
Setelah makan malam Revano meminta semuanya untuk berkumpul di ruang keluarga. Reva saat ini sedang dipangku oleh Kakeknya. Rey bahagia cucunya itu tidak menangis saat dekat dengannya.
"Ada apa nak kamu mengajak kita untuk berkumpul di sini?" tanya Risa.
"Kita mau menyampaikan sesuatu," ucap Revano.
"Sayang, kamu saja yang bicara," ucap Kezia sambil menggenggam tangan suaminya.
"Iya sayang," ucap Revano sambil tersenyum ke arah istrinya.
"Nak, katakan apa yang ingin kamu sampaikan," ucap Rey.
"Kita hanya memberitahu bahwa Reva akan segera punya adik."
"Apa?" Reno terkejut saat adik ipar sekaligus sahabatnya itu hamil lagi.
"Kamu hamil lagi Kezia? Apa aku tidak salah dengar?" tanya Sandra ingin memastikan bahwa pendengarannya tidak bermasalah.
"Iya Sandra, kamu tidak salah dengar. Saat ini aku sedang hamil dan kandunganku sudah jalan 3 mingguan," ucap Kezia sambil mengusap perutnya pelan.
Risa matanya berbinar-binar saat mengetahui menantunya hamil. Keinginannya untuk hamil bareng pun sudah terwujud. Risa lalu berjalan pelan-pelan mendekati menantunya.
"Alhamdulillah, akhirnya kamu hamil juga nak. Kita akan hamil bareng," ucap Risa yang lalu duduk disamping menantunya dan memeluknya.
Kezia lalu membalas pelukannya.
"Makasih ya sayang sudah mau mengabulkan permintaan Mommy," ucap Risa.
"Sama-sama Mommy. Lagian juga Revano ingin punya anak lagi," jawab Kezia dengan jujur.
Risa lalu melepaskan pelukannya.
"Sayang, aku sudah tidak sabar ingin merasakan tendangan kecil dari dalam perutmu," ucap Risa sambil memegang perut Kezia.
"Kan nanti Mommy duluan yang merasakannya," ucap Kezia terkekeh.
"Ah iya kamu benar nak. Karena kandungan Mommy saat ini sudah 8 minggu. Itu artinya jarak kehamilan kita tidak terlalu jauh karena hanya berbeda 5 minggu saja."
Kezia mengangguk pelan dan tersenyum. Tak menyangka akan hamil bareng dengan mertuanya sendiri. Jika kemarin dirinya hamil bareng dengan Sandra itu menurutnya wajar dan saat ini hamil bareng mertuanya sendiri merupakan hal yang sangat luar biasa.
"Astaga, adikku apa kamu tidak kasihan sama Kezia? Umur Reva juga masih kecil dan kalian akan memberikannya adik," ucap Reno yang lalu geleng-geleng kepala.
"Kakak ini syirik saja. Jika Kakak ingin punya anak lagi tinggal bilang sama Kak Sandra. Pasti Kak Sandra akan mengabulkannya. Benar begitu kan Kak Sandra?"
"Eh? Mana bisa seperti itu. Kita sudah sepakat untuk punya satu anak saja kok Revano," jawab Sandra.
"Honey, apa kamu tidak ingin hamil lagi? Setelah melihat mereka hamil bareng kayaknya lucu. Nanti kalian bisa hamil bertiga kan seru," ucap Reno sambil menggoda istrinya.
__ADS_1
"Ah, tidak hubby. Cukup Rendra saja yang ada dalam hidupku."
"Aku terus kamu anggap apa?"
"Ya kamu akan tetap menjadi suamiku," ucap Sandra.
Satu ruangan lalu tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Reno dan Sandra.
...*****...
Besoknya Kezia dan Revano pergi ke rumah orangtua Kezia.
"Assalamualaikum....."
"Wa'alaikum Salam....."
"Eh nak akhirnya kalian datang juga," ucap Sonya.
"Iya Mama. Kezia kangen sama Mama dan juga Baby El."
Baby El baru berusia 2 bulan lebih 2 minggu saat ini. Sedangkan Reva sudah 11 bulan.
"Aduh anak kamu lucu sekali nak. Sudah besar cucu Nenek," ucap Sonya sambil menggendong Reva dan mengecup pipi cucunya.
"Iya, anak kalian sudah besar. Kapan nih kalian mau memberikan Papa cucu lagi?" tanya Kenzo terkekeh.
Kezia dan Revano lalu saling berpandangan dan tersenyum.
