
Dilan masih menahan pelukannya pada sang istri Divara..sementara Divara sudah kehilangan kepercayaan diri..ia sudah tak mampu lagi menatap mata Dilan ketika bicara, jika sejak awal dirinyalah yang mempertahankan pernikahan maka kali ini berbeda...Divara sudah tak punya kekuatan itu lagi ketika dia juga mengalami hal tak terduga...ia tau benar Mike psti tidak akan tinggal diam, dan ia harus merekan suaminya...
''Ada apa dengan Divara....mengapa kau memilih berhenti berjuang...? mengapa kau memilih menyerah,.....'' ucap Dilan dengan suara yang berat...
Dan kali ini Divara melepaskan pelukan dan berbalik menatap mata Dilan dengan rapuh, mereka berdiri di pertengahan tangga saling menatap...
''Mengapa seperti ini...mengapa kau bersedia menikah denganku kalau kau akhirnya menintai gadis lain..mengapa kau membawaku ke pesta keluargamu jika pada akhirnya....tubuh dan cintamu menjadi milik wanita lain....katakan Dilan...'' kali ini airmata Divara menetes di wajahnya yang terluka...ia terlalu sedih dan hancur ketika tidak mendapatkan cinta dari suami dan sekarang malah terjebak dengan mafia kejam bernama Mike,..semua ini tak pernah ada dalam bayangan Divara seumur hidupnya..bagaimana mungkin dia mendapatkan semua ini..bagaimana bisa ia merasakan perasaan kotor...?
Dilan membeku......
''Aku minta maaf membawamu dalam situasi ini Divara tapi kau masih tetap istriku bukan??? kau mendapat cinta dan kenyamanan sebagai istri...orangtuaku mencintaimu Divara...''
''Aku memang membutuhkan uang Dilan...tapi tu berat bagiku menerima ini semua...pernikahan seperti apa yang akan kita jalani...kita akan semakin menambah dosa....''
''Kita......? bukan dirimu tapi aku Divara...akulah pendosa itu...dan aku akan mengatakan kepadamu bahwa aku tak bisa meninggalkan Sinta namun aku tak bisa menceraikanmu Divara..kau bukankah itu cukup bagimu....aku bahkan tidak pernah menyentuhmu lagi sejak aku bersama Sinta...''
__ADS_1
Tangisan Divara pecah saat itu juga...
''Kau sangat kejam Dilan...kau telah menghancurkan hidupku...hidupku...dan akhirnya aku benar-benar tak tertolong lagi...'' ucap Divara lalu berbalik dan melangkah menaiki tangga...
''Divara...........Divara.........''
Hening....Dilan mengerang dengan rasa kesal..apa yang harus dia lakukan sekarang mengapa ia mulai terganggu dengan tangisan Divara...bukankah cinta sudah lama hilang darinya....?? sejak kehilangan Diza ia sudah tidak percaya wanita,....mereka hanya pelampiasan seperti Sinta..namun mengapa menatap Divara saat ini hatinya berdebar....?? Dilan sungguh tak mengerti apa yang telah terjadi kepadanya...pria itu memejamkan matanya sesaat...
***********
Seorang anak buahnya mendekati Mike di bawah tangga dan menundukan kepalanya...
''Bagaimana....''tanya Mike dengan sikap yang tenang...
''Hari ini nyonya Divara akan berbelanja seperti biasa dia sendirian jadi tuan Mike bisa....''
__ADS_1
Mike tersenyum penuh kemenangan, tidak sia-sia ia menempatkan salah satu pelayan sekaligus mata-mata di rumah Divara dan juga Dilan...Mike akan mendapatkan Divara apapun yang akan terjadi....dan akan menemui Dilan dan meminta mereka bercerai....Mike menaikan sudut bibirnya....
''Bagus....''
************
Setelah bersembunyi beberapa hari Divara akhirnya keluar dari rumah sembunyi-sembunyi dan berbelanja...
Menyusuri toko aneka snak dan makanan, Divara melampiaskan rasa kesalnya dengan makan..ia akan menghabiskan makanan ini di kamar dengan menonton drama semasa libur kuliah...
Ketika ia hendak mengambil buah anggur, seseorang juga mengambil buah yang sama tangan itu menggenggam tangannya hingga Divara sangat terkejut dan menoleh...wajahnya begitu pucat..
''Mike...'' jerit Divara dengan suara yang tercekat..
''Apa kabar sayangku, bagaimana rasanya melarikan diri dariku...'' desis Mike dengan sangat dingin....
__ADS_1
Divara di landa rasa pusing tiba-tiba...