
Mengandung Haredang jadi..bagi yang puasa di baca setelah buka puasa yah.....🤩🤩
3
2
1
Dayse sungguh tidak menyangka, seperti sebuah mimpi...hidupnya berubah dalam semalam...bahkan beberapa jam lalu dia masih bersama sang kakak, namun mengapa malah berakhir di dalam kamar bersama pria mengerikan ini..? bahkan tubuhnya penuh dengan tato..
''Apa kau masih perawan..''
Pria berbadan kekar itu mencengkram wajah Dayse menekannya dengan kuat di bantal sembari menajamkan tatapannya....
''Lepaskan aku,....kau tau siapa aku, aku adalah Dayse Morgan, lepaskan aku...aku bisa memberimu banyak uang asal kau...melepaskan aku.......'' jerit Dayse dengan kesombongan yang hanya di balas pria itu dengan tawa yang renyah..
''Jadi kau gadis kaya...'
''Ya......katakan berapa yang kau inginkan karna ayahku akan memberi sesuai permintaan..''
Tawa Will begitu mengerikan di sekitar ruangan, dan tawa itu membuat Dayse melemah....
''Aku bahkan tidak butuh uangmu nona....aku juga kaya raya,....''
''Apa.......''
Will menarik tubuh Dayse tenggelam di dalam pelukannya.....
''Aku butuh kepuasan dari seorang gadis....apa solusimu.''
''Bawa aku pulang maka kau akan mendapatkan seribu gadis yang kau mau....'' tantang Day dengan lantang...
Tawa Will menguap seketika, ia mendekatkan wajahnya....
''Kita berada di tengah laut sekarang, aku tak bisa menunggu wanita ketika sudah sampai di daratan, kau ada disini sekarang, mengapa bukan kau saja yang melayaniku...manis......''
Wajah Day memucat, ia menggeleng merasa ngeri....melihat pria ini ingin menyentuhnya Day menjadi histeris, yang ia mau adalah Damian,....bahkan dia menjaga kesuciannya selama ini karna Damian...ia ingin Damian yang menyentuhnya dan bukan orang lain...dan lelaki kurang ajar ini, yang bahkan tidak selevel dengannya ingin menyentuh tubuh mahalnya...tidak Day tidak mau di sentuh sedikitpun....
''Tidak....kau seperti seorang monster..''
Kata-kata Day yang begitu pedas membuat sisi gelap Will menguar, beraninya wanita ini menghinanya..
''Kau akan merasakan bagaimana pria menjijikan ini mencicipi gadis mulus sepertimu, bagaimana aku.......akan memiliki tubuhmu hanya untukku...''
''Lepas...aku tidak sudi menjadi milikmu....''
Terlambat bagi Day.....pria yang terlalu marah itu dalam sekejap merobak kaos milik Day dengan sekali hentakan...
__ADS_1
Dayse menjerit dengan keras..ia melompat berusaha menghindar dari serangan pria bertubuh raksasa ini namun.....Will dengan mudah menangkapnya dan membantingnya ke atas ranjang...
''Arrgggghhtt......''
Tubuh Day terbanting kasar di ranjang empuk di belakangnya bagian dadanya terbuka bebas, menampakan bra berwarna ungu sesuai kesukaannya, kulitnya putih mulus dan kontras dengan warna kulit Wili..
Gadis itu tak menyerah..ia kemudian bangkit lagi dan berusaha melarikan diri dari pria itu namun,...kakinya di tarik Will dengan sangat kasar dengan tatapan bekunya...
Wil mengambil sebuah ikatan dasi dan sesaat kemudian mengikat kedua tangan Day ke atas kepala ranjang dengan sangat kuat...
Tangisan Day pecah saat itu juga ketika..Will berdiri di hadapannya dengan tatapan puas...
pria itu berdiri lalu melepaskan celananya hingga memperlihatkan bukti gairahnya yang besar dan mengeras..
Seumur hidup, Day tak pernah melihat kej*ntanan seorang lelaki...bahkan ini terlalu besar dari yang ia bayangkan..
''Kau...dengan kesombonganmu...kau akan merasakan betapa tubuh ini memasukimu dan mengklaimmu sebagai pemilikku..''
''Tidak....aku mohon lepaskan aku..'' isakan Day sangat menyayat hati...ia meronta namun kedua tangannya sakit...
Will bergerak naik ke ranjang mendekati Day dengan tatapan bergairah...
''Jangan meronta atau tanganmu akan patah, dan aku tinggal melemparmu ke laut yang dalam ini..''
Day sungguh merasakan perasaan kotor ketika dua jemari besar itu menyentuh branya dan seketika melepasnya...
''Kau sangat indah dan terawat dengan baik sayang...''
''Lepaskan tanganmu dariku...lepas....''
Kesabaran Will menguap seketika, gadis sombong ini harus belajar bahwa setiap kata-katanya yang keluar akan mendatangkan petaka jika dia salah bicara...