"Apa kamu sudah hamil lagi nak?" tanya Kenzo matanya berbinar-binar.
"Iya Papa, Kezia hamil lagi. Sudah jalan 3 mingguan."
"Alhamdulillah, sayang, kita akan punya cucu lagi," ucap Kenzo bahagia.
"Iya aku bahagia sekali sayang," ucap Sonya tak kalah bahagianya.
"Astaga, Kakak ipar sudah hamil lagi?" ucap Elena sambil menggendong Baby El.
Elena baru saja datang dan ikut gabung bersama mereka.
"Iya sayang, El akan punya sepupu lagi," jawab Sonya.
"Aku ikut bahagia. Tapi apakah jaraknya tidak terlalu dekat? Maksudku kemarin kan saat Kezia akan melahirkan dan aku baru saja hamil El."
"Tidak terlalu dekat nak, kan Reva saat ini sudah berumur 11 bulan. Dulu bahkan Mama Sonya hamil lagi saat Kezia masih berumur 4 bulan," jawab Kenzo.
"Ada apa ini?" tanya Keano yang baru saja datang dan lalu duduk disamping istrinya.
__ADS_1
"Kakak hamil lagi Keano. Kamu akan punya keponakan lagi dari Kakak," ucap Kezia.
Keano melongo mendengar Kakaknya hamil lagi. Karena saat Kakaknya mau melahirkan Reva dan saat itu juga Elena baru hamil.
"Apa? Kakak hamil lagi."
Kezia mengangguk pelan. Keano lalu menatap Kakak iparnya yang umumnya lebih muda darinya. Keano tidak mau menyebut Revano Kakak karena memang lebih tua Keano daripada Revano.
"Revano, kamu ini hebat sekali. Bisa membuat Kakakku hamil lagi secepat ini," ucapnya terkekeh.
"Ini permintaan Mommy Risa, Keano. Sebenarnya Kakak juga ingin menunda kehamilan karena Reva masih kecil," jawab Kezia.
"Mertua Kakak ngidamnya kok aneh-aneh sih? Ingin Kakak hamil segala lagi," ucap Keano menepuk jidatnya.
"Namanya juga orang ngidam nak. Kemarin saat Elena hamil El kamu disuruh Elena seharian pakai daster kan?" ucap Sonya mengingat bahwa saat itu anaknya menggunakan daster.
"Iya juga sih Mama. Orang ngidam kadang keinginannya di luar nalar ya," ucap Keano geleng-geleng kepala.
"Nah, makanya harus dituruti. Meskipun keinginannya di luar nalar. Apalagi kemarin Risa mengancam ingin menggugurkan kandungannya," jawab Sonya.
"Astaga sampai begitu ya Mama," kata Elena.
"Kan Risa hamil diusianya yang tidak muda lagi nak. Jika saja Kezia tidak hamil lagi mungkin ah ya sudahlah jangan dibahas dan yang penting sekarang kandungan Risa maupun Kezia baik-baik saja."
"Iya, mudah-mudahan lancar sampai melahirkan nanti."
"Aamiin....."
Baby El lalu menangis dan sepertinya Baby El saatnya mendapatkan asupan gizi dari ibunya. Elena izin duluan untuk ke kamar. Keano lalu menyusul istrinya ke kamar.
Di ruang keluarga mereka lalu menghabiskan waktu bersama untuk meminum teh hangat.
...*****...
Baby Rio saat ini sudah berumur 7 bulan. Vino sekarang sudah mengingat semuanya dan bahagia sekarang Viona sudah sah menjadi istrinya.
"Sayang, aku bahagia sudah bisa mengingat semuanya."
"Baguslah jadi aku tidak akan berpura-pura lagi."
"Berpura-pura lagi? Apa maksudnya sayang?"
"Kita akan berpisah Vino. Aku sudah janji pada diriku sendiri dan setelah kamu ingat semuanya kita akan berpisah."
"Aku tidak akan menceraikan kamu."
"Ya sudah aku yang akan menggugat cerai kamu."
__ADS_1
"Viona, Vino kalian jangan bercerai," ucap Mama Vera sambil memegang dadanya.
Dadanya terasa sakit sekali saat ini. Mama Vera langsung pingsan setelah mendengar perkataan Vino dan juga Viona. Ibu mana yang tidak terkejut saat anaknya sudah kembali ingatannya dan menantunya tetap ingin berpisah. Viona maupun Vino saat khawatir terhadap kondisi Mama Vera. Mereka lalu membawanya ke rumah sakit.