Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Positive Or Negatif ?


__ADS_3

Di sepanjang perjalanan, Alea tampak tegang ia bahkan membawa mobil dengan sangat pelan hingga Aira merasa gemas, jika cara Alex membawa mobil seperti siput maka mereka akan bermalam di perjalanan...


''Alex...mengapa kau membawa mobil dengan sangat pelan...kapan kita akan sampai ke dokter kalau begini...''


Alex menoleh sebentar sembari tetap menatap penuh konsentrasi pada jalan di depannya, lalu kembali menatap Aira...


''Kau sedang hamil, aku tak mau anakku terkejut di dalam sana....''


Aira tertawa dengan kesal...


''Astaga aku benar-benar tak percaya, kau seorang mafia bukan..mengapa malah mempercayai wanita itu..bagaimana mungkin kau gampang di pengaruhi..''


''Setelah aku pikir-pikir aku baru sadar,..kau mulai menunjukan kehamilanmu hanya saja aku tidak cukup peka untuk sadar...namun kini tidak lagi...aku tak akan membiarkan anakku ..mengalami hal yang tidak di inginkan...kau tau benar aku sangat menginginkan anak ini...''


Aira meniup rambutnya dengan sedikit kesal, bagaimana mungkin ia bisa hamil..bagaimana mungkin itu terjadi..ia menjadi seorang ibu muda di usia 18 tahun, yang benar saja....


''Aira.....''


''Yah.....'' jawab Aira spontan...


''Jika kau benar hamil maka, pulang dari dokter kita akan kerumah Ana...''


''Kak Ana....''ulang Aira mengerutkan kening...


Alex tersenyum...


''Aku belum bilang bahwa aku membangun rumah di sampaing rumah Ana, bahkan Maya akan membangun rumah yang tak jauh dari kita...malam ini mereka akan berkumpul untuk mempersiapkan pernikahan Maya dan juga Dave jadi...aku tak sabar ingin mengatakan pada mereka tentang kehamilannmu..''ucap Alex dengan mata berbinar penuh bahagia..


Aira hanya melonggarkan tenggorokannya, itu artinya ia akan bertemu dengan Maya, astaga merasa ia masih merasa sedikit cemburu padahal Maya akan menikah...?


Aira menoleh menatap wajah Alex dari samping dan mencoba menebak perasan Alex yang mungkin akan terlihat dari matanya...apakah Alex masih memikirkan Maya, walaupun hanya sedetik...?


Ini gila namun, Aira hanya ingin tau agar hatinya menjadi tenang, namun sepertinya akan sulit, karna Alex tak suka menjelaskan sesuatu secara berulang-ulang namun ironisnya,...Aira butuh di yakinkan berkali-kali...susah baginya untuk percaya...


''Aku tidak memiliki perasaan apapun kepadanya lagi Aira sayangku...''


Deg!!!


Aira terkejut karna Alex seperti bisa menebak isi hatinya dan membuatnya kehilangan kata.


''Alex.....kau tau kalau....''


Mobil itu menepi dan Alex mematikan mesin mobil..ia kemudian membalikan tubuhnya mengambil jemari Aira dan menggenggamnya erat.


''Perasaanku kepada Maya, adalah perasaan seorang kakak yang khawatir, perasaanku kepada Maya adalah murni seperti saudara..bisakah kau percaya kepadaku...jika kau benar hamil maka sebagian diriku bertumbuh di dalam dirimu...itu artinya aku telah menaruh segalanya kepadamu, kepercayaan dan cinta...jadi...bisakah kau percaya kepadaku Aira....''

__ADS_1


Hening,,......


Ketika mata Aira menjadi panas....


''Alex....maaf..kau mungkin sangat kecewa kepadaku tapi...aku minta maaf, aku mungkin masih labil jadi aku tak bisa mengendalikan rasa cemburuku aku hanya....''


''Butuh di yakinkan begitu maksudmu Aira...''


''Mungkin..maksudku.....''


Aira membeku ketika bibir Alex mengul** bibirnya dengan lembut, menyesapnya dengan rasa hangat yang membelai Aira hingga ia sedikit terkejut karna rasanya begitu indah...Alex melepaskan ciuman mereka dan menikmati wajah Aira yang begitu manis...


''Aku mencintaimu dengan seluruh hidupku, aku tak akan lelah meyakinkanmu dari sekarang bahwa aku hanya mencintai seorang Aira putri, aku sangat tergila-gila kepadanya dan menyerahkan hidupku kepadanya...''


''Manis sekali....aku senang sekali...sayang, aku juga mencintaimu...'' balas Aira dengan senyuman lega.


''Apakah itu artinya kau siap ke dokter sekarang...''


Aira mengangguk dengan patuh...


