Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Hati Diza Yang Hancur


__ADS_3

Diza terbangun dari tidurnya dan langsung di hadapkan dengan rasa nyeri pada miliknya yang begitu kuat menghantam kesadarannya, Diza tak pernah membayangkan jika rasa sakit ini masih begitu kuat ia rasakan sampai matanya berkaca-kaca...


''Arrrggghhh....''


Diza belum sepenuhnya sadar dari ingatan terakhirnya karna baru saja bangun tidur, namun ketika ia membuang pandangan..gadis itu membeku melihat sosok Mark tengah tertidur lelap dengan tubuh polos di bawah selimut yang sama dengannya...betapa hancurnya perasaan Diza..ini bukanlah mimpi..bukan mimpi...


Ini bukanlah mimpi..........


Gadis itu memegang pelipisnya dengan jari yang bergetar..seiring airmatanya yang menetes penuh rasa sakit di wajahnya..hancur sudah harapannya, hancur sudah masa depan, cinta dan segalanya..bagaimana bisa.........


Bagaimana ia bisa begitu bodoh.....?? Diza menundukan wajahnya dalam-dalam, menangisi hidupnya yang suram dan gelap, bagaimana bisa dia melakukannya dan menghianati Dilan..


Saat itulah Mark membuka matanya lebar-lebar, ia menatap tajam ke arah Diza yang sedang menangis.,..sebenarnya ia sudah bangun sedari tadi, ada pekerjaan rahasia yang memanggilnya dan ia baru saja kembali dari pekerjaan keduanya..Mark baru saja tidur beberapa menit, isakan Diza yang menyayat hati membuat Mark tersenyum ketika membayangkan bagaimana malam panas itu membuatnya melayang dan merasakan kenikmatan ganda yang begitu luar biasa....Mark merasa puas dan merasa berbeda, tubuhnya menjadi lebih bersemangad dari sebelumnya itu artinya ia tak bisa melepas Diza terlalu lama...menikah adalah cara ampuh untuk mengikat Diza,


Meski prinsip hidupnya sedikit bergeser..semula ia sama sekali membenci pernikahan namun sekarang...ia menginginkan pernikahan...ia ingin selalu bersama gadis ini entah mengapa....pesona Diza senyumannya..airmatanya membuat Mark merasa candu.....seluruh yang ada pada Diza membuat gadis itu layak menjadi istri seorang Mark Wiley, dan dia tak akan melepaskan Diza....


Mark akhirnya menegakan tubuhnya dan menatap punggung Diza yang tertunduk...tubuh Diza bergetar dalam isakan sedihnya,...hingga pria itu sedikit terdiam...


''Diza.....''


Mark menyentuh bahu Diza dengan lembut namun karna Diza merasa ia di perk*sa semalam, gadis itu seakan enggan di sentuh Mark sedikitpun, betapa ia membenci pria ini...


Diza membalikan tubuhnya memegang gemetar selimut di dadanya, ia sungguh benci melihat wajah baik-baik yang di tampilkan pria ini ia sungguh membencinya...mereka saling menatap tajam, Mark memilih diam dan menilai airmata yang jatuh di wajah Diza yang tersiksa tentu saja...tentu saja dia baru saja kehilangan kesucian hal yang paling berharga dari seorang gadis, jadi Mark mengerti betapa syok, terguncangnya gadis ini,...dan secara Psikologis..Diza memang tampak terpukul..Mark mengedarkan tatapan elangnya pada sekitar leher dan dada Diza yang meninggalkan jejak merah, akibat cumbuannya yang penuh nafs*...pria itu menaikan sudut bibirnya bangga..Diza adalah mutlak miliknya mulai dari sekarang...tak ada yang bisa merebut Diza darinya termaksud Dilan..


Bagi Diza ia sudah tidak tahan lagi, segala kata makian dan sumpah serapahnya untuk seorang Mark sudah ada di kepalanya tinggal ia memuntahkannya kepada Mark Wiley...


''Kau jahat....mengapa kau melakukannya Mark,...mengapa kau tega..aku pikir kau adalah seorang malaikat tapi ternyata kau tidak lebih dari..........'' kata-kata Diza terputus dramatis ketika menyadari tatapan Mark yang menajam..tubuhnya gemetar..

