Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Pernikahan Indah


__ADS_3

Setelah di lakukan perundingan lebih dahulu, dan demi menghormati siapa yang lebih tua maka di putuskan Alex lah yang akan menikah lebih dahulu setelah itu di susul oleh pasangan Dave dan juga Maya..


Segala persiapan sudah di lakukan, Aira memutuskan mengundang Nela dan ayahnya Ramon sebagai keluarga darinya, bagaimanapun Nela adalah kakak tirinya meski hubungan mereka tak baik namun Aira memutuskan tak akan mendendam. lagi pula dia sedang hamil..


Ana dan Maya, dan juga Nela sedang menemani Aira di kamar rias, melihat Aira di makeup..sesekali mereka memberi masukan tentang riasan pada wajah Aira..


Ana mendekati Aira dan menyentuh bahu Aira dengan lembut...menatap ke arah cermin dan menahan tatapannya disana..


''Aku yakin ayahmu akan senang melihatmu menikah dengan Alex...jadi Aira berbahagialah, yakinlah kalau Ayahmu akan sangat merestuimu dari atas sana...''


Mendengar perkataan Ana membuat mata Aira menjadi panas, membayangkan jika sang Ayah yang seharusnya menemaninuya di hari pernikahan namun semua seakan tak akan pernah menjadi kenyataan..ia sendirian, dan tak tau siapa yang akan menemaninya di altar nanti, menggantikan sang ayah....


''Aku sedih kak Ana...'' mata Aira menjadi panas....


Hingga Maya dan Nela mendekat dan menenangkan Aira dengan mengelus punggung Aira..


''Aira...yakinlah apa yang Tuhan ijinkan terjadi itu yang terbaik..kau harus bahagia dengan begitu, ayahmu akan tenang....''ucap Maya membelai rambut Aira dengan sayang...


Yah...Aira adalah pengantin yang paling kecil, dan wajar ia sedikit lebih di perhatikan, Ana mengangguk dan menatap mata Aira...


''Jika kau mau..kak Arkana bisa menjadi pendamping di pernikahanmu....''


''Apa......'' desah Aira sungguh haru...


Pada saat yang sama..pintu kamar terbuka dan sosok Arkana masuk, ia bermaksud mencari Ana karna putri mereka menangis...namun langkahnya terhenti dan ia mengerutkan kening ketika di tatap oleh para wanita yang sangat cantik ini. mau tak mau hatinya di liputi penasaran,...


''Apa yang kalian inginkan dariku...'' ucap Arkana dengan tatapan ingin tau...


Ana tersenyum lembut...


''Sayang...Aira ingin bicara kepadamu...''ucap Ana mengulurkan tangan meminta Arkana mendekat...


Arkana mengangguk patuh kepada istrinya dan mendekat...ia merasa tersentuh ketika melihat tatapan mata Aira yang kemerahan..


''Kau menangis Aira..ada apa,..apakah ada yang menyakitimu...'' ucap Arkana semakin di buat penasaran...


Aira berdiri airmatanya turun begitu saja ketika menatap mata Arkana yang begitu tenang dengan aura seorang ayah yang terlihat...


''Kakak....seperti yang kau tau...aku telah kehilangan ayahku, jadi....aku....tak punya siapaun untuk mengantarku ke altar...'' tangisan Aira pecah di ikuti Maya yang juga merasan hal yang sama..ia juga tak punya orangtua dan berniat meminta kak Arkana juga bisa mendampinginya di pernikahan nanti..

__ADS_1


Suasana menjadi haru biru, makeup sudah luntur karna airmata yang menggenang...


''Katakan saja Aira...aku akan melakukan aapapun yang kau minta...''


Hening....


Aira mengangkat wajahnya, dan menguatkan hatinya untuk bicara...


''Kakak...bisakah kakak mengantarku menggantikan Ayahku...'' suara Aira bergetar menahan kesedihan...


Arkana menatap ke arah Ana, dan istrinya mengangguk setuju...ia pun menyentuh pundak Aira dengan senyuman haru...


''Apakah kau tau Aira jika di pernikahanku dulu...Alex juga yang menjadi pendamping istriku Ana....''


Aira terkejut dan menoleh kepada Ana, wanita itu menganggukkan kepalanya setuju...


''Benarkah...aku tak menyangka...''


''Aku juga berasal dari panti asuhan seperti Maya, kami benar-benar sebatang kara dan tak punya orang tua Aira,...''


Aira mengangguk merasa sedih karna nasib mereka sama sekarang....