''Aku akan pergi tanpa ragu.'' balas Aira membiarkan Alex memeluk dan menenangkan dirinya..


***********************************


Alex duduk di hadapan dokter dengan tatapan sedikit gelisah karna Aira baru saja melakukan tespek dan hasilnya memang positif, dan saat ini tubuh Aira sedang terbaring dan dokter sedang mengoleskan gel di permukaan perut Aira untuk di lakukan USG,


Dokter tampak tersenyum melihat ke arah Alex yang tampak tak sabar dan kepada Aira yang hanya tersenyum malu...


''Jadi selamat tuan dan nyonya, janinnya sudah memasuki usia 18 minggu lebih, mereka sangat sehat dan kuat,....''


Wajah Alex berbinar dengan cerahnya, ia memalingkan wajahnya dan menatap Aira yang terkejut...


''Mereka dokter, apa maksudnya...''


''Aku punya kabar gembira untuk kalian nyonya dan tuan jika saat ini nyonya Aira menganduung bayi kembar..''


Deg!!!


Hening....


Bayi kembar...apakah ini bukanlah mimpi...? bayi kembar..bagaimana mungkin ia seberuntung ini...?


Alex terlalu tenggelam dalam kebahagiaan hingga ia tak sadar ketika dokter menariknya dari lamunan...


''Tuan Alex,....tuan Alex....''

__ADS_1


''Yah....maafkan aku dokter aku hanya terlalu senang...''


''Terlalu senang....aku mengerti, ini adalah anak pertama kalian....mereka sangat kuat...''ucap dokter tampak gemas melihat di layar usg..


Mata Aira menjadi panas dengan semua keharuan yang menguar disana....


Kembar, ternyata memang dia sedang hamil sekarang dan sebuah kehamilan kembar sama sekali jauh dari perkiraannya...


''Dokter terimakasih...'' ucap Aira dan Alex bersamaan...


**************************************


Dave menggendong tubuh Maya menuju ke sofa depan, ia tak sedikitpun mengijinkan Maya untuk melakukan apapun, kehamilannya memasuki 3 bulan dan minggu depan mereka akan menikah..Maya sudah menyerah, bagaimana pun Dave bekerja keras untuk meluluhkan hatinya jadi...Maya tak sanggup untuk marah berlama-lama, mungkin karna hormon kehamilannya sehingga merubah sikapnya dengan cepat, Maya tak ingin jauh dari Dave dan selalu ingin di dekat Dave...meski ia sedikit kesal mengapa ia merasakan ini..namun..Maya tak bisa menepis rasa tergantungnya kepada Dave...


''Apa kau sudah merasa hangat sayang..'' bisik Dave memperbaiki baju hangat Maya karna mereka akan ke rumah kak Ana sekarang, sekaligus melihat rumah yang telah di beli Dave di dekat rumah Ana, hal itu juga menjadi pertimbangan Maya untuk memaafkan Dave...


''Aku sudah hangat,..astaga mengapa tubuhku lemah sekali ini baru beberapa bulan...'' keluh Maya yang tidak terbiasa dengan kondisi tubuhnya yang mudah lelah..


''Jangan mengeluh...anak kita akan sedih...'' ucap Dave dengan tajam...


Maya akhirnya mengangkat bahu, mereka keluar dari Apartement dengan langkah Dave yang siaga menjaga Maya...


***************************


Kediaman James Arkana...


Semua anggota keluarga sudah hadir, Alex dan Aira yang sudah tiba lebih dahulu, lalu pasangan Dave dan Maya yang baru saja tiba...


Arkana berdiri di tengah ruangan sebagai kakak yang tertua, ia menatap kedua pasangan itu dengan senyuman lega...


''Jadi sebelum kita masuk di dalam tahapan acara pernikahan Dave dan Maya..ada sesuatu yang ingin di sampaikan Alex kepada kita..bukan begitu Alex...'' Arkana tersenyum..


Alex hanya mengangguk lalu berdiri dan menatap semua yang ada di ruangan dengan wajah yang berbinar....


''Kalian harus bersiap-siap juga menyambut anggota baru lagi...Aira sedang hamil anakku, bayi kami kembar...''


Betapa terkejutnya seluruh keluarga semua tampak bahagia dan mengucapkan selamat...


''Hey,...anak kita akan seumuran...'' ucap Maya tampak bahagia....


''Yah...bagaimana kalau kita mengadakan pernikahan hanya selang sehari...agar kita bisa berpesta sedikit lama...''


Ana mengangguik setuju...


''Aku tidak sabar lagi...keluarga kita akan semakin besar...''

__ADS_1


Pada saat itulah Maya menatap Aira dan mengirimkan senyum lembut dan penuh cinta hingga Aira tampak lebih tenang,....


❤❤❤❤❤


__ADS_2