Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Kebahagiaan Reno dan Sandra.


__ADS_3

Pagi hari yang cerah harum masakan tercium wanginya saat Reno baru keluar dari kamarnya. Reno melangkahkan kakinya keluar kamar. Di dapur Sandra sedang memasak. Reno memanggil Sandra dengan panggilan sayang 'honey' sedangkan Sandra memanggil Reno dengan panggilan 'hubby'.


"Wangi sekali, kamu masak apa honey?" tanyanya penasaran.


"Aku masak nasi goreng. Kita sarapan nasi goreng ya pagi ini gak apa-apa kan?"


"Hmm ok. Apapun masakan kamu pasti aku suka."


"Tapi kan kamu belum pernah nyobain masakan aku Ren?"


"Honey, sudah aku bilang jangan panggil dengan namaku lagi. Kita sekarang sudah suami istri."


"Ups..... Aku lupa, habisnya sudah kebiasaan hehehe," ucapnya sambil menampilkan gigi putihnya.


"Yuk kita sarapan dulu hubby," ucapnya dengan senyuman.


"Iya honey."


"Uhukk...... Uhukk.........." Reno lalu meminum air putihnya.


"Ah, kenapa by? Masakanku tidak enak ya?" ucap Sandra.


"Masakan kamu sangat enak. Hanya saja ini terlalu pedas honey. Kamu kasih cabainya kebanyakan."


"Maaf, aku lupa. Aku biasanya suka pedas. Padahal cabainya sudah aku kurangin."


"Emang tadi pakai berapa cabai?" tanyanya penasaran.


"Tiga cabai rawit hehehe, biasanya aku pakai cabainya sampai lima. Aku lupa kalau kamu tidak suka masakan yang terlalu pedas. Aku bikinin kamu makanan yang lainnya ya hubby?"


"Tidak usah honey. Ini saja akan aku makan sampai habis. Lagian ini masakan pertama istruku yang khusus kamu buat untuk aku."


Sandra tersenyum Reno bisa menghargai masakannya. Meskipun Reno tidak suka makanan yang terlalu pedas.


"Ehm.. Lain kali aku akan pakai cabainya sedikit by."


Reno mengangguk pelan dan menghabiskan nasi goreng buatan istrinya.


Sore hari Reno mengajak jalan-jalan ke mall. Mereka berbelanja beberapa baju dan juga belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Malam telah tiba, kini Reno gantian ingin memasak untuk istrinya.


"Hubby biar aku saja yang masak makan malamnya."


"Tidak usah, sekarang gantian aku yang akan masak buat kamu honey," ucapnya dengan senyuman.

__ADS_1


"Emang kamu bisa masak hubby?" tanyanya penasaran karena seorang Reno yang cool ternyata bisa masak.


"Bisa dong honey, Daddy Rey saja juga bisa masak kok. Waktu Mommy Risa hamil aku dulu Daddy yang selalu memasak. Bahkan Daddy Rey bikin salad buah untuk Mommy."


"Nah, dari situ aku diajarin Mommy Risa agar bisa memasak dan saat setiap hari minggu kita belajar memasak bersama Revano juga. Jadi kata Mommy Risa kalau aku punya istri yang sedang hamil atau melahirkan jadi aku bisa menggantikannya memasak," ucapnya kembali dengan senyuman seperti mengkode Sandra.


Sandra tersipu malu mendengar ucapan Reno. Karena sampai saat ini mereka juga belum melakukan tugasnya sebagai suami istri. Mereka akan merasakan berpacaran dulu setelah menjadi pasangan halal.


Sekarang Reno sudah menggunakan celemeknya dan akan mulai memasak. Sandra duduk manis melihat suaminya sedang memasak. Memang terlihat Reno sepertinya sudah jago dalam hal masak memasak.



Reno meskipun sedang menggunakan celemeknya namun tampilannya masih terlihat cool. Sandra baru menyadari bahwa suaminya itu sangat tampan. Sandra tidak menyangka bahwa takdir akan membawanya bersama Reno sampai ke pelaminan. Padahal Sandra sudah ikhlas jika Reno bersanding dengan Kezia sahabat terbaiknya. Namun kini Kezia sudah menikah dengan Revano. Sepertinya mereka memang sudah berjodoh. Mungkin saja saat ini belum ada perasaan di antara mereka. Namun Sandra percaya seiring berjalannya waktu dengan bersama-sama setiap hari, pasti Kezia ataupun Revano akan saling jatuh cinta. Hanya saja mereka membutuhkan beberapa bulan atau tahun mungkin mereka akan saling jatuh cinta.


