Dibawah Ancaman Mafia Kejam

Dibawah Ancaman Mafia Kejam
Hancur


__ADS_3

Pengasuh itu tak berhenti menatap sosok Aley dengan cermat, ia terlihat sangat belia namun sudah menikah dan punya anak..? bahkan wajahnya terlihat seperti anak SMA, rasanya sungguh tidak percaya....


Aley masih mengajak bermain Ella...ah...jika sudah begini Aley sangat merindukan Aura,....dan mungkin hari ini ia akan membujuk Damian untuk menengok anaknya....


''Ella.....kau cantik sekali....semoga kau tumbuh dengan sehat yah...''


Sang pengasuh hanya tersenyum, jauh di dalam hatinya ia tak henti memuji betapa keibuannya nona Aleysa...


''Dia anak yang tidak rewel dan pengertian...''


Aley mendengarkan dengan seksama.....


''Aku ingin memberi perhatian lebih kepadanya, bisakah kau merawat untukku...? mungkin aku tidak bisa membawanya pulang ke rumahku, sementara aku punya anak sendiri, tapi aku akan menanggung semua biayanya...''


Sang pengasuh tersenyum lega....dan menganggukan kepalanya...


''Terimakasih atas kebaikan hati nyonya...''


''Tentu saja,........'' balas Aley dengan ramah..


Cleo akhirnya menandatanginya dan mengatakan mereka harus berkeliling dan membagi-bagi berkat yang mereka bawa, dan setiap melihat wajah anak-anaknya Aley sungguh di buat sedih luar biasa, wajah anak-anak tak berdosa ini begitu menggetarkan hatinya dan membuatnya tak tahan lagi untuk memeluk mereka..


Sesaat kemudian hatinya di liputi rasa bersalah ketika mendengar cerita dari para pengasuh dan kepala panti..dari cerita mereka di dengar bahwa sebagian besar bayi yang di titipkan di tempat ini adalah bayi hasil hubungan gelap, dalam arti orangtua mereka tidak menginginkan kehadirannya, ada banyak cerita, ada yang orangtuanya secara finansial tak bisa merawat, ada yang karna ibunya depresi dan tak memungkinkan untuk menjaganya...Aley sungguh sakit hati..


Bukankah dia sama seperti ibu yang menolak anak-anaknya, jika ibu-ibu dari anak ini meninggalkan anak mereka karna keuangan namun bagaimana dengannya, karna rasa egoisnya ia bahkan meninggalkan anaknya di rumah orangtuanya dan memilih bersenang-senang...padahal dia bisa membagi waktunya..Aley sampai menangis disana dan teman-temannya hanya memberinya ketenangan dalam pelukan..


Akhirnya kunjungan itu berakhir dengan Aley memberikan sumbangan pribadinya lagi untuk anak-anak tak berdosa ini dengan harapan mereka bisa bertahan dalam keadaan yang sulit di masa depan..Aley juga berjanji akan menjadi penyumbang tetap di panti ini setiap bulan...


******


''Aley...cukup kita sudah jauh dari panti kau bahkan masih menangis...'' bujuk Cleo lembut sembari mengusap kepala Aley...


''Aku sedih sekali Cleo aku merindukan anakku......''


Cleo dan lainnya hanya menghela nafas,..mereka bukan seorang ibu jadi mereka tak bisa mengerti hati Aley...


''Tenang saja Aley....bagaimana kalau kau menemui putrimu saja...'' ucap Cleo..


Aley menggeleng...


''Jika aku pergi sendiri Ibu akan mengusirku...''


''Hah...ibu Ana..akan mengusirmu..'' tatap Cleo mengerutkan kening...


Aley mengangguk lalu tersenyum...


''Dia lebih menyayangi Damian di banding aku, jadi aku harus menemui Damian sekarang dan membujuknya...'' ucap Aley dengan semangat..


Cleo mengangguk pasrah...


''Lalu..bagaimana dengn ulang tahunku Aley...kau tak akan datang ke pestaku..'' tanya Cleo sedikit kecewa...


Aley tersenyum....


''Aku akan datang kok..tenang saja..Damian sudah memberi ijin..''


Cleo tersenyum lega...ia ingin di hari ulang tahunnya semua teman baiknya ada disana...

__ADS_1


''Baik...aku lega kalau begitu, jadi kami akan mengantarmu ke kantor Damian..''


''Yah....'' balas Aley dengan cepat.....


*******


Aley turun dari mobil Cleo lalu melangkah memasuki perusahaan, hampir semua pegawai mengenalinya sebagai nyonya Aleysa Rule yang cantik...


Aley lalu tersenyum ketika berpapasan dengan anak buah Damian yang kebetulan melintas,.....ia pun melangkah memasuki lift dan menekan lantai ruangan suaminya...


Aley sungguh bahagia....


Ia akan meminta maaf kepada Damian lalu mereka akan menjemput anak mereka sekarang juga...ia sungguh merindukan putrinya Aura Rule....Aley bahkan tersenyum sendiri di dalam lift...


Ting!!!!!


Pintu lift terbuka dan ia pun lantas melangkah menujumeja sekertaris suaminya...


''Anggun....''sapa Aley mengejutkan wanita itu dia menoleh dengan gugup......


''Nyonya Aley....''


''Wajahmu seperti melihat hantu saja...''ucap Aley mendekat...


''Nyonya Aleu aku..........''


Wajah Aley mengerut..


''Ada apa...''


Aley membeku dengan menahan geraman...ketika Anggun hendak menjawab...


''Aku akan lewat pintu samping, pastikan kau menutup mulutmu Anggun atau kau akan berhadapan denganku.......''ucap Aley tajam..


Anggun memejamkan matanya gemetar...akan terjadi perang dunia ke dua....


*****


Aley membuka pintu samping, yaitu pintu darurat menuju ruangan Damian, pintu ini di gunakan ketika ia ingin menemui Damian tanpa di ketahui..sayup-sayup terdengar suara percakapan dua orang itu suara Damian dan suara...perempuan..........


*******


''Seila....cukup bisakah kau prgi, aku sedang sangat sibuk....''


''Damian....apakah kau benar-benar sudah melupakan aku...? aku mantan kekasihmu sebelum kau menikah dengan Aley....tak bisakah kau memilihku..aku bersedia menjadi yang kedua.....tak apa aku menunggu, aku dengar kalian ingin bercerai...aku akan mendampingmu Damian tenang saja.....''


''Siapa yang mengatakan ini kepadamu...semua tidak benar........''


Seila mendekat lalu tanpa di duga Damian gadis itu mencium bibir Damian tanpa mampu di tolak Damian...


Betapa hancurnya hati Aleysa mendenngar dan melihat apa yang ada di matanya...deengan gemetar ia keluar dari persembunyannya dan mengambil pajangan kaca dan melemparkannya mengenai tepat di kepala Seila....


Brughh...


''Awww......''Seila terkejut dan ciumannya terlepas..


Damian menoleh dan membeku melihat sosok Aley berdiri dengan penuh airmata....

__ADS_1


''Aley.........''


''Stopp.......jangan coba mendekatiku......'' teriak Aley merasa ia sudah gila...


Hall yang paling tidak mungkin dalam pikirannya kalau Damian akan memiliki wanita lain....tidak, bahkan setitik pun tidak pernah terpikir olehnya...


''Aleysa...ini tidak seperti yang kau pikirkan......''


Aley tertawa kesal....


''Kau membiarkan dia menciummu dan kau mengatakan aku salah dalam berpikir...kau sangat menjijikan....'' jerit Aley tajam...


Damian mengerang...mengapa semua jadi begini, ia menatap Seila dengan tajam...pelipis Seila berdarah...


''Pergilah......'' ucap Damian dengan suara dingin...


Namun....


Aley mendekat....


''Jangan pergi dari simi biar aku yang pergi...''


Aleysa melangkah keluar ruangan...namun langkahnya terhenti ketika Damian menahan lengannya.....


''Aleysa dengar dulu....aku mohon, Seila hanya mantan kekasihku...aku mohon....''


Aleysa menghempaskan pegangan tangan Damian kepadanya..


''Hanya mantan....baiklah, lanjutkan saja dengan mantanmu...anggap saja aku tak ada.......''


Seila yang menatap pertengkaran mereka jadi gugup sendiri, yah..ia datang untuk menggoda Damian dan tidak menyangka kalau akhirnya akan seperti ini....


Seila kemudian berlari keluar dari ruangan dengan cepat ia harus mengobati kepalanya yang terluka akibat lemparan Aleysa...


Damian mengusap wajahnya dengan kasar...


''Baiklah....dia memang mantan kekasihku dan ciuman tadi aku sama sekali tidak ingin, dia menciumku tiba-tiba...''


Pacckkkk!!!!!


Sebuah tamparan keras mendarat di wajah Damian,.....


''Aleysa....''


Airmata Aleysa menetes......ia sungguh merasa hancur sekali....tangisannya pecah...


''Itukah sebabnya kau sellu mengekangku agar kau bebas dengannya...aaaarrggghhh...aku benci padamu Damian,........'' jerit Aleysa gemetar...


Damian menggeleng, demi apapun ia tidak pernah merencanakan ini semua....ia mencintai Aley apalagi ada anak di antara mereka..tidak...


''Aleya aku bersumpah.......''


''Tidak......semua sudah berakhir....tak ada maaf lagi untukmu,....dan kita akan bertemu di pengadilan...aku sungguh tak perduli lagi....''ucap Aleysa melangkah keluar ruangan.....


Hoh...ya Tuhan....mengapa jadi begini....mengapa...?? apakah Damian sebenarnya sudah muak padanya karna itu memilih berselingkuh...


Bagaimana bisa Damian melakukan itu kepadanya...bagaimana bisa....??

__ADS_1


__ADS_2