Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Milik Seorang Mark


__ADS_3

Diza mulai merasa ada gejolak panas dalam dirinya yang tak pernah di alaminya sebelumnya. bagaimana mungkin dia merasakan ini..bagaimana bisa tubuhnya merasa ingin di sentuh...?


Padahal Diza belum pernah melakukan hubungan sebelumnya, hal pertama yang ia lakukan hanyalah sebatas ciuman, dan ciuman itu di lakukannya kemarin bersama pria yang ia cintai yaitu Dilan..


Mark merasa terbakar......


Melihat tubuh Diza yang mulai gelisah..karna itu Mark menundukan tubuhnya dan menarik Diza ke dalam pelukannya dan membawanya ke dalam kamar, meski gadis itu terus meronta sekuat tenaga tak ingin di sentuh..namun perlawanannya tidak berarti sama sekali..tubuh Mark yang jauh lebih tinggi dan berotot membuatnya ia tak bisa bahkan untuk memukul..


Mark lalu menghempaskan tubuh Diza ke ranjang dan menatapnya tajam....sembari membuka satu persatu kemeja miliknya dan melepaskannya sembarangan ke lantai kamar,..


Mata Diza bersinar memandang otot milik Mark yang membuatnya hanya melonggarkan tenggorokannya...obat itu perlahan tapi pasti mulai bereaksi dan menguasainya,..meski Diza masih memberikan perlawanan terakhir dengan menutup wajahnya,..tubuhnya berguling-guling sepanjang ranjang itu..


Tidak....mengapa ia ingin menyentuh Mark...oh Tidak dia sudah gila...bagaimana ini..?


Disa gemetar ketika sebuah tangan menarik tubuhnya dengan paksa dan mendorongnya agar terlentang....membuat mata keduanya saling menatap tajam,...Mark mengerti pandangan Diza mulai tidak fokus..beberapa kali gadis itu mengerang ketika jemari Mark menyentuh daerah sensitif..


''Ja..jangan....aku mohon...'' isak Diza berusaha kuat mempertahankan kesadarannya...ia menatap fokus namun begitu jemari Mark menyentuh gaunnya Diza mengerang,


''Apa yang kau rasakan sayang...bukankah nikmat....'' desh Mark menaiki setengah tubuh Diza dan memandangnya dari atas.,...kej*ntanan yang tegak berdiri itu membuat Diza terpana..sungguh ia tak pernah melihat kej*ntanan seorang pria selama hidupnya..


Mata Diza seolah tak beranjak menatap nyalang tubuh kokoh Mark yang sempurna,...karna asik menikmati keindahan tubuh Mark..gadis itu terkejut ketika Dressnya terenggut dari tubuhnya dan terlepas,..sekaligus menyisakan pemandangan indah di balik itu...


Sebuah bra berwarna hitam pekat, tampak kontas dengan warna kulit Diza yang putih bersih...mata Mark bersinar tajam..


Sementara,...ia membimbing jemari Diza untuk menyentuh miliknya dan bermain-main dengan jemari lentiiknya...


''Waooww,.....'' desah Diza dengan terkejut ketika jemarinya penuh sesak dengan kej*ntanan Mark yang mengeras dan besar.....

__ADS_1


Kembali mata mereka bertemu, Diza telah kehilangan akal sehatnya..obat itu telah mengambil alih rasa malunya......


Mark tersenyum lalu mendekatkan wajahnya, melum** bibir Diza yang terbuka seolah siap menerima sepenuhnya bibir Mark yang mendesak masuk dan menyesap kehangatannya dengan cepat...lidah Mark mulai menjelajah dan berpagutan dengan lidah Diza yang tak mau kalah, saling melum** menghisap begitu panas...tak henti-henti bibir Mark mencencap dan mereguk kemanisan milik Diza yang membuatnya gila...setelah puas bermain-main disana..bibir Mark mulai menjelajan turun menjil*ti leher Diza hingga gadis itu mulai merintih nikmat..sementara jemari lentik Diza masih membelai milik Mark yang semakin mengeras....


''Oh...sayangku, kau sangat nikmat....''desah Mark kemudian bergerak turun menjil*ti permukaan pa yu da ra Diza yang masih di tutupi bra hitam,..


Mark mengecup gundukan mulus itu memberi his*pan kecil dan meninggalkan jejak kemerahan disana...erangan nikmat kembali lolos dari bibir Diza yang pasrah,....sementara branya seketika di lepas dengan cepat...