Kini masakan Reno sudah jadi. Kelihatannya enak dan menggugah selera. Reno segera mengambil satu piring nasi dan dua sendok.


"Loh kok satu piringnya ada dua sendok hubby?"


"Biar lebih romantis saja honey makan sepiring berdua hehehe," ucapnya terkekeh.


Mereka lalu makan sepiring berdua. Sandra terkejut saat Reno mengelap bibirnya yang ada sisa makanannya.


"Aku makannya belepotan ya hubby?"


Mereka lalu tertawa bersama. Sesekali Reno menyuapi Sandra. Hatinya Sandra berbunga-bunga saat Reno menyuapinya.


"Honey, gantian dong. Aku juga mau kamu disuapin."


"Hmm..... Iya hubby."


Sandra lalu menyuapi suaminya.


"Nah, kalau begini kan lebih terasa enak makannya."


Mereka lalu saling melempar senyuman. Mereka bahagia bisa berpacaran setelah menikah.


...*****...


Berbeda dengan pasangan Kezia dan juga Revano. Mereka hanya baru saja makan malam dan sekarang sudah kembali ke kamarnya. Kezia tadi sudah sholat duluan. Sedangkan Revano sekarang baru saja sholat isya. Kezia sudah duduk manis di sofa.



Kezia akan merayu Revano agar mau gantian tidur di sofa dengan menampilkan senyuman manisnya. Karena katanya Revano akan menurut jika diperlakukan dengan cara manis.

__ADS_1


"Revano....." Panggil Kezia.


"Ada apa Kak?" langsung menoleh.


"Bolehkah Kakak malam ini yang tidur di ranjang?"


"Revano akan tetap tidur di ranjang."


"Ehm... Revano Kakak akan kasih uang jajan buat kuliah deh. Mau ya?"


"Enggak mau Kakak." Revano masih menolak bujukan Kezia.


"Revano plis ya... Kak Kezia punggungnya sakit tidur di sofa."


"Salah sendiri tidak mau tidur di ranjang," ucapnya sambil menaikkan selimutnya."


"Astaga, bujuk Revano sudah banget sih. Masa iya aku harus tidur di sofa lagi. Awas saja nanti pembalasanku setelah aku pindah ke apartment." Batin Kezia.


"Mommy Risa saja jika lagi berantem sama Daddy Rey juga tidur sama Revano," ucapnya dengan jujur.


"Apa? Kamu masih tidur sama Mommy Risa?"


"Iya, emang kenapa Kak? Wajar saja kan seorang ibu dekat dengan anaknya."


Kezia hanya menepuk jidatnya sambil geleng-geleng kepala. Kezia tidak menyangka suaminya itu bahkan masih manja sekali karena masih ditemani ibunya saat tidur.


"Kenapa Kakak sepertinya kaget? Pasti Kakak gak sering ya tidur bareng Mama Sonya. Berarti Kakak kurang disayang tuh sama Mama Sonya," ucapnya terkekeh.


"Revano, kamu itu sudah dewasa. Masa tidak malu tidur sama Mommy Risa?"


"Cuma pas Mommy bertengkar sama Daddy saja kok Kak. Selebihnya aku tidur sendiri."


"Hmm... Ah, sudahlah Kakak mau tidur. Kakak sudah mengantuk," ucapnya lalu kembali ke sofa dan merebahkan tubuhnya. Kezia matanya sudah seperti dilem sangat ngantuk sekali.


Sebenarnya Revano juga tidak tega jika melihat Kezia tertidur di sofa.


...*****...


Kezia dan Revano kini makan pagi di restoran hotel. Para pelayan memberikan berbagai makanan di atas meja. Kezia mengernyitkan dahinya padahal mereka belum memesan makanan.


"Kenapa makanannya banyak sekali?" tanyanya heran.


"Nona Muda, saya disuruh Tuan Rey untuk memberikan semua menu yang Tuan Rey pilihkan. Karena menurut Tuan Rey kalian harus makan yang banyak karena pasti kecapekan karena kegiatan semalam."

__ADS_1


Revano dan Kezia sudah dua malam ini menginap di hotel. Mereka mulai besok akan tinggal di rumah Keluarga Wijaya.


__ADS_2