
Drama romantis dan kisah cinta penuh sandiwara di rumah orangtua Dilan selesai dan saatnya mereka kembali ke dunia nyata dan kembali dengan kebekuan yang begitu terasa....
Dilan melakukan aktifitas seperti biasa, Divara bersikap sangat dingin dan hanya menjawab ya dan tidak ketika Dilan bertanya atau mencarinya..
Seperti malam ini Dilan protes karna Divara memilih pindah ke kamar di lantai yang sama namun di kamar paling jauh dari kamar Dilan hingga pria itu menjadi gusar....jadi setelah makan malam Dilan mengikuti langkah Divara yang menaiki tangga..
''Divara...Divara berhent.....'' teriak Dilan dengan suara yang keras..
Divara menghentikan langkahnya dan membalikan tubuhnya...sambil berdekap..
''Yah,.........''
''Mengapa kau pindah kamar, siapa yang menginjikanmu pergi hah.....''
Divara tersenyum dingin...
''Kau memilih Sinta kekasihmu dari pada aku istrimu sendiri..lalu kau mau aku melakukan apa...Dilan...kau mau aku seperti wanita bodoh dan tabah menerima dirinya di selingkuhi...kau sudah gila..'' desis Divara menantang..
Dilan menggertakan giginya.....ia melangkah mendekat...
''Diluar sana ada banyak suami melakukannya Divara, dan para istrinya cukup mengerti dengan kebutuhan suami...''
Divara mengangguk...
''Aku ingin bertanya kepadamu.....apaakah kau menemui Sinta di belakangku...''
__ADS_1
''Aku belum menemuinya Divara...''
''Dilan...aku ingin mengatakannya kalau aku bukan istri seperti teman-temanmu atau wanita di luar sana yang mengerti kegilaan suaminya....jika kau menemuinya lagi..maka aku pun bisa melakukannya Dilan...agar kau juga tau bagaimana jika kau disakiti....oleh istrimu sendiri...'' ucap Divara tenang...
''Aku akan membunuhmu Divara jika kau sampai menghianatiku....''tatap Dilan tidak terima..
''Dan aku pun akan melakukan hal yang sama Dilan....aku pun akan membunuh gairah di dalam dirimu padaku...kita tak akan pernah bisa bersama selamanya..''
Deg!!!!!
Dilan mengangguk...
''Aku akan tetap menemui Sinta...''
''Baik......aku juga akan mencari pria lain yang akan memuaskanku..'' ucap Divara membalikan tubuhnya dengan airmata yang menetes...
Namun..
Divara menghempaskan pegangannya dan menaikan sudut bibirnya...
''Kau tidak cemburu bukan......''
''Sinta lebih cantik dan lebih........''
''Memuaskan begitu....baiklah....mari kita mencari kesenangan bersama...''
__ADS_1
Dilan sungguh marah....
''Divara........''
''Akan aku buktikan aku juga bisa mencari seseorang yang lebih baik darimu Dilan...'' ucap Divara tersenyum dingin...
Divara melangkah menuju kamarnya dan menutup pintu di belakangnya dengan kuat....
Hening....
Dilan mengepalkan tangannya....tidak, apa yang sedang terjadi..mengapa ia tidak rela mendengar ucapan Divara...? tapi jika dia tidak menemui Sinta gadis itu akan mengancam bunuh diri.....dan atas masa lalu mereka Dilan tidak bisa berhenti untuk merasa bersalah jika terjadi sesuatu kepadanya..
Namun jika dia menemui Sinta maka Divara mengancam akan selingkuh sepertinya..lalu akan jadi apa rumah tangga mereka...??
Dilan menyandarkan tubuhnya di dinding kamar itu sambil memejamkan matanya...Dilan sungguh bingung...
Sesaat kemudian Divara keluar kamar, ia terlihat sudah rapi dengan dandanan yang cantik..keduanya saling menatap..
Disaat yang sama....ponsel Dilan berdering telp dari Sinta...
Dilan menatap mata Divara....
''Jika kau pergi maka aku benar-benar serius dengan perkataanku Dilan.......''ucap DIvara dengan tatapan sedih..
''Divara........''
__ADS_1
''Aku berjanji aku tidak akan menahan diriku lagi Dilan...aku bersumpah..kau akan merasakan sakit yang sama.......'' jerit Divara dengan jemari yang terkepal...........