kepada wanita itu...
''Kau baik sekali Alex, tapi sebenarnya aku tidak tega meninggalkan suamiku...''
''Astaga Ana,..kau tidak percaya kepadaku yah,...'' Alex mengerutkan kening tak terima..
''Aku sangat percaya...''
''Lalu mengapa kau....''
''Aley...ayo kita pulang nak..papamu sangat pemarah..'' bisik Ana sembari melangkah menjauh...
Alex hanya menatap pasrah....
__ADS_1
Ana tersenyum lalu melirik ke arah dinding pembatas dengan mata yang memerah...
''Sayang...aku akan kembali lagi besok..'' bisik Ana menyadari matanya sudah basah, seandainya saja Arkana bangun...
Sedangkan....
Alex hanya bisa memejamkan matanya dengan berat, membayangkan betapa marahnya jika Ana tau mereka sedang berbohong kepadanya...?? Wanita ini akan membunuh mereka...dan hukumannya pasti tak akan ringan..
Ana sangat mengerikan kalau marah, wanita itu akan menyiksa dirinya dan juga Arkana....
Ana membalikan tubuhnya, dan menyadari Alex sedang tenggelam dengan pikirannya..
''Alex...''
''Yah..'' pria itu mengangkat wajahnya dengan tatapan beku...
''Kau melamun....'' tanya Ana curiga...
Alex lalu melangkah ke arah sofa dan duduk disana,...
''Aku penasaran dengan hantu mesum itu, malam ini jika aku bertemu dengannya maka aku akan menghajarnya...'' ucap Alex dengan tatapan serius...
Ana setuju tentu saja,
''Baiklah aku harus pergi karna hari semakin malam, kau harus menangkapnya ALex...selamat tinggal..''
Ana dengan cepat meluncur keluar dari kamar...sementara pria iatu menghela nafasnya..
Alex menghela nafas, sialan Arkana malam ini ia akan menikmati malam yang indah sedangkan dirinya....nasibnya sungguh tragis dalam hal cinta..bisakah dia sedikit beruntung...?? Alex menatap sekelilingnya yang sepi..lalu menjadi menatap ke dinding pembatas yang telah di lengkapi teknologi tinggi, hingga terlihat seperti nyata padahal Arkana tidak ada disana...melainkan ada dirumahnya...
Alex..
Aku telah meminta Ana pulang kerumah dan sebaiknya kau berhati-hati, dia bisa melihatmu...Hantu mesum...
Tak lama kemudian bunyi pesan masuk..
Arkana..
Hantu Mesum...?? kau sedang meledek aku..? yah...Ana akan membunuhku jika tau aku tidak sakit Alex, apa yang harus kulakukan sekarang..?
Alex..
Jadilah hantu mesum, maka kau akan selamat
Arkana
Kau.......?
Alex
Nikmati malammu, dan jangan menggangguku lagi
Arkana
Perjaka tua..
__ADS_1
Alex
Sialan......
Alex tertawa pasrah, lalu meletakan ponselnya di dalam saku jassnya dan terkejut ketika mendengar suara dari toilet seperti ada orang sedang mandi...
Ggggrrrrrr......
Bulu kuduk Alex merinding seketika, ia pun berdiri tegak dan melirik ke sekelilingnya...
Sepi.....
Keingat mulai membasahi wajah Alex, yah...dia seorang Mafia, harga dirinya akan hancur lebur jika ia takut dengan hantu, Alex mengepalkan tangannya..namun tidak lama...
Crangg!!!!!
Terdengar bunyi pecahan gelas di sekitarnya padahal tidak ada orang, dan tanpa aba-aba, Alex langsung melarikan diri dari ruangan itu..
Alex lari dengan kecang dengan jantung berdebar, gila...ini benar-benar gila apakah sebenarnya hantu itu ada disana..??
Astaga, ia tak akan pernah kembali ke rumah sakit ini, dan jika Arkana tidak mau memberitau Ana kebenarannya maka Alex akan memberitahunya,
Mudah bagi Alex menghadapi hukuman Ana di banding harus kembali ke rumah sakit ini lagi, sangat mengerikan bahkan ketika ia sampai di parkiran pun tubuhnya masih merinding...pria itu segera masuk ke dalam mobil, saatnuya menenangkan pikirannya di clob malam, dan menikmatim pesta...
Mobil itu meluncur meninggalkan kawasan rumah sakit yang sepi dan meluncur menuju sebuah club malam yang terbesar di kota ini..
**********************************
Tengah malam, Alex sudah terlalu mabuk minuman dan mulai kehilangan kendali di pikirannya, sementara suara dentuman musik yang tak pernah berhenti membuat para penggila dunia malam menjadi semakin hanyut dalam pesta pora yang jauh dari kata selesai...
Tak jauh dari tempat Alex duduk, ada segerombolan wanita yang sedang minum-minum mereka berjumlah 4 orang dan tampak seorang gadis belia yang terlihat mencolok di antara mereka yang lainnya, secara keseluruhan dia terlihat sangat mahal...
Seperti anak orang kaya yang kurang kasih sayang dan melampiaskannya di tempat ini, gadis itu terlihat manis wajahnya tidak cocok berada disini..gadis kaya yang tersesat gumam Alex tersenyum...
Alex berdiri, meneguk sisa minuman beralkohol itu dan meneguknya sampai habis, lalu mendekati mereka dengan senyum tajamnya, tak ada salahnya jika ia bersikap lebih berani bukan..??
*************************************
Ana sudah sangat lelah jadi setelah membersihkan dirinya, ia masuk ke kamar Aleysa yang sudah tertidur di jaga oleh pengasuhnya, setelah merasa aman..Ana kembali masuk ke dalam kamar utamanya dengan Arkana untuk tidur.
Ana masih memakai handuk di kepala, lalu menghampiri meja rias dan memberi sentuhan pelembab dan krim malam di wajahnya lalu bersiap untuk tidur, hati Ana mau tak mau menjadi sangat sedih membayangkan Arkana masih terbaring koma hingga matanya menjadi panas...
''Bagaimana ini Arkana...aku sangat merindukanmu..''desah Ana seraya menghapus airmatanya...
Dengan langkah berat ia menuju ranjang dan mencoba berbaring, besok pagi sekali Ana akan pergi kerumah sakit, ia masih merasa bersalah karna membiarkan Arkana sendirian bersama Alex malam ini...Ana mulai memejamkan matanya...
*******************************************
Tengah malam......
Ana menggeliat dalam tidurnya ketika ia merasa ada yang menyentuhnya..tidak..apakah hantu mesum itu mengkutinya sampai ke rumah..?
Ana menggeleng panik..matanya terbuka seketika dan....membeku ketika melihat seorang pria memakai topeng berada di atas tubuhnya..
''Aaaarrrgggghhhh.....'' jerit Ana sekerasnya,.....
__ADS_1