Will bergerak naik dan menindih setengah tubuh Dayse yang polos...
''Tidak.....Tidak......'' jerit Day ketika bibir pria kasar itu mendekat di pa yu da ranya..
Sekuat tenaga Day meronta berusaha melepaskan diri namun tak bisa,..matanya melebar sempurna ketika bibir Will mendarat di p*ting pa yu da ra nya dan menghis*pnya dengan penuh hasrat membara,....
Dayse merasa bingung dengan sensasi asing yang melambungkannya, tubuhnya bergetar...antara perasaan jijik dan nikmat yang baru pernah ia alami..
Sedangkan Will semakin terbakar...pa yu da ra Day di lum** habis dengan begitu kasar meninggalkan jejak kemerahan di kulit mulusnya...
Sementara dengan sebelah tangannya bergerak turun menuju inti Day yang begitu mulus....pria itu bersemangad ketika tubuh gadis ini begitu indah dan pas di bawah kungkungannya,...tubuh mereka begitu kontras ketika bersatu,menyatu dengan begitu indah...
''Tolong..lepas....'' suara Day tersengal-sengal ketika lidah pria itu terus bermain di pa yu da ranya sebentar menggilas lalu sedikit memberi gigitan, dan kembali mengul**nya dengan penuh hasrat membara.. erangan itu terdengar merdu di telinga Wil sehingga membuat hasratnya bangkit dengan menggila.
Day meronta, menjerit dengan keras walau itu tidak lama...suaranya merintih lirih akibat sengatan gairah yang begitu besar di berikan Will kepadanya,
__ADS_1
Will kemudian mengarahkan tangannya pada milik Day dan menelusupkan jarinya masuk ke dalam dan menggerakannya dengan kasar di dalam inti Day hingga..tubuh Day menggelinjang menolak sentuhan panas itu, namun ia sudah kepayahan mendapat serangan gairah yang tak berhenti menerjangnya...
Will menggunakan kesempatan itu untuk kembali melum** pa yu da ra Day yang menegang sempurna dan menghis*pnya dengan kuat...
''Tidakk...''
Airmata Dayse menetes dengan begitu dramatis, ketika tubuhnya di nikmati oleh pria yang sama sekali jauh dari pikirannya., bahkan pria ini sangat mengerikan dengan nafs*nya yang gila.
Will bahkan tidak memperhitungkan tangisannya apalagi merasa iba, pria itu akhirnya bergerak naik dan menempatkan tubuhnya di antara tubuh Day yang mulus..kedua paha nya di buka paksa, hingga kej*ntanan itu mendesak di milik Day..
Gadis itu seketika mengerang...mencoba meronta melepaskan diri...ia sungguh ketakutan melihat sesuatu yang mengerikan itu ingin mengklaim miliknya...
''Diam...jika kau bergerak maka aku akan mencekikmu sampai mati...bagaimana...'' teriak Will dengan geraman yang mengerikan......
Dayse menggeleng penuh tangis...hatinya hancur tak berbekas, menyadari pria ini akan memliki tubuhnya...
''Tidak...aku mohon jangan...''
Willtak sedikitpun perduli, pria ber otot itu kemudian menggerakan tubuhnya mendesak milik Day yang begitu sempit dan rapat...
Will seakan gila ketika tubuhnya bergetar ketika kenikmatan milik Day seolah siap menyambut tubuhnya..
''Arrgghh...kau akan segera menjadi milikku sayang....''
Usai berkata Will segera mendesak tubuhnya,tak menunggu kej*ntanannya segera menerobos milik Day yang begitu rapat...
mendesak masuk dan merobek kesucian Day dengan satu hentakan kuat....
Day mengerang, tangisannya pecah..sekuat tenaga ia meronta dan mencoba melepaskan diri dari penyatuan yang menyakitkan itu namun sekali lagi Wili tidak melepaskannya...
Yang di rasakan Wili adalah kepungan kenikmatan yang mengkungkungnya dengan erat, dan menghempaskan ke awan....
Isakan Day terdengar lirih ketika rasa nyeri itu begitu kuat menyerang intinya...
''Sakit....''tangisnya dengan perasaan hancur...
Disaat yang sama Will membeku...menatap wanita di bawahnya..................
**********************************
Damian masih menunggu di ruang perawatan sementara Aley masih terbaring tak sadar, sudah dua hari dan tunangannya belum membuka mata.....
Sementara itu ia mendapat pesan dari sang anak buah yang sanggup membuat Damian terkejut...dua berita yang akan menggeparkan keluarganya..
Tuan Damian, aku sudah menemukan pelakunya yang tak lain adalah nona Dayse...namun nona Dayse menghilang saat ini juga...kami sudah berusaha melacaknya namun...jejaknya sungguh menghilang.....
Damian begitu terkejut...
__ADS_1
Dayse...?