Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
BAB 99 - Rencana Honeymoon Sonya dan Kenzo


__ADS_3

Tak terasa Sonya sudah seminggu tinggal di rumah Kenzo sebagai menantu keluarga Leonardo. Sonya disambut dan diperlakukan baik dengan keluarga Leonardo. Sonya cepat akrab terutama dengan Mama Zaskia, mereka kompak masak di dapur. Sonya juga ingin menjadi istri yang baik untuk Kenzo, jadi Sonya belajar memasak dari mertuanya mengenai masakan yang Kenzo suka. Mama Zaskia dengan sabar mengajari menantunya masak. Nanti malam setelah makan malam Mama Zaskia dan Papa Vano akan mengumpulkan Kenzo dan Sonya di ruang keluarga membahas mengenai bulan madu mereka. Kakeknya sudah tahu mengenai rencana ini, jadi nanti malam tidak ikut kumpul di ruang keluarga dan ingin beristirahat saja karena kakeknya sudah cukup berumur dan harus banyak istirahat.


"Semoga kamu cepat isi ya nak setelah nanti pulang bulan madu dari London," batin Mama Zaskia sambil tersenyum melihat menantu cantiknya yang sedang memotong sayuran.


...*****...


Mentari sudah berganti menjadi rembulan dan bintang pertanda malam telah datang. Sonya dan Mama Zaskia sudah menata rapi masakan yang telah mereka masak tadi. Meskipun ada asisten rumah tangga tetapi Mama Zaskia lebih suka memasak sendiri karena suami dan anaknya suka dengan masakannya. Mereka sudah berkumpul di ruang makan dan makan bersama dengan khidmat. Setelah selesai makan Papa Vano membuka suara.


"Nak, ada yang ingin Papa dan Mama bicarakan. Habis ini kita berkumpul di ruang keluarga."


"Baik Pa," ucapnya bersamaan.


"Kakek duluan mau istirahat ke kamar."


Kakek sudah terbiasa seminggu ini dibantu Sonya untuk masuk ke kamarnya. Sonya dengan telaten menuntun sang kakek. Kakeknya bahagia mempunyai cucu menantu yang begitu perhatian, tidak dengan Kenzo saja perhatiannya tapi ke semua anggota keluarga yang ada di rumah. Saat ini kakek sudah duduk di ranjangnya.


"Makasih cu, kamu selalu perhatian sama kakek dan juga keluarga ini. Kakek bahagia memiliki cucu menantu sepertimu. Maafkan kakek kalau merepotkanmu."


"Tidak kek. Sonya gak merasa di repotkan kok. Kakek jangan bilang seperti itu ya."


"Oh iya cu, tidak ada sebulan lagi Kenzo ulang tahun yang ke 24 tahun. Kakek berharap kamu segera mengandung cicit kakek agar di umur Kenzo yang ke 25 tahun cicit kakek sudah lahir dan sesuai dengan wasiat almarhumah istri kakek."


"Aamiin kek. Doain ya kek biar Sonya segera hamil."


"Selalu cucu menantuku. Kakek selalu doain kamu agar kamu segera hamil setiap habis sholat tahajud."


Sonya kaget ternyata kakek Kenzo sangat rajin sholat malam. Sonya yang masih muda jadi merasa malu dan kalah dari sang kakek. Setelah menyelimuti kakek, Sonya langsung keluar dari kamar.


"Aku harus seperti kakek juga yang rajin sholat malam. Siapa tahu langsung diberi kepercayaan untuk segera hamil dan mewujudkan wasiat dari almarhumah nenek. Karena sepertinya tidak hanya suamiku dan mama mertua saja yang ingin aku segera hamil tapi juga papa dan juga kakek. Siap gak siap aku harus segera memberikan mereka cucu." batin Sonya.


Sonya lalu melangkahkan kakinya ke ruang keluarga yang sudah ditunggu oleh suaminya dan kedua mertuanya.


"Nah karena Sonya sudah datang, ini Papa berikan hadiah pernikahan untuk kalian," ucapnya sambil memberikan amplop putih ke Kenzo.


Kenzo lalu meraih amplop dari papanya.

__ADS_1


"Apa ini Pa?" tanyanya penasaran dengan amplop putih yang di tangannya.


"Kamu coba buka saja nak. Kamu pasti senang," kali ini Mama Zaskia yang menjawabnya.


Dengan perlahan Kenzo membuka isi amplop tersebut. Sonya juga penasaran dengan isi amplop tersebut.


"Isinya apa sayang?" tanya Sonya penasaran.


"Sini sayang kita buka sama-sama," ucap Kenzo.


