Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Kepulangan Reno


__ADS_3

Reno melajukan mobilnya ke arah rumah mertuanya. Tadi Sandra memberitahu kepada Mami Lova bahwa akan datang dengan suaminya. Mami Lova bahagia akan kedatangan anak dan menantunya. Mami Lova kini sudah membuat bolu gulung dan sudah diletakkan dalam piring. Kini Mami Lova tinggal menunggu kedatangan anak dan menantunya. Terdengar suara mobil Reno sudah terparkir di halaman rumahnya. Mami Lova masuk ke ruang kerja suaminya.


"Papi, anak kita sudah datang dengan suaminya. Ayo kita temui. Mami sudah kangen dengan Sandra."


Dean mengangguk pelan dan sambil membenarkan kacamatanya dan langsung berdiri.


"Semoga saja mereka datang membawa kabar bahagia." Batin Dean.


Dean berharap Sandra akan hamil jadi bisa pamer dengan Kenzo bahwa kini anaknya sudah mengandung. Karena Reno pernah bilang akan pulang ke rumahnya saat nanti Sandra tengah hamil anaknya. Jadi memberikan kejutannya sekalian kepada Rey dan Risa.


Dean dan Lova sekarang menuju ke ruang keluarga. Bibi tadi sudah membukakan pintu untuk Reno dan Sandra. Mereka sudah duduk manis di ruang keluarga. Reno dan Sandra lalu bangkit dari tempat duduknya dan mengecup punggung tangan Lova dan Dean secara bergantian. Dean bahagia memiliki menantu seperti Reno yang sopan. Sahabatnya Rey mendidik Reno dengan baik. Hanya saja kemarin kabur dari pernikahannya dengan Kezia. Reno melakukan itu dengan terpaksa karena dirinya tidak mencintai Kezia. Reno hanya mencintai Sandra.


"Saya permisi ke belakang dulu Tuan, Nyonya, Den dan Non." Sambil membawa belanjaan yang Reno tadi beli.


"Iya Bi," ucapnya bersamaan.


"Sayang, Mami sangat kangen sama kamu nak."


"Sandra juga kangen sama Mami."


Mereka kini akhirnya berpelukan. Reno tersenyum, ternyata Mami Lova sangat dekat dengan Sandra.


"Kalian kalau pulang ke rumah tidak usah membawa apa-apa nak. Kalau mau pulang ya pulang saja."


"Sudah dibiasakan sama Mommy Risa kalau bertamu jangan hanya tangan kosong saja kok Mami hehehe," ucapnya terkekeh.


Lova tersenyum ternyata sahabatnya itu sangat mendidik anaknya dengan baik.


"Oh iya sayang, kamu sini duduk sama Mami nak," ucap Mami Lova karena masih kangen dengan anak semata wayangnya.


Sandra menurut dan lalu duduk dengan Maminya.


"Kita datang karena ada sesuatu yang harus kita bicarakan Mami," ucapnya sambil tersenyum.


"Apa itu nak?" Tanyanya penasaran.


"Sandra sekarang sudah hamil Mami."

__ADS_1


"Ah, benarkah nak? Mami akan punya cucu?" Kini matanya sudah berbinar-binar.


Sandra mengangguk pelan dan lalu tersenyum.


"Alhamdulillah..... Papi kita akan punya cucu," ucapnya menoleh ke arah Dean dan terlihat tersenyum senang.


"Iya Mami Alhamdulillah..." Dean juga tak kalah bahagianya mendengar anaknya hamil.


"Menantuku kamu memang hebat nak. Baru nikah dua bulan langsung bisa memberikan aku cucu," ucapnya tersenyum bahagia.


Reno mengernyitkan keningnya tidak tahu maksud Papi mertuanya. Tahu Reno bingung pun Papi Dean langsung menjelaskan.


"Jadi begini nak. Risa, Mommy kamu dulu hamil kamu saat pernitahan mereka akan berjalan satu tahun. Dulu Daddy kamu itu takut dengan Mommy kamu. Jadi saat akan ulang tahun pernikahan mereka, kamu baru akan hadir nak," ucapnya diakhiri dengan tawanya.


