Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Penyatuan Yang Indah


__ADS_3

Deg!!!!


Day memejamkan mata ketika bibir Will terasa panas melum** bibirnya Dayse dengan lembut dan hati-hati..getaran samar di dada keduanya tak mampu di tutupi....Will melepaskan ciumannya sebentar dan menatap mata Day seolah ingin bicara....betapa dia mencintai wanita ini,....betapa ia menginginkan Day dengan sangat besar,.....


Day begitu gugup di tatap sedalam ini oleh Will, biasaanya pria ini akan menyentuhnya dengan sedikit kasar dan penuh na*su namun kali ini berbeda..


''Apa kau siap melakukannya denganku....apa kau siap.....'' ucap Will dengan suara serak...


Day berdehem sedikit merasa gugup dan kehilangan pikirannya...namun ia menganggukan kepalanya...menatap wajah Will dari jarak dekat dan menciptakan keintiman yang indah ketika hangat nafas mereka saling menerpa di wajah keduanya...


''Tentu....aku istrimu Will, aku adalah milikmu sekrang..''


Will mengangguk...


''Tak bisakah aku berharap lebih dengan menjadikanmu milikku selamanya...''


Day kehilangan kata...ia terlihat sedikit bingung...lalu Will kembali melum** bibirnya meminta ia menatap Will...


''Jangan memikirkan orang lain di tempat tidurku sayang...aku tak suka..serahkan pada waktu karna aku cukup bahagia...untuk saat ini kau adalah milikku..'' bisik Will dengan lembut..


Day menganggukan kepala dengan senyum salah tingkah..jemari Will mulai bergerak untuk menyentuh kaos yang terbuka itu dan menyentuh kancingnya dan menurunkannya sampai ke pinggang dan membuat pa yu da ra Day menggantung ranum....


Will tersenyum ketika bibirnya kembali melum** bibir Day dengan begitu lembut sementara jemari Will naik dan menyentuh pa yu da ra nya dan memainkannya dengan kedua tangannya yang besar...


Will sedikit terkejut ketika Day membalas ciumannya, ketika bibir Will mengum** bibirnya, Day membuka diri dan membalas pagutan bibir Will yang lembut namun sungguh nikmat...entah sejak kapan tubuh keduanya sudah polos dengan saling memberi kenikmatan,...ciuman itu terasa panas ketika Day mulai membalas his*pan Will yang panas,...


Bibir Will semakin menggila dengan memasuki bibir Day dan mengecupnya dengan penuh hasrat, sementara pa yu da ra Day sudah pasrah di dalam genggaman Will...


''Arrrggh.......kau selalu indah sayang...''


Will menyandarkan tubuh Day di bantal yang sedikit lebih tinggai hingga memudahkannya menyentuh Day yang sudah pasrah..


Day tersenyum menyadari bibirnya terasa sedikit kebas...sementara Will semakin ganas saja menyentuhnya...


''Will.....'' desah Day mulai di kuasai gairah

__ADS_1


Day mengalungkan tangannya di leher Will ketika pria itu mulai menjl*ti lehernya yang lembut...memberi kecupan seringan bulu yang membuat Day mendesah,...sengatan gairah itu terlalu dalam dan panas...ketika lidah Will menjalar turun mendekat dadanya yang seputih susu,


''Arrrhhggghh Will......'' suara Day terengah-enngah mulai merasakan nikmat yang terlalu kuat menguasainya...


Will terkekeh ketika Day tak henti mengerang nikmat yang membuatnya tertantang semakin memberi kenikmatan lebih yang di inginkan istrinya...


Will menjauhkan tubuhnya sebentar dan menatap Day dari atas, menikmati wajah berkabut Day yang merona memerah tanda ia sedang di kuasai gairah....


''Aku mencintaimu Dayse Morgan.,..''


''Hah.....''


Dayse tak sempat membalas kata-kata Will karna pria itu kembali menundukan kepala dan mengul*m p*ting pa yu da ra Day yang menegang sempurna....


Mengecup dan meninggalkan jejak basah dan membuat Day menggila, tubuhnya bereaksi namun Will berhasil menekannya agar tidak bergerak...


''Will.....''nafas Day terengah-engah ketika bibir tebal Will kembali memainkan put*ng pa yu da ra Day dengan lidahnya...menjil*tinya dan kembali mengul*mnya seolah dahaga...


