
Divara pulang ke rumah dan langsung di sambut oleh sebuah undangan keluarga besar Mafia yang berkumpul, yah,...meski Dilan bukanlah keluarga bahagia namun...ibu mertuanya adalah adik angkat dari ibu Ana sang istri Mafia yang terkenal..
Pelayan menatap mata Divara...
''Tuan Dilan akan menunggu nyonya disana...jadi apakah nyonya akan berangkat...''
Divara menghela nafas....apakah benar rumah tangganya tidak bisa di selamatkan lagi...apakah Dilan benar-benar tidak bisa mencintainya lagi...??sesulit itukah...??
''Aku akan pergi...aku akan ke pesta itu,...tenang saja...'' ucap Divara dengan senyuman getirnya...
Tak bisa ia bayangkan jika rumah tangganya akan hancur seperti ini karna orang ketiga....
Serena melangkah menaiki tangga dan melangkahkan kakinya menuju kamarnya, segera masuk dan menguncinya...
Divara melangkah menuju ke atas ranjang dan duduk disana...ia memejamkan mata sembari mengepalkan tangannya....
Bagaimana mungkin ini terjadi kepadanya...?? airmata Divara menetes di wajahnya yang letih...mengapa setiap harinya dia dan Dilan semakin jauh saja...??
*************
Suasana pesta keluarga besar, James Arkana, Alex Rule, Dave Morgan dan juga Danar Lois tampak sangat meriah....ada banyak acara yang di gelar malam itu Arkana dan Ana selaku ketua dari perkumpulan para Mafia sungguh bahagia malam itu...berhasil mengumpulkan mereka sebagai saudara...
__ADS_1
Ia dan Alex kemudian naik ke podium dan memberikan kata sambutan sebagai pendiri perkumpulan ini...
Arkana tersenyum ketika ia menatap satu persatu keluarga besarnya dengan penuh haru...
''Aku bahagia ketika berhasil mengumpulkan kita semua disini...aku sangat bersyukur hari ini kita semua saling mengenal satu sama lain...kita adalah sebuah perkumpulan keluarga besar jadi aku harap...kita akan terus mendukung selamanya....'' ucap Arkana dengan senyuman bahagia..
Bunyi riuh tepuk tangan pecah dalam tawa lepas yang riuh..Arkana dan Alex saling memeluk ketika mereka berhasil mempertahankan persahabatan selama bertahun-tahun lalu dan kini hubungan mereka lebih dari saudara..dan Arkana tidak berhenti bersyukur untuk itu...
''Kita bersulang demi masa depan para mafia yang lebih baik Alex...'' ucap Arkana mengangkat gelasnya tinggi-tinggi..
Sementara...
Ana dan Aira juga mengangkat gelasnya penuh senyum....
Arkana juga memeluk Ana dengan posesif..
Semua anak dan menantu sama-sama mengangkat gelas dan menahannya di udara....
Semua yang berada disana sangat menghormati Arkana...
Termasuk Divara..ia baru pertama kalinya di kelilingi para mafia kejam, namun satu hal yang menarik...mereka sangat mencintai istri mereka dan bangga akan hal itu...
__ADS_1
Divara mengangkat gelas...dan disaat yang sama....
ketika ia membuang pandangan tak sengaja..melihat seorang Mike berdiri disudut ruangan dan sedang menatap tajam kepadanya...
Divara menjadi gugup sendiri....lalu berusaha tersenyum...
Dan disaat yang sama Dilan menghampirinya..dan meraih jemarinya untuk menggenggam...
''Divara...kemana saja kua...bukankah kau harus tetap berada di sampingku...''
Deg!!!!
Divara menatap ke arah Dilan dengan tajam...sementara dari sana Mike melangkah mendekat.....dan membuat wajah Divara menjadi pucat.....apakah Mike akan melancarkan semua rencananya sekarang...apa yang akan terjadi...Dilan akan marah...
Divara mengerutkan kening...sementara Mike melangkah dengan santai,.....mendekati kedua pasangan itu dan terutama menatap ke arah Dilan...
''Apa kabar tuan Dilan...namaku adalah Mike..''
Dilan mengerutkan kening...
''Siapa kau tuan Mike..''
__ADS_1
Mike menoleh ke arah Divara yang berdebar.....