
Mike mendekat tersenyum pada sosok Divara yang menatapnya dengan wajah pucat...pria itu menaikan sudut bibirnya..
''Apa kau takut kepada Mafia....''
''Hah....'' Divara melonggarkan tenggorokannya dengan senyuman pasrah,...
Mike tersenyum dan menjauhkan tubuhnya..ia memutuskan berhenti menakuti Divara atau wanita ini akan pingsan...
Mike lalu melangkah ke arah kulkas dan mengambil dua minuman kaleng dan membawanya di hadapan Divara,..
''Minumlah..jangan takut karna aku adalah mafia yang baik dan aku tidak akan mengambil keuntungan dari wanita patah hati sepertimu kecuali kau mengijinkannya...'' Mike mengedipkan matanya..
''Yah...siapa yang akan mengijinkanmu...tidak jangan bermimpi..katakan padaku, katanya kau mau membantuku..''
Miek membuka minuman kaleng dan meletakannya di hadapan Divara...
''Aku tak akan mencampur apapun dalam minuman ini kau lihat sendiri minuman itu baru saja di buka...''
__ADS_1
''Yah...terimakasih Mike...''
Divara pun segera minum dan menghela nafas, bayangan ketika Dilan lebih membela Sinta membuat hatinya sakit sekali....
''Kalau boleh aku tau...kalian berdua pacaran berapa lama sehingga memutuskan menikah..'' tanya Mike serius...
Divara menatap Mike dan berdehem,...
''Aku bukan kekasihnya kami adalah orang asing yang bertemu...karna salah paham, dan di suatu kondisi yang memaksa kami untuk menikah....tatapan mata Divara meredup sedih...aku tau sejak awal dia tidak mencintaiku namun....kami hanya terikat prnikahan karna kebutuhan...aku butuh uang dan kenyamanan bagi adik perempuanku dan Dilan butuh status,....tapi...kami menikah, aku adalah istrinya Mike...aku sangat berharap hubungan kami berhasil...aku sangat berharap....meski aku tau itu tak mungkin...aku berjanji pada ibunya bahwa aku akan menjaga Dilan menariknya dari kegelapan dan kami berdua bisa bahagia.....namun....dia lebih memilih Sinta..airmata Divara mengalir lagi kini ia berdiri di hadapan Mike sembari bertanya...
Mike mengangguk..
''Tentu saja..bertanyalah kalau aku bisa maka jawabanku akan memuaskanmu...''
Divara mulai menangis lagi...
''Apa aku punya kekurangan Mike, kau lihat apa ada yang kurang dariku...aku bahkan menjaga kesucianku untuk suamiku tapi...setelah pagi harinya aku malah mendapati Sinta menghubunginya tanpa malu memintanya menemui gadis itu.....katakan apa kekuranganku...'' tangis Divara pecah saat itu juga..
__ADS_1
Dan Mike hanya mampu terdiam sambil menatap sosok Divara yang terlihat syok dia sempurna sebagai seorang wanita...dia punya tubuh yang mampu memuaskan sejauh mata Mike memandang namun memang bicara soal hati lain lagi....walau kau secantik bidadari namun itu bukan menjadi alasan seseorang harus tinggal dan mencintai...dan melihat Divara membuat darah Mike berdesir...ia seorang pria yang sudah lama tidak menyentuh wanita...ia terlalu menghormati istrinya dan tidak bisa melupakannya, selama ini ia hanya mampu menahan hasratnya jika terpaksa maka ia harus menuntaskannya sendiri...
''Kau sempurna Divara kau tidak kekurangan, bagaimana kalau aku menawarkan agar kau balas membuatnya cemburu..kita liat,..jika dia tidak bereaksi maka tak ada cinta untukmu namun jika dia cemburu maka...dia mencintaimu,....''
''Maksudmu Mike...''
Mike meletakan minuman kaleng dan menarik Divara berdiri sejajar dengannya...mereka saling menatap tajam...
''Jadilah kekasih sementaraku dan aku akan membuat suamimu kembali bagaimana,...''
Deg!!!!!
''Mike.....''
''Sementara.....hanya memancing rasa cemburunya Divara...aku janji setelah dia cemburu maka aku akan melepaskan dirimu..''
Tawaran menggiurkan untuk Divara...ia hanya terdiam...
__ADS_1