Sonya membolakan matanya saat melihat dua tiket pesawat ke London disitu ada nama Kenzo dan Sonya di tiket tersebut.


"2 tiket ke London?" ucap Sonya.


"Wah kita akan liburan ke London sayang," ucap Kenzo senang.


"Bukan nak. Kalian tidak liburan, tapi kalian berbulan madu ke London selama 5 hari."


"Apa??" ucap Kenzo dan Sonya bersamaan.


"Huft, pasti Kenzo akan menerkamku lagi." batin Sonya.


"Terima kasih Papa, Kenzo sangat senang bisa dapat paket bulan madu 5 hari di London."


"Pergunakan waktu itu untuk segera mewujudkan impian kita semua ya nak. Berikan kami segera cucu yang lucu-lucu yang akan segera dilahirkan oleh istri cantikmu."


"Siap Papa. Kenzo akan berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan impian kalian. Kenzo pastikan di umur 25 tahun nanti sudah lahir anak Kenzo."


Sedangkan Sonya hanya diam saja tanpa bersuara. Sonya bingung harus berucap apa saat ini.


"Ya sudah kalau begitu kalian beristirahat. Ini sudah malam, Papa juga besok ada meeting pagi. Jadi Papa mau tidur lebih awal. Ayo Mama kita ke kamar."


"Iya Papa."


Papa Vano dan Mama Zaskia sudah meninggalkan ruang keluarga dan berjalan menuju kamarnya. Setelah itu Kenzo menggendong Sonya untuk menuju kamarnya.

__ADS_1


"Sayang lepasin....." sambil memukul dada bidang suaminya.


"Hmm iya nanti kalau sudah sampai kamar sayang."


Asisten rumah tangganya pun melihat Kenzo menggendong Sonya.


"Den Kenzo sepertinya sudah tidak sabar. Semoga saja Non Sonya segera hamil biar tambah rame keluarga ini," ucapnya lirih sambil membawa piring kotornya ke dapur.


Kenzo sudah sampai kamarnya dan merebahkan Sonya di ranjangnya lalu kembali ke arah pintu kamarnya untuk mengunci pintunya.


"Ken, kalau kamu macam-macam malam ini. Nanti saat di London kita tidak akan melakukannya sama sekali." Ancam Sonya dengan tatapan tajam.


"Yah sayang, masa bulan madu tapi tidak melakukan itu kan sama saja bohong."


"Ya kamu harus pilih lah. Mau disini atau saat di London? Aku capek Ken, apalagi tidak ada seminggu lagi kan kita berangkat ke London."


Kenzo berpikir sejenak istrinya memang beneran capek, soalnya setelah pulang kuliah harus mengerjakan tugas kuliahnya dan memasak bersama mamanya.


"Ya sudah sayang di London saja kita melakukannya."


Sonya pun lega akhirnya bisa menunda kegiatan malamnya dengan Kenzo malam ini. Karena Sonya matanya sudah sangat mengantuk dan mulai membenarkan bantalnya untuk tidur.


"Tapi sayang waktu kita bulan madu di hotelnya Rey selama 2 hari kita melakukannya 3 kali. Apalagi saat di London nanti kan kita diberi waktu 5 hari. Setidaknya kita bisa melakukannya lebih dari itu sayang," ucap Kenzo dengan santainya.


Sonya yang tadinya mengantuk pun langsung bangun dan menatap tajam suaminya.


"Enggak. Badanku remuk Ken saat pulang dari hotel kemarin. Cukup kemarin saja badanku remuk. Aku gak mau saat di London juga begitu, aku ingin di London sambil jalan-jalan. Maksimal melakukannya 2 kali dan tidak ada tawar menawar."


"Tapi sayang masa waktunya lebih lama tapi melakukannya lebih sedikit sih?"


"Mau dua kali atau aku diskon jadi satu kali kalau kamu tetap protes?"


"Ya sudah sayang iya dua kali juga cukup kok."


Sonya lalu merebahkan tubuhnya kembali ke dalam ranjang, matanya sudah sangat ngantuk dan ingin segera terlelap dalam mimpinya. Kenzo berharap akan segera terwujud untuk punya anak dari Sonya. Kenzo sedang membayangkan betapa cantik dan gantengnya nanti anaknya. Secara dirinya yang ganteng dan Sonya yang begitu cantik. Kenzo melirik ke istrinya ternyata Sonya sudah terlelap. Kenzo lalu tersenyum sambil memeluk Sonya dan tak lama kemudian Kenzo juga terlelap ke dalam mimpinya.

__ADS_1


__ADS_2