Mark mendesah menganggumi pa yu da ra Diza yang ranum dan belum tersentuh sama sekali...


''Mark....hentikan.....'' desah Diza sedikit mendorong kepala Mark yang mendekat namun pria itu menangkap tangannya dan mencekalnya dengan kuat agar dia tidak bergerak..


''Kau akan menikmatinya sayang..hanya dengan sentuhanku.......''


Diza menjerit....otaknya merasa beku ketika Mark menyentuh put*ng pa yu da ra nya dengan bibirnya, lidahnya mulai bermain-main dan lalu mengul*mnya lagi dan lagi dengan sangat lembut kali ini dengan lebih intens...menciptakan sengatan gairah yang begitu indah melambungkan Diza sampai ke awan...


Bibir Mark terus bertahan disana bermain-main dengan pa yu da ra Diza yang penuh di kedua tangan besarnya...lidahnya kembali menjil*ti permukaan put*ng pa yu da ra Diza dan meninggalkan jejak basah.,..sungguh terasa nikmat bagi Diza hingga tanpa sadar ia tak ingin Mark meninggalkan kenikmatan baru yang ia rasakan....


Kedua pa yu da ra Diza kembali di mainkan dengan intens,,..membawanya di dekat bibirnya dan kembali memberi his*pan kecil yang membuat Diza mengerang lagi dan lagi.....Mark menyedot habis pa yu da ra nya yang menegang sempurna dan terus menghis*pnya dengan penuh hasrat membara...


Diza seketika ingin mencoba hal gila di dalam hidupnya...sambil menjauhkan tubuh Mark, dari pa yu da ra nya yang masih di lum** Mark dengan intens, gadis itu bergerak naik ke atas tubuh Mark dan menyentuh milik pria itu dengan bibirnya..


Mark mengerang sedikit terkejut ketika bibir Diza mengul** miliknya dengan kuat..


Mark membeku ketika kenikmatan itu datang tiba-tiba dan menghempasnya sampai ke awan tinggi dan melemparnya kembali..bibir Diza terus mencecap dan menyedot intinya hingga Mark menggertakan gigi....


''Shhiiittt.....cukup sayang....cukup...''

__ADS_1


Mark menarik tubuh Diza yang pasrah...dan membawanya kembali untuk melum** put*nng pa yu da ra nya yang menegang sempurna.


''Ohh...Mark,....his*p...tolong..'' rintih Diza dengan ekpresi gemas...


Dan Mark melakukannya, bibirnya kembali menghis*p kedua pa yu da ra Diza bergantian dan melum*nya lagi dan lagi...


Sampai ia memutuskan sudah cukup..ia akan meledak jika tidak segera memasuki Diza..


Mark sudah membaringkan kembali tubuh Diza di atas ranjang dan miliknya sudah siap memasuki milik Diza yang masih rapat..


Gadis itu sedikit ngeri karna ini pengalaman pertama untuk dirinya...Mark tersenyum menatap sekujur tubuh Diza yang terdapat jejak mulutnya dan merasa puas..namun ia melihat ketakutan di wajah Diza...


''Sayang.....''


''Aaa...aku takut. apakah ini akan terasa sakit...''


Mark tersenyum lalu mendekatkan wajahnya....mengecup bibir Diza dan menenangkan dirinya....


''Akan sedikit sakit sayang namun....aku tak akan berhenti...tubuhmu akan mengenal milikku...tubuh kita akan bersatu sayang....'' desah Mark mulai menyiapkan dirinya...


Mark mulai membisikan kata-kata rayuan kepada Diza sambil memberi kecupan ringan yang akan mengalirkan perhatian Diza..di saat yang sama ketika Diza tidak fokus..


Mark menekan tubuhnya dalam-dalam menghentakannya lurus dan menembus kesucian Diza hingga gadis itu menjerti keras.....


''Tidakk......lepas.....'' Diza mulai menangis...


Tubuhnya seakan terbelah dan rasa nyeri itu langsung membuatnya sadar...nafasnya terengah engah ketika menyadari bahwa bukan Dilan yang menyentuhnya namun Mark...Mark yang mendapatkan kesuciannya...?

__ADS_1


Gadis itu terkejut dengan airmata yang jatuh......hatinya hancur berkeping-keping....


__ADS_2