
Mobil itu meluncur membelah malam di hadapannya....sementara Mike terlihat nekat, dan Divara terlihat kesal..
''Mike...hentikan aku ingin bicara.....''
''Kita ke apartemenku...''
''Tidak.......hentikan mobilnya sekarang.....''
Namun Mike tak bisa di ancam tentu saja...dia seorang Mafia....mobil itu terus menembus jalanan sepi di hadapan mereka...Divara memejamkan matanya, bagaimana caranya melepaskan diri dari sosok Mike...bagaimana mungkin....Divara menatap keluar jendela dengan tatapan beku...menatap kegelapan di luar sana yang sama dengan hatinya yang gelap.....
Sedangkan Mike sungguh terbakar amarah....harus bagaimana meyakinkan Divara lagi....harus berapa lama lagi dia harus menunggu...??
Selama ini Mike sudah bersabar dengan menjauh sementara Divara hamil sampai dia melahirkan dan sampai byi itu berusia 6 bulan.....dan Mike rasa sudah cukup ia menunggu Divara atau memberinya waktu.....
Mobil akhirnya sampai di apartemen milik Mike dan tak lupa setengah menyeret Divara yang keras kepala turun dari mobil...langkah panjang Mike memasuki gedung tinggi di hadapan mereka..menekan lift dan berdiri dalam diam. sementara Divara hanya membisu....ia menjadi takut bicara sepatah katapun..Mike terlalu dingin dan tak tersentuh dan membuat Divara sedikit takut....
Ceklek!!!!!!
Mike menarik tubuh Divara masuk lalu mengunci pintu di belakangnya...
__ADS_1
''Mike......''
''Kau tak akan keluar dari sini jika kau tidak menerima perjodohan kita Divara....''
''Apa maksudmu, Mike......kau telah menculikku dan memaksakan kehendak..bukankah itu pemaksaan...''
Mike melepas Jass dan melemparnya sembarang ia terlalu marah....karna Divara yang keras kepala....
''Divara bukankah aku telah bersabar selama ini...bukankah aku telah memberimu kebebasan untuk melahirkan anak itu meski aku tak tau jelas, bisa saja kalau dia mungkin anakku..''
''Mike cukup.....bisakah kau berhenti, dia anak Dilan....mengapa sikapmu seperti ini...dari awal kau sudah serakah...kita di pertemukan dengan cara yang salah....aku masih sangat bersalah dengan apa yang telah kita lakukan Mike...bisakah kau tidak mendesakku..''
''Apa maksudmu..apakah kau sedang menghindari perjodohan ini....'' suara Mike meninggi di dalam mobil....
''Aku tak ingin menikah Mike......aku ingin mengenang suamiku seumur hidup....''mata Divara terlihat memerah,.
''Dilan sudah meninggall.''
''Tapi dia tetap hidup di dalam hatiku.....''
__ADS_1
Mike tersenyum kejam.,....
''Kau salah jika berpikir jika aku akan diam saja Divara....'' ucap Mike dengan murka....
''Aku akan pulang Mike.'' balas Divara tanpa takut....
Mike mengepalkan tangannya.....ketika Divara melangkah melewatinya begitu saja....
''Jika kau berani keluar dari pintu itu, maka hari ini juga aku akan menghadapi tuan Danar dan nyonya Hani aku akan mengajukan tes DNA kepada anak itu...dan berdoalah..jika dia anakku maka aku akan mengambilnya darimu, aku akan mengakui bahawa kita telah tidur bersama dan.........''
''Cukup Mike....jangan lakukan itu....aku mohon...'' airmata Divara menetes gemetar...
Tubuhnya lemah jatuh tersungkur di lantai....
''Kau tidak punya pilihan Divara...kau harus menerima perjodohan kita...karna aku tidak pernah main-main dalam hubungan ini.....kau harus menikah denganku segera....'' ancam Mike tegas....
Sementara Divara menundukan kepalanya..ia memejamkan matanya ketika rasa sakit di dalam hatinya menghujam jantungnya...
Sakit sekali....oh...Dilan.....apa yang harus aku lakukan........? Divara merasa hancur...
__ADS_1
Sementara Mike menatapnya dengan nekat....lalu mendekat pada Divara dan meraih tubuhnya berdiri....
''Divara..............''