
Malam pengantin tiba....
Divara sudah masuk lebih dahulu ke dalam kamar Hotel sedangkan semua keluarga sudah pulang...
Divara sedikit gugup karna bagaimana pun baru kemarin Mike sebagai pria terakhir yang menyentuh...Divara menatap cermin dengan wajah yang memutih ia begitu gelisah...bagaimana rasanya lagi..Divara di landa kepanikan luar biasa....ia menjadi tidak tenang,...sebentar dia duduk lalu berdiri....dengan tidak tenang...
''Hah..mengapa gaun ini sesak sekali...astaga...'' Divara lalu melangkah ke untuk duduk ketika ia mendengar suara pintu kamar terbuka...
Divara membeku lalu segera berdiri dan manjadi kaku..
Mike melangkah masuk dan tersenyum menatapnya....
''Sayang...mengapa kau berkeringat...''
Divara tersenyum...
''Gaun ini sesak..Mike aku.......''
Mike mendekat seraya melepaskan jassnya berikut dasinya....
Divara menjadi gugup sendiri..
''Mike...''
Mike meraih tubuhnya mendekat dan membalikannya hingga punggung mulus itu terlihat begitu menawan...
pria itu mendekatkan bibirnya dan menyentuh punggung mulus Divara selembutkapas mengantarkan debaran sampai ke jantung Divara...
''Mike....''
''Jangan menolak suamimu...''
Mike lalu melepaskan gaun kaku itu jatuh sampai ke lantai dan keduannya menatap
Mike langsung menyambar bibir Divara dan menjatuhkannya ke ranjang dan menaikinya....
Keduanya saling menatap dengan tajam....
''Aku mencintaimu istriku sayang,....''
''Aku juga mencintaimu...suamiku...''
Mike tertawa...
''Bagus........apakah kau sudah siap untukku..''
Divara tersenyum......
''Aa...aku siap...'' balas Divara dengan senyuman pasrah.
Mike tersenyum....dan sesaat kemudian bibirnya mendarat mulus di bibir Divara...dan melum**nya.....
***********
2 tahun kemudian......
Kiara menatap pesta pernikahan yang di rancangkan kedua orangtuanya dan juga orangtua Denis...mereka kembali di jodohkan hingga membuat Kiara merasa kesal namun tidak berani melawan kehendak orangtua dan kakaknya Divara...mereka tak mau Kiara keluar dari lingkup para mafia....
Namun bagi Kiara ini seperti neraka kecil untuknya..bagaimana mungkin ia bisa menikah dengan pria yang ia benci...??
Dia masih sangat muda..........
Kiara menangis di hari pernikahannya....janji suci sudah terlanjur di ucapkan.....para orangtua berbahagia dan semua keluarga..Denis juga tersenyum bangga karna di kalangan keluarga Denislah yang menikah paling terakhir..jadi semua ikut senang ketika dengan berani Denis melamar Kiara bahkan tidak bertanya kepadanya apakah dia siap atau tidak...??
Malam pertama.....
Kiara duduk di tepi ranjang dengan airmata yang tergenang...wajahnya terlihat dingin....ketika Denis masuk ke kamar...
''Kiara...''
Hening......Kiara sama sekali tak menjawab...namun hanya memasang wajah dingin...hal itu membuat Denis hanya menghela nafas dengan pasrah...ia mendekat dan duduk di sisih Kiara...
''Apakah kau marah padaku...karna pernikahan ini''
Hening lagi.....airmata Kiara menetes..di banding menjawab Kiara lebih memilih diam...
dan hal ini membuat Denis tak suka....di raihnya tubuh Kiara lalu berbalik kepadanya....
''Kiara....''
''Aku benci pernikahan denganmu...bisakah kau mengerti itu...aku masih sangat muda....apakah kau akan memaksaku...''
Denis tersenyum.....
''Aku tak akan menyentuhmu Kiara apakah kau puas.....aku akan menahan diriku sampai kau bisa menerimaku.....aku tak masalah harus menunggu sampai setahun, dua tahun dan sampai selamanya....''