__ADS_1


Pria itu menyeringai...meraih Diza dalam sekejap dalam rengkuhan kedua tangannya sinar matanya membara.....


''Mengapa kau tidak meneruskan perkataanmu...''


Airmata Diza menetes.......


''Kau....kau bajingan...kau sakit, kau benar-benar seperti......'' suara Diza lagi-lagi terputus dramatis....


Hingga hanya tangisan yang mewakili apa yang di rasakannya hari ini..sakit sekali ketika bangun pagi dan menyadari kalau dirinya sudah tidak sama lagi dengan dirinya dulu..bagaimana mungkin itu terjadi kepadanya...di usia muda Diza harus merasakan kehilangan kesucian dengan dramaitis apalagi di lakukan dengan paksa dengan pria yang tidak ia cintai...


Deg!!!!


Diza membeku ketika tubuhnya berpindah tempat ke dalam pelukan posesif Mark yang begitu erat...hanya keheningan yang melanda..Mark membiarkan Diza memukul, mencakar dadanya yang polos sebagai pelampiasan rasa sakitnya dan pria itu haanya diam menerima semuanya.,...ia menghormati hilangnya kesucian Diza karna dirinya meski...ia memang tidak menyesal melakukannya, kadang kau harus bertindak berani atau kau akan kehilangan dan Mark tidak suka kegagalan apalagi kehilangan apa yang dia suka.. pria itu memeluk Diza mendekapnya dengan erat......


''Aku akan bertanggung jawab.....'' ucapnya dengan ketegasan seorang Mark Wiley....


Diza melepaskan pelukannya dan menatap mata Mark dengan sakit hati....


''Kau sudah gila dengan berpikir aku bersedia menikah denganmu setelah apa yang kau lakukan kepadaku Mark......Diza menggertakan giginya.....di sela airmatanya yang menetes...ia menggeleng penuh rasa sakit.....tidak akan ada pernikahan..aku sama sekali tak butuh tanggung jawabmu....kau dengar itu...aku tidak butuh....''


Deg!!!!


Mark menatapnya dalam ketenangan yang dingin, ia menarik sudut bibirnya membentuk seringai....


''Kau sedang sedih, jadi nanti saja kita bicara Diza sayang.....sekarang aku kita akan membersihkan diri bersama....lalu sarapan...''


''Aku bisa sendiri..aku tak butuh bantuanmu..''

__ADS_1


Mark mengangkat bahu memilih tidak memaksa, karna ia tau gadis kecil ini sedang marah karna kehilangan jadi..Mark memutuskan untuk tidak semakin membuat Diza marah...


Diza menarik selimut bersamanya, karna ia tak sudi menunjukan tubuhnya di hadapan pria bajingan ini..


Dan begitu ia bangun, mata Mark jatuh pada bercak darah di di sprei sebagai noda kesucian yang menjadi tanda...Diza benar-benar telah menjadi miliknya..


Hati Mark di penuhi rasa bahagia, sembari matanya tajam menatap sosok Diza yang berusaha berdiri namun tubuhnya menjadi goyah..


Rasa sakit itu begitu menusuk inti DIza hingga ia mengerang ketika kedua kakinya tak mampu menahan tubuhnya..


Diza gemetar pasrah ketika tubuhnya goyah dan akan membentur lantai...namun ia terkejut ketika Mark menangkap tubuhnya dengan cepat hingga tubuhnya jatuh ke dalam pelukan posesif Mark yang begitu kuat..


Mata mereka bertemu dengan tatapan beku......Mark menataop Diza dengan tajam....


''Kau tidak punya pilihan sedikitpun Diza..kau perlu aku untuk membersihkan dirimu...akulah penyebab semua ini..dan akulah yang akan memulihkanmu..''


Diza menggit bibirnya dengan menahan perasaan marahnya yang mulai bertumpuk dan sialnya dia tidak memiliki kekuatan sama sekali.....


Diza membuang muka tak ingin menatap seorang Mark lagi, ia pun hanya terdiam ketika Mark membawanya ke dalam gendongan ala bridal stile dan membawa tubuh lemahnya untuk mandi...


Mark membawa Diza dan membantunya membersihkan dirinya...


Sementara ponsel milik Diza berdering, ada panggilan telp dari Dilan...


Novel Baru Yah....masih dalam proses....


❤❤❤❤

__ADS_1



__ADS_2