Pria itu bergerak naik setengah menindih tubuh Day hingga wanita itu tak dapat bergerak atau melepaskan diri..Will terus menyerang put*ng pa yu da ra Day, menghis*pnya bergantian dan menyedotnya seolah haus...


Suara Day terdengar serak ketika Will tidak membiarkannya membalas dan hanya menikmati sentuhan Will yang ahli dan membuatnya mengigil karna kenikmatan yang terlalu kuat...


''Panggil namaku sayang,...oh Day...kau sangat nikmat....'' bisik Will kembali mencumbu pa yu da ra Dayse yang indah...dan menghis*pnya sekali lagi, sementara lidahnya bergantian memainkan pa yu da ra Day hingga membuat Day kewalahan...sementara itu...


Jemari Will bergerak turun dan menyentuh inti Day dan memainkannya dengan tangan kekarnya...


''Aaarrggghhh....cukup Will...''


Desah Day mendorong tubuh Will menjauh...pria itu sedikit terkejut ketika Day mendorong tubuhnya ke ranjang...sementara jemari Day menangkap kej*ntanan Will yang menegak dan keras, lalu memainkannya dengan jemari lentiknya hingga Will yang mengerang...


''Day....hentikan....''


''No.....kini giliranku menyentuhmu...''


Will membeku ketika Day menunduk dan mengul** milik Will hingga pria itu mengerang nikmat..dan milikk Will sekeras batu...

__ADS_1


Sementara Day terus menj*lati milikk Will dan membuat pria itu tak kuat menahan hasratnya lagi,seakan tubuhnya akan meledak dalam gairahnya sendiri..


Will mendorong tubuh Day menjauh dan menekannya di ranjang...ia tersenyum melihat senyum kemenangan di mata Day, dan ia kembali melum** bibir Day....sementara itu milikknya bergerak memasuki milik Day yang hangat dan basah siap untuknya..


Will menggertakan gigi ketika milikknya menerobos milik Day, hingga erangan nikmat lolos di bibirnya...tubuh mereka bersatu dengan indah...


''Aaarrgghhh...Day...kau sangat nikmat sayang...''


Will mulai bergerak memacu miliknya dan membawa Day semakin tenggelam dalam lautan kenikmatan yang begitu indah,...


''Will.....'' desah Day memeluk tubuh pria itu dan mendekapnya dengan erat..memejamkan matanya ketika Will terus bergerak mencari kenikmatan yang seolah tak pernah habis melanda keduanya....


Oh...perasaan apa ini...mengapa indah sekali, mengapa..ia merasakannya dengan Will....??


Day menajamkan tatapannya pada mata Will yang terbakar dalam gairah bersamanya..ketika pria itu juga menatapnya dengan dalam....hati Day bergetar,....


Oh...apakah mungkin dia telah...


Day sedikit terkejut ketika ia dan Will sama-sama bergerak menuju puncak kepuasan...ketika tubuh Will bergetar..seketika itu Day mendekatkan wajah...menggunakan nalurinya..ia melum** bibir Will membiarkan mereka meraih puncak bersama dengan kenikmatan ganda...


Nafas keduanya terengah-engah ketika sisa kenikmatan itu masih membekas...mereka masih saling menatap, sisa keringat membasahi keduanya....


Hening ketika Will tersenyum, setelah berhasil menumpahkan semua benihnya di dalam diri Day dan berharap ia tumbuh disana dan menolongnya mendapatkan Day...


Day tak sadar jika Will benar-benar menyiapkan dirinya untuk malam ini...


Tubuh Will masih berada di atas tubuh Day dan ia mengecup dahi istrinya dengan lembut....


''Apa kau lelah...aku menyentuhmu dengan kasar, apakah aku menyakitimu..'' suara Will trdengar sungguh merdu di telinga Day....


Dayse tertawa...memperlihatkan senyum manisnya di mata Will..hingga tawanya menguap ketika sadar tajamnya tatapan Wil membuatnya gugup..


Dayse mengigit bibirnya....


''Aku baik-baik saja Will...baik-baik saja...'' bisik Day meraih tubuh Will jatuh dan memeluk tubuhnya...

__ADS_1


Deg!!!!!


__ADS_2