Reno langsung mengerti arah tujuan mertuanya bicara. Karena dulu Daddy Rey dan Mommy Risa menikah karena dijodohkan dan akhirnya saling mencintai.


"Hehe iya Papi," ucapnya terkekeh. Reno juga pernah mendengarkan cerita dari Mommy Risa


"Nak, kamu akan memberitahu kepada kedua orang tua kamu kapan? Mereka juga berhak tahu atas kabar bahagia ini." Dean menasihati menantunya.


"Besok, insya'allah mau ke rumah Papi. Besok kita bareng-bareng kesana ya Papi?"


Seketika Reno teringat dengan pesan WhatsApp adiknya yang katanya menggantikannya menikah dengan Kezia.


"Oh iya Papi. Bagaimana pernikahan Revano dengan Kezia?"


"Mereka baik-baik saja nak dan sekarang sudah tinggal di apartment."


"Hmm... Syukurlah..." Reno bersyukur kehidupan rumah tangga adiknya baik-baik saja.


"Mereka juga sudah berbulan madu ke Bal nak. Tapi Mami belum tahu Kezia sudah hamil atau belum. Soalnya Jeng Sonya belum bercerita sama Mami," ucap Mami Lova dengan jujur.


"Semoga saja mereka bisa cepat menyusul kalian untuk punya anak," ucap Papi Dean.


"Aamiin....." Jawab Sandra dan Reno bersamaan.


Reno lega kini adiknya dan Kezia bisa menerima Revano satu sama lain dan bahkan sudah pergi berbulan madu. Sandra tidak menyangka bahwa Kezia bisa secepat itu melupakan Reno dan berpindah ke lain hati.

__ADS_1


"Kalian malam ini menginap di rumah ya nak?" ucapnya dengan nada memohon.


Sandra menoleh ke arah suaminya. Bagaimanapun juga Sandra akan ikut kemanapun suaminya pergi. Reno memberikan kode anggukan pertanda setuju.


"Iya Mami. Kita malam ini akan menginap di rumah," ucap Sandra.


Sandra bahagia bisa diberikan suami yang baik seperti Reno.


...*****...


Pagi hari setelah sarapan bersama Sandra dan Reno sudah siap dengan pakaian rapinya. Kini mereka sudah ditunggu Mami Lova dan Papi Dean di ruang tamu. Mereka akan pergi ke rumah Rey. Reno menggandeng tangan Sandra dengan mesra menuju ke ruang tamu.


"Sudah siap nak kamu bertemu dengan Risa dan Rey?"


"Sudah siap Papi," ucapnya dengan senyuman.


"Baiklah kalau begitu ayo kita berangkat sekarang."


Mereka menaiki satu mobil dengan Dean yang menyetir mobilnya. Sedangkan Reno dan Sandra berada di kursi belakang. Reno meletakkan kepalanya istrinya agar menyandar ke pundaknya. Rano hanya ingin istrinya duduk dengan nyaman. Sedangkan Sandra bahagia Reno tahu apa yang dirinya butuhkan. Dean melirik ke arah kaca dan tersenyum melihat menantunya memperlakukan anaknya dengan manis. Sandra juga sering telepon kalau Reno itu orangnya perhatian dan romantis bahkan bisa masak. Dean sampai kagum dengan menantunya.


Setelah kurang lebih setengah jam perjalanan akhirnya mereka sampai di rumah Rey.


"Aku masuk duluan ya honey. Aku akan menjelaskan terlebih dulu kepada Daddy and Mommy kalau aku sudah menikah. Nanti kamu masuk sama Papi dan Maminya menyusul ya?"


Sandra mengerti karena mertuanya punya penyakit jantung. Jadi harus berhati-hati dalam berbicara.


"Iya hubby. Semoga Daddy Rey tidak akan marah ya kalau kamu sudah kabur selama dua bulanan ini."


"Iya honey, percayakan padaku. Daddy Rey sama Mommy Risa tidak akan memarahi kita." Perasaannya yakin bahwa Daddy and Mommy akan bahagia jika mengetahui dirinya sudah menikah. Karena adiknya juga sudah menikah.


Reno lalu melangkahkan kakinya ke rumahnya. Sandra kini terlihat murung.


"Nak, jangