Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Bertemu Lagi


__ADS_3

Hari-hari di lalui Divara dengan kebahagiaan, meski Dilan telah meninggal namun ia tidak sedikitpun kekurangan kasih sayang dari keluarga Dilan terutama Hani dan Danar, adiknya Kiara yang memang telah menjadi anak angkat dari keluarga Lois selalu menemaninya di sela waktu senggangnya...


Usia kandungan Divara memasuki kandungan 4 bulan...dan ia sedikit beruntung sejak kematian Dilan..Mike sudah tidak terlihat lagi...Mike pergi entah kemana dan Dilan bisa sedikit bersyukur karna itu..


''Ibu harus pergi kerumah, ibu Ana karna kami sedang ada arisan Divara...Kiara akan menemanimu berbelanja..bagaimana..''


Divara tersenyum lalu menggenggam jemari sang ibu mertua yang sudah seperti ibu kandungnya itu...


''Aku baik-baik saja ibu, jangan memperlakukanku seperti orang sakit....Kiara menemani ibu saja seperti biasa...''


Hani menatap Kiara yang selalu manja kepadanya, dalam hatinya Hani bersyukur ia mendapat dua anak perempuan yang baik dan perhatian plus calon cucu yang sangat sehat, kemarin mereka mendengar detak jantungnya meski dan yang lebih membahagiakan Hani adalah...Divara mengandung bayi laki-laki dan tidak keberatan kalau Hani akan menamai dia Dilan...


kehadiran Kiara yang tak pernah meninggalkan dirinya membuat Hani merasa tidak sendirian..kemanapun dia pergi maka Kiara akan selalu menemani dirinya..bahkan di acara penting ia mengenalkan Kiara sebagai anak bungsunya...dimana ada Hani disitu ada Kiara.


''Tapi Divara....''


''Aku bisa pergi sendiri bersama supi, kata dokter aku tidak boleh terlalu diam dan harus banyak bergerak...''


Hani akhirnya mengalah....


''Baiklah....hati-hati sayangku...''

__ADS_1


Hani memberi pelukan hangat kepada Divara lalu Kiara tersenyum...dan memeluk Divara...


''Hati-hati kakak...''


''Baiklah....''


Mereka pun akhirnya terpisah di masing-masing mobil, sementara Divara masuk ke mobil bersama supir kepercayaan keluarga Lois., meluncur menuju pusat perbelanjaan...sementara ia tidak menyadari bahwa sebuah mobil mewah mengikuti mobilnya sedari tadi...


Setelah menempuh perjalanan beberapa menit, mobil menepi di parkiran Mall..


''Tunggu saja disini yaah...'' ucap Divara lembut..


''Baik nyonya...''


Pada saat singgah di sebuah toko khusus ibu hamil...mata Divara tertuju pada sebuah baju bayi yang begitu mungil dan mulai menatapnya dengan senyuman...


Ketika ingin menyentuhnya seseorang lebih dahulu menyambar baju bayi itu, Divara menoleh dan menemukan sepasang suami istri yang menatapnya tajam..


''Ini milikku...''ucap wanita yang sudah hamil tua itu dengan keras...


Divara menghela nafas, mengapa dia kasar sekali padahal Divara yang lebih dahulu mengambil baju itu namun dia merebutnya...

__ADS_1


''Kau pasti hamil di luar nikah..lihat saja dia pasti baru saja lulus SMA cerca wanita hamil itu dengan wajah culas..''


Divara terkejut....


''Mengapa kau menghinaku..''


Namun kata-katanya membuat suami sang wanita mendekat dan menatang...


''Kau mau apa anak kecil...dasar tidak tau malu, kau pasti tidak punya siapapun...''


Suara pria itu terputus ketika tiba-tiba saja dari arah belakang seorang pria mencekal lengannya sampai hampir patah..erangan kesakita terdengar pilu karna pria itu semakin memperkuat cengkramannya.,...


''Beraninya kau menghian istriku...'' suara pria itu meninggi,..


Dan Divara sungguh terkejut melihat sosok Mike entah dari mana tiba-tiba saja muncul di hadapannya...Mike...dia tidak salah lihat bukan...??


''Aaampun tuan....''


''Aku akan mematahkan tanganmu...''teriak Mike dengan murka..


Divara begitu syok sampai kehilangan suaranya......

__ADS_1


Disaat yang sama Mike menatap ke arahnya lalu perutnya...


Deg!!!!


__ADS_2