
Alex masuk ke dalam ruang kerjanya seperti biasa, namun langkahnya berhenti ketika melihat seseorang sedang menunggunya, Fania dan juga Daniel..
Pria itu lantas masuk dan menatap mereka dengan senyuman dingin..
''Tuan Alex...'' sapa Daniel dan Fania bersamaan.
''Duduklah....'' seru Alex singkat
Alex kemudian duduk di kursi kebesarannya sementara keduanya duduk di hadapannya dengan wajah yang tertunduk.. ALex memijit dahinya yang terasa sakit, entah mengapa hari ini hatinya merasa tidak enak namun tak tau mengapa, sesuatu di hatinya terasa sakit namun ia sama sekali tak mengerti mengapa ia merasakan itu...iapun lalu mengangkat wajahnya menatap lurus mantan anak buahnya yang kini berbahagia, yah...sungguh ironis....ia kehilangan kekasihnya namun Daniel mendapatkan cintanya..
Alex memutuskan memaafkan Fania atas kesalahannya demi cinta Daniel yang begitu besar kepadanya..
''Apa kabar tuan Alex..'' Fania menundukan kepalanya...
''Aku baik-baik saja...lalu bagaimana dengan kandunganmu..''tanya ALex melirik Daniel yang terlihat malu...
Alex memberikan mereka sebuah Hotel di luar kota untuk di kelola, hidup mereka baik-baik saja dengan kuangan yang stabil...apalagi sekarang mereka sedang menantikan kelahiran anak pertama.....
''Tuan Alex, aku punya sebuah kabar buruk...''suara Fania pelan dengan sedikit tidak enak...
''Kabar buruk..'' ulang Alex dengan mata yang tajam,
Daniel lalu meletakan sebuah undangan yang sangat mewah di atas meja kerja tuan Alex dengan sangat hati-hati.
''Apa ini sebuah undangan pernikahan....''
''Apakah kalian akan menikah.....'' Alex tertawa ringan namun itu tidak lama...ketika matanya menatap nama yang tak asing..
Jantung Alex berdebar pelan..
Daniel menunduk dengan tatapan menyesal,
''Seorang mata-mataku yang bekerja sebagai pelayan dirumah tuan Arkana mengirimkan berita jika, tuan Arkana dan nona Anastasya........''
Kata-kata Daniel terputus ketika ia menyadari jemari tuan ALex bergetar sembari memegang undangan di tangannya..
''Menikah.....?'' ulang Alex dengan suaranya yang bergetar...
Hening.........
Alex memandang kartu undangan yang lengkap dengan foto dan nama Arkana dan Ana yang sedang berpelukan, disitu terlihat jika Ana sangat menikmati pelukan Arkana, mereka seperti pasangan yang berbahagia...
Apakah ini mimpi...?
Alex begitu pucat karna terlalu terkejut, tidak mungkin Ana menikahi musuhnya...? bagaimana bisa...Aksana, menggunakan Ana untuk menghancurkannya..?
Alex mengusap wajahnya dengan kasar tanda begitu sakit hatinya saat ini..ia menatap kedua pasangan di depannya,
''Jadi pernikahan itu terjadi 3 hari lalu...''
__ADS_1
''Yah.....tuan Alex, mereka menikah di pulau milik tuan Arkana, pulau Grenn..'' Daniel menambahkan..
Alex kembali memejamkan matanya, meletakan lagi undangan itu di atas meja..ia tak sanggup untuk melihatnya lagi...
seluruh kepalanya berisi hanya Ana dengan rasa bersalahnya yang besar..pria itu brdiam diri dan itu menyakitkan untuk Daniel,
Yah...ia telah mengikuti tuan Alex Rule namun tak pernah melihat kesedihan di mata pria ini, yah...selama berhubungan tuan Alex tidak memakai hatinya, hanya dengan Analah..sang Tuan tampak mencintai dengan sungguh.
''Tuan Alex, aku mendengar kabar bahwa mereka akan kembali dan menetap di kota A, sembari tuan Arkana mengunjungi makam adiknya...''
''Makam Katren...'' desah Alex pelan...
Katren adalah adik kandung Arkana yang meninggal 3 tahun lalu karna obsesinya yang berlebihan, ia menggilai Alex namun tidak bisa mendapatkannya lalu mulai berhalusinasi,
Alex memejamkan matanya....
Dulu ia dan Arkana adalah mafia yang paling di segani dan mereka adalah teman akrab. karna itu Alex sering menghabiskan waktu di mansion milik Arkana, dan disitulah Katren jatuh cinta kepadanya..
Namun sekali lagi cinta tak bisa di paksa....
Alex menolaknya dan kegilaan Katren dimulai, ia mengadu pada Arkana bahwa ia dan Alex pacaran lalu Alex meninggalkannya..tentu saja sebagai seorang kakak Arkana percaya...
Keduanya mulai terlibat pertengkaran kecil karna Alex membantah semua perkataan Katren, Arkana sangat marah dan memintanya untuk menerima sang adik namun sekali lagi...ALex menolak karna ia menganggap Katren adalah adiknya, hingga satu malam...
Katren memasuki kamarnya dan melakukan hal di luar kendali, Katren melepaskan semua pakaiannya dan meminta Alex menyentuhnya...
Terjadi pertengkaran lagi dan saat yang sama Alex memutuskan pergi dari rumah itu sekaligus memutuskan persahabatan mereka...
Katren yang sangat marah obsesinya tak sampai lalu memutuskan bunuh diri dan meninggalkan surat bahwa Alex telah membuatnya mati dalam keadaan hamil..
Permusuhan antara Arkana dan Alex di mulai....
*******************************************
''Jadi...Arkana menikahi Ana untuk menyakitiku...'' Alex menebak sendiri....
Daniel menundukan kepalanya lagi.....
''Tentu tuan..namun nyonya Ana mendapatkan segalanya disana.kekuasaan seorang Arkana, dia mendapatkan kekayaan yang tidak sedikit tuan Alex, nyonya Anastasya Arkana..itu adalah namanya sekarang..'' Daniel menambahkan..
''Ana juga menikahinya karna uang....'' ALex tertawa kesal..
Mengapa Ana mengirimkan pesan seolah ia masih mencinai Alex, mengapa...? apakah itu sebagai bentuk pembalasan karna Alex lebih dahulu membohonginya...
Oh...Ana.......
''Bagaimana sekarang tuan ALex, apa yang akan tuan lakukan..? mata-mata kita akan terus melaoprkan setiap detail kehidupan nyonya Ana disana..
Alex mengangguk,
__ADS_1
''Siapa nama mata-mata kita...''
Daniel dan Fania saling menatap..
''Dia adikku namanya Hani..dia adalah asisten nyonya Ana sekarang.''
''Hani...''ulang Alex merasa lega...lalu tersenyum..
''Aku akan memikirkan semua langkah yang akan aku ambil, sementara itu...aku ingin terus mendapatkan kabar darinya..''lirik Alex tegas..
''Baik tuan..''jawab keduanya bersamaan...
***********************************************
Ana terkejut ketika tubuhnya di jamah di tengah malam, bahkan ia belum sempat memakai piyama tidurnya krna Arkana selalu meminta bercinta dengannya..
Ana mengeluh ketika puncak dadanya kembali dikul*m dengan penuh hasrat..ketika pria itu menaikinya dengan cepat...
Ana membuka mata ketika bertemu dengan mata hitam yang pekat itu..
Keduanya bertatapan....
''Sayang....'' Arkana sudah menempatkan tubuhnya di antara tubuh Ana bersiap untuk menyatukan diri untuk kesekian kalinya..
Ana sedikit mengerang...
''Bukankah tadi sudah........''
''Ssst...aku kembali menginginkanmu Ana sayang..kau sangat indah dan aku...selalu ingin dan ingin berada di dalam dirimu...''
Sambil berkata........
Tubuh Arkana bergerak memasuki Ana dan tersenyum puas karna tubuh Ana selalu bisa menerimanya dalam segala waktu...
Tentu saja ia tak pernah merasakan kenikmatan ini bersama wanitanya yang lain..Ana berbeda, keseluruhannya membuat Arkana menggila...
Pria itu kembali melum** bibir Ana dan membawanya dalam kepungan gairah yang selalu membuatnya gila....
''Apa kau menikmatinya sayang....''bisik Arkana di sela gerakannya yang sedikit lebih kasar....
Ana mengangguk...
''Aku menikmatinya...tentu saja..''
Arkana mengangguk bangga dan segera memeluk tubuh Ana dengan erat tak menyadari bahwa ada airmata yang menetes disana...
Ana memejamkan matanya.....
Tidak apa Ana, semua akan sebanding dengan yang akan kau dapatkan bukan.....? Ana mengeraskan hatinya..........
__ADS_1