''Aira hari ini..aku pun akan melakukan hal yang sama...ijinkan aku menjadi pedampingmu...menggantikan ayahmu...berjanjilah Aira...kau jangan pernah menangis lagi...Alex adalah pria yang baik, dia seperti adik bagiku dan aku....akan selalu melindungi keluarga kita,...''


Aira tak mampu menahan rasa sedih bercampur bahagianya, airmatanya tumpah karna tak mampu menahan rasa harunya, Aira seketika memeluk tubuh Alex dengan begitu erat, bahkan tubuhnya gemetar tak mampu menahan rasa sedihnya..


Ruangan makeup itu seketika di liputi keharuan yang begitu dalam..


''Kak Arkana terimakasih...terimakasih banyak...'' isak Aira menumpahkan semua perasaan sedihnya...


''Tersenyumlah Aira...jemput kebahagiaanmu bersama Alex...''ucap Arkana sedih...


Sementara Ana, Maya dan Nela ikut menenangkan Aira, karna ia sedang hamil dan tak boleh terlalu sedih...


***********************************************


Alex berdiri dengan gugup ketika matanya tak henti menatap ke arah pintu yang tertutup. mereka menikah di sebuah Gereja, pernikahan itu di gelar sederhana karna Aira masih dalam suasana duka karna kehilangan sang ayah,. Alex berdehem, sedikit menoleh ke arah Pendeta yang tersenyum kepadanya..senyum yang mampu menenangkan dirinya.


Sementara beberapa teman dekat dan keluarga terdekat tampak hadir, berdiri di ruangan dan menanti sang pengantin keluar..

__ADS_1


Hingga akhirnya waktu yang di tunggu akhirnya tiba.,..sosok Aira berdiri dengan wajahnya yang manis, walau matanya terlihat bengkak karna menangis...Aira mengapit lengan Arkana yang berdiri tampak gagah sebagai pendamping Aira,...


Hening yang khidmat..ketika Arkana dan Aira melangkah pelan di atas lantai yang di penuhi dengan taburan bunga putih, menuju tempat Alex sedang menantinya seperti seorang pangeran yang menanti sang putri.


''Jangan gugup Aira....kita hampir sampai..'' bisik Arkana dengan sangat tenang...


Aira tersenyum...ia sedikit menoleh...


''Kakak....terimakasih sudah mengingatkan aku...'' bisik Aira penuh rasa hormat..


Akhirnya mereka sampai di hadapan Alex, lalu Arkana meletakan jemari Aira di dalam genggaman Alex dan menatapnya...


''Aku menyerahkan Aira kepadamu Alex....''


Alex tersenyum dan menatap mata Arkana...


''Terimakasih Arkana...kau adalah pendukung terbesarku,...'' ucap Alex dengan mata yang basah...


Arkana menganggukan kepala, ia merasa sungguh lega karna hari ini bisa melihat pernikahan Alex secara langsung, dan menjadi saksi penyatuan Alex dengan wanita yang ia cintai selain Ana..


Bagi Arkana, suatu beban dan rasa bersalah selama ini ketika melihat kesendirian Alex yang menyakitkan hatinya, bagaimanapun, ia dulunya menjadi orang ketiga di antara cinta Alex dan Ana,...namun sekarang..beban itu terangkat ketika menyadari Alex sudah menemukan pendamping hidup...


Arkana benar-benar lega, lalu membalikan tubuhnya dan melangkah menghampiri istri dan anaknya yang telah menantinya...


Alex menatap Aira dengan senyuman lega....dan mulai berkonsentrasi ketika pendeta memulai doa-doa untuk mereka...dan janji suci pernikahan itu di ucapkan dengan snagat lancar oleh Alex maupun Aira di hadapan Tuhan mereka dan pendeta, juga para keluarga dan tamu...


Pendeta tersenyum....


''Dengan demikian, aku menyatakan kalian sebagai suami dan istri di hadapan Tuhan, apa yang sudah di satukan Tuhan tidak dapan di ceraikan manusia...Amin.''


Suara riuh tepuk tangan memenuhi ruangan, ketika Alex dan Aira di nyatakan sebagai pasangan suami dan istri. sementara keduanya saling menatap dengan rasa haru...


''Jadi kau adalah suamiku..Alex...'' tatap Aira dengan mata yang basah...


''Hey...istriku..berhenti menangis....yah...aku adalah suamimu sekarang, aku...adalah pemilikmu sekarang..dan aku mencintaimu...'' ucap Alex dengan suara yang tegas....


Aira menganggukan kepala, ketika Alex mendekat dan mengecup keningnya dengan lembut dan keduanya berpelukan....


Hai.....kita akan segera memasuki Season Yang Kedua Yah..tentang kehidupan anak-anak mereka nanti....jadi siap-siap baper.....❤❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2