Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Dipertemukan Kembali...


__ADS_3

Sekarang Reno dan Sandra sudah berpakaian rapi dan siap untuk ke rumah Rey. Reno melihat berpakaian istrinya yang menggunakan dress dibawah lutut. Penampilan Sandra kali ini menurutnya semakin menggemaskan dengan terlihat perut buncitnya. Reno bahagia sebulanan lagi istrinya akan melahirkan anaknya. Reno sudah tidak sabar menunggu kelahiran sang jagoan kecilnya.


"Honey, sepertinya dress yang kamu pakai tidak nyaman." Reno melihat dress yang dipakai istrinya sepertinya tidak nyaman dipakai.


"Iya hubby, ini saja sudah semakin sesak untuk dipakai. Padahal ini baju yang paling longgar daripada yang lainnya." Jawab Sandra sambil melihat dress-nya.


Reno lalu sedikit membungkuk dan sekarang wajahnya sudah tepat berada didepan perut Sandra.


"Anak Papa semakin tumbuh besar ya nak. Papa menyayangimu sayang." Reno lalu mengusap perut Sandra perlahan dan kemudian mengecupnya.


Sandra bahagia Reno sangat perhatian dengan anak yang masih dalam kandungannya.


"Hubby, ayo kita berangkat sekarang, nanti Daddy and Mommy menunggu kita."


"Baiklah honey, kita tapi ke mall dulu beli baju untukmu dan sekalian beli brownies kesukaan Mommy."


"Iya hubby." Sambil mengangguk dan tersenyum.


Reno lalu menggandeng Sandra dengan mesra. Mereka sudah keluar dari apartemennya. Reno lalu membukakan pintu mobil untuk istri tercintanya. Reno lalu melajukan mobilnya ke arah mall. Sandra bahagia Reno selalu bersikap manis kepadanya. Reno juga sering membeli bunga untuknya. Menurut Sandra, Reno merupakan suami idaman setiap wanita. Sandra merasa beruntung mempunyai suami seperti Reno, sahabatnya yang sekarang menjadi suami sekaligus ayah dari anak yang berada dalam kandungannya.


Di mobil Sandra mengucapkan syukur dalam hatinya. Akhirnya dirinya bisa hidup bahagia bersama laki-laki yang dicintainya. Sandra tidak menyangka bahwa akan menjadi istrinya Reno karena dulu Reno saja bertunangan dengan Kezia. Sandra perlahan mengusap perut buncitnya, dimana sekarang sudah ada sang buah hatinya yang mempererat hubungannya dengan Reno. Kebahagiaannya akan semakin bertambah lengkap dengan hadirnya sang buah hatinya yang akan segera lahir.


Mereka kini sudah sampai di mall. Reno memilihkan baju dan dress untuk istrinya. Mereka sekarang sudah selesai berbelanja dan tak lupa Reno membeli brownies kesukaan Mommy Risa. Sekarang saatnya Reno dan Sandra ke rumah Daddy Rey. Di mobil Sandra merasakan kembali perutnya sakit. Reno lalu menepikan mobilnya.


"Honey, kita ke rumah sakit saja ya. Aku takut kamu akan melahirkan sekarang juga." Reno merasa cemas saat ini dengan keadaan istrinya yang tadi mengeluh merasakan kesakitan pada bagian perutnya.


"Tidak usah hubby. Aku hanya terkejut saja karena anak kita menendang dalam perutku lebih kuat daripada tadi saat di apartment."

__ADS_1


Reno lalu mencoba untuk mengusap perut istrinya. Sandra merasakan sekarang sudah tidak begitu sakit perutnya. Justru Sandra merasa nyaman saat Reno mengusap perutnya.


"Hubby, kok aneh. Setelah kamu mengusap perutku sekarang sudah tidak terasa sakit lagi."


"Sepertinya anak kita takut dengan Papanya," ucapnya terkekeh.


"Hahaha, sepertinya anak kita memang takut denganmu. Atau dirinya kangen dengan kasih sayang dari Papanya."


"Sepertinya dua-duanya honey." Reno tertawa.


Mereka jadi bercanda di mobil. Reno lalu melajukan kembali mobilnya ke arah rumahnya. Reno dan Sandra saling memandang saat melihat mobil siapa yang terparkir di halaman rumah. Siapa lagi kalau bukan mobil adik iparnya, Kezia Leonardo.


"Kezia ada di rumah Daddy?" Dahinya kini berkerut melihat mobil Kezia sudah terparkir di halaman rumah.


"Kamu jangan merasa cemas. Kita temui dia saja yuk honey."


"Assalamualaikum......"


"Wa'alaikum Salam....."


Reno dan Sandra terkejut melihat Revano sudah pulang dari luar negeri. Mereka akhirnya dipertemukan kembali. Revano beranjak dari tempat duduknya dan berlari mendekati Kakaknya. Sudah lama sekali Revano tidak bertemu dengan Reno. Kezia tersenyum suaminya akhirnya bisa bertemu dengan Reno. Terlihat dari raut wajah Revano yang bahagia saat melihat Kakaknya datang.


"Kakak.........." Revano memeluk Reno.


"Adikku, akhirnya kamu pulang juga." Reno membalas pelukannya dengan hangat.


"Kemana saja kamu selama ini?" Tanyanya penasaran.

__ADS_1


"Aku ke Korea Kakak." Sambil melepaskan pelukannya.


"Jauh sekali kamu dapat beasiswanya adikku."


Semua keluarganya tahunya bahwa Revano ke luar negeri karena mendapatkan beasiswa. Mereka semua tidak tahu bahwa sebenarnya kepergian Revano karena ada cekcok dengan Kezia waktu itu.


"Iya, tapi sudah aku putuskan untuk kembali kuliah di Indonesia saja."


"Iya Revano, kasihan istrimu jika kamu terus kuliah di Korea. Karena kalian akan LDR lebih lama lagi." Jawab Reno.


Sekarang Sandra hanya terdiam saja dan masih berdiri tak jauh dari suaminya. Kezia beranjak dari tempat duduknya dan mendekati Sandra. Sekarang Sandra merasa takut dengan Kezia.


"Sandra, jangan takut kepadaku," ucapnya dengan senyuman.


Sandra lalu memberanikan dirinya untuk melihat wajah Kezia. Terlihat wajah sahabatnya itu tersenyum dengan tulus. Perlahan Kezia menggenggam kedua tangan Sandra.


"Sandra, maafkan aku ya. Aku banyak salah padamu dan aku telah menyakitimu dengan perkataanku."


"Eh, Kezia..... Ini sungguh beneran kamu kan? Apa aku tidak bermimpi kamu meminta maaf padaku?"


Sangat sulit dipercaya bahwa seorang Kezia Leonardo meminta maaf. Kezia mempunyai sifat gengsi yang teramat tinggi selama ini. Maka dari itu Sandra pun yang sudah mengenal Kezia lama merasa tidak percaya begitu saja.


Berikan dukungan like juga ke karya baru author 💙



Jangan lupa tinggalkan jempolnya ya readers 👍 dan komentar serta saran dari kalian sangat berarti untuk author mempertimbangkan untuk membuat cerita selanjutnya. Yuk berikan gift biar author semakin semangat 🆙 Terima kasih 💙

__ADS_1



__ADS_2