Deg!!!!
Tangisan Kiara terhenti mendengar ucapan Denis,....ia terkejut....
Denis kembali melanjutkan kata-katanya...
''Aku tau kalau hidupmu sangat sulit Kiara..karna itu jadikan aku sebagai ayahmu, kakakmu, adikmu, teman, kekasih, musuh dan apapun itu pergunakan aku sesukamu...aku rela...''
''Mengapa....apakah kau sedang berakting, tak ada pria yang menjanjikan itu walau aku harus mengemis..'' mata Kiara menjadi panas....
Sementara Denis tersenyum...
''Kau tau mengapa aku rela melakukannya....karna aku bahkan jatuh cinta sejak pertama kali melihatmu.....aku jatuh cinta dan sejak itu aku menutup semua pintu untuk wanita manapun....aku jatuh cinta pada gadis kecil sepertimu dan aku tak bisa memikirkan siapapun selain kau..jadi..malam ini aku akan tidur di sofa..berhentilah menangis istri kecilku...''
Kiara baru saja ingin menyela...
Namun Denis sudah bangkit dari ranjang dan membersihkan dirinya lalu keluar dari sana dengan piyama tidurnya dan Kiara masih duduk dengan gaun pengantinnya dan menatap Denis dengan kerutan di dahinya...
__ADS_1
''Apakah kau kesulitan membuka gaunnya....''
''Yah....'' balas Kiara sedikit takut..
Denis mendekat dan meraih tubuh Kiara berdiri dan memutar tubuhnya..membuka ujung gaun Kiara sampai ke punggunngnya....
''Aku akan menutup mataku dan kau masuklah untuk mandi lalu tidur,....''
Deg!!!!
Kiara lalu berbalik dan menemukan kalau Denis benar-benar memejamkan matanya,....gadis itu lalu tersenyum lembut dan kemudian melangkah...
Denis lalu membuka matanya dengan senyuman pasrah...ia harus menahan diri sampai Kiara membuka hatinya dan menyentuhnya....
Denis lalu melangkah mendekati sofa, mengambil gulingnya dan tertidur disana....
Ketika Kiara keluar dari kama, ia menemukan Denis sudah terlelap di sofa...Kiara tersenyum..
''Kau menepati janjimu...aku salut...'' bisik Kiara merasa tenang....
****************
Hari-hari selanjutnya....
Hubungan mereka lebih seperti teman, di depan orangtua dan keluarga mereka seperti pasangan bahagia namun mereka tidak pernah bahkan melakukan ciuman sekalipun...
Kiara melanjutkan kuliahnya sementara Denis meneruskan perusahaan sang ayah Devan...
*********
Kiara pulang dari kuliahnya dan langsung mampir ke mall untuk sekedar jalan-jalan bersama beberapa sahabatnya,....dan ketika mereka akan mampir di sebuah restoran jepang....
Mata Kiara menangkap sosok Denis suaminya sedang bersama dengan seorang wanita dewasa, wanita itu begitu perhatian meski Denis menjaga jarak....
''Bukankah itu suamimu Kiara...''ucap salah satu sahabat Kiara yang coba memanasi..
Dan Kiara pun menjadi panas.....dengan langkah cepat ia mendekati Denis dan wanita penggoda itu.......
''Denis...'' jerit Kiara dengan mata melebar cemburu....
Denis terkejut begitu juga wanita di sampingnya...yang malah semakin merapat kepadanya...
''Kau siapa...Denis...dia apakah dia adikmu..'' ucap wanita itu melirik sinis...
Denis memijit dahinya....sementara Kiara merasa tersinggung...ia mendekat...
''Aku adalah istrinya.....''
Mendengar kata istri membuat wanita itu tertawa,...ia mendekat dan menantang Kiara...
''Aku yakin kau bahkan tidak bisa melakukan apapun di tempat tidur...kau bahkan belum hamil..''
Deg!!!!
''Yah.....kau masih terlalu kecil untuk melawanku gadis kecil...bagaimana kalau kau menceraikan Denis...biar aku yang menikah dengannya aku bisa melayaninya di tempat tidur dari pada dirimu...''
Hening....
Sudah lebih dari 3 bulan mereka menikah namun memang Denis masih belum menyentuhnya...dia juga takut lalu bagaimana mungkin dia bisa punya anak dan sebagainya...?
''Kau diam saja itu artinya kau adalah istri tida berguna...cih....kau tidak bisa di bandingkan denganku...''
Denis yang melihat wajah sedih Kiara berdehem..
''Hentikan Sania...Kiara adalah istriku dan aku tidak mengijinkan siapapun menghinanya...termasuk kau....''
''Kau bodoh Denis....kau bahkan bisa memiliki wanita di luar sana mengapa harus menunggu gadis kecil ini...''
Kiara mengangkat wajahnya..jemarinya terkepal...
''Denis suamiku dan kau bukanlah siapa-siapa..aku bisa memuaskan suamiku dann aku akan melahirkan banyak anak untuk dirinya...apa kau mengerti.....???'' jerit Lisa kesal...
Hening.......Sania membeku....
Ketika Denis terpana mendengar jawaban Kiara..
''Ayo kita pulang sayang...'' bisik Kiara mengalungkan tangannya di lengan Denis dan melangkah keluar dari mall, namu sebelum benar-benar pergi Denis menatap ke arah Sania dan tersenyum..
Rencananya berhasil..........
***********
Malam Harinya....
Kiara sedikit gugup ketika Denis habis mandi dan gadis itu melangkah cepat, sesaat kemudian melum** bibir Denis hingga pria itu sedikit terkejut...
''Kiara.....''
''Aku sudah siap...aku ingin kau miliki Denis....''
''Apakah karna kau cemburu...''
''Ya....aku tak ingin kau memikirkan wanita lain selain aku...''
Denis tersenyum..
''Kau benar-benar siap sayang...''
Kiara tersenyum....mengangguk hingga Denis terlihat bahagia....
Pertama-tama...
Denis meraih tubuh Kiara jatuh ke dalam pelukannya, bibirnya mendekat dan melum** bibir Kiara yang dingin....
__ADS_1
Mengalirkan kehangatan yang baru pernah di rasakan Kiara,....matanya terpejam ketika lidah Denis menelusuri bibir Kiara dan mulai beradu disana...bibir mereka saling mencecap....
Aaaarrggghhh.....
Kiara hanya mendesah ketika tubuhnya di baringkan ke atas ranjang dan Denis yang langsung menciuminya dengan sedikit kasar sementara jemarinya mulai menyentuh gaun Kiara dan menurunkannya sampai ke pinggang..
Mata Denis berbinar menyadari keindahan pa yu da ra Kiara yang padat di usia mudanya....tak menahan dirinya lagi bibir Denis kembali menyentuh leher Kiara dan mengecupnya memberi tanda disana....
Sementara itu.....
Bibirnya bergerak turun dan menyentuh keindahan pa yu da ra Kiara yang ranum..sementara kedua tangannya menahan tangan Kiara agar tidak meronta...
Denis mendekatkan bibirnya dan mengecup put*ng pa yu da ra merah muda milik Kiara dan dan memberikan jejak basah......sementara lidahnya mulai bermain di sekitar pa yu da ra Kiara yang menegang dan menghis*pnya dengan gemas...
Tubuh Kiara meliuk ketika merasakan bibir panas Denis menyedot kedua put*ng pa yu da ra nya dan tanpa jeda seolah baru menemukan mainan yang membuatnya candu...
''Arrgghhh.....'' Kiara kembali meronta ketika bibir Denis tak ingin beranjak dari pa yu da ra nya dan menghis*pnya berganti-ganti sementara jemarinya bergerak turun dan menyentuh milik Kiara yang sudah basah......
''Oh..tidak....Denis...''
Kiara menjerit ketika Denis masih menyu-su padanya dan enggan bergerak dari sana...Kiara menjadi lengah dan tidak menyadari ketika kejantanan Denis sudah mengarah pada miliknya....
Kiara masih terlena dengan kenikmatan sentuhan Denis yang membuatnya seakan gila...
''Kau sangat nikmat sayang...'' bisik Denis merayu dan di saat yang sama...
Miliknya mulai mendesak masuk hingga membuat Kiara tersentak....dan mulai panik...
''Tidak,.....''
Namun Denis menahan pinggul Kiara agar tidak meronta..
''Tubuh kita akan menyatu sayang,kau mau melahirkan anak bagiku bukan,....'' tatap Denis tajam.
Kiara mengangguk walau ia sangat ketakutan ketika rasa itu mulai nyeri....
''Denis..aku takut....'' airmata Kiara menetes....
Dan Denis mengecup dahinya lembut...
''Dengarkan aku....aku suamimu, kau adalah milikku...dengan tubuh kita menyatu maka kau akan melahirkan anakku...bisakah kau menahannya sebentar....''
Kiara mengangguk dan memejamkan matanya....jemarinya meremas ujung sprei dengan kuat..
Sementara Denis mengerang, menyentakan tubuhnya dengan sedikit kuat dan menembus dinding kesucian Kiara hingga Kiara menjerit keras....
''Tidak.........''
Namun Denis kembali melum** bibir Kiara untuk membuatnya kembali terbuai..sementara..jemarinya meremas pa yu da ra nya dan memainkan put*ng pa yu da ra Kiara hingga istri kecilnya bisa sedikit terbuai dan melupakan rasa sakitnya...
''Terimakasih sayang......aku mencintaimu...'' desah Denis ketika tubuh mereka berhasil menyatu...
Kiara mengangguk lega,.....
''Aku akan bergerak..tubuhmu akan menerima tubuhku sayang....''bisik Denis lembut....
Kiara mengangguk membiarkan Denis membawanya mencapai puncak....
***********
Pagi harinya...
Kiara masih tertidur di pelukan Denis yang terlihat puas.....di peluknya tubuh Kiara dan mengecupnya berkali-kali hingga Kiara terbangun...
''Denis....''
''Aku mencintaimu sayang...dan terimakasih, semalam aku merasa puas...''
Kiara tersenyum malu...dan mengangguk...
''Aku mencintaimu Denis....'' bisik Kiara lembut...
''Yah....aku bahagia memilikimu...'' bisik Denis merasa lebih lega dan tenang....
Untung saja dia mendengarkan saran para kakak lelakinya...Damian, Mark, Will dan juga Mike...mereka memintanya bersikap licik seperti mafia sejati atau dia akan merana, dan mereka benar....kini Denis merasa bahagia....
''Mengapa kau tertawa....'' bisik Kiara yang curiga.....
Deg!!!!!
''Aku hanya merasa bahagia itu saja...istriku...''
Mereka kembali saling memeluk.....perjalanan masih panjang namun dengan cinta...mereka bisa melaluinya....
Tamat yah.......
Jadi lunas ya extra partnya,....puas kan...author bela-belain ngetik demi kalian semua...🤗🤗🤗🤗🤗
Author udah nganggep kita semua adalah saudara jadi kepikiran kalau kalian sedih...Author juga sedih........❤❤❤🤗🤗🤗
Jadi terimakasih banyak yah sudah setia dengan novel ini....💝💝💝💝
Terimakasih dan dapet salam manis dari Arkana,Alex, Danar, Dave..
Juga Ana, Aira, Hani dan Maya....
Tak lupa juga ada....
Damian Aley, Mark Diza, Dayse Will, Mike Divara Dan juga Denis dan Kiara.....
Jangan lupakan Kami.....😘😘😘😘😘🤩🤩🤩🤩❤❤❤❤❤❤🙏🙏🙏🙏🙏🤗🤗🤗🤗🤗🤗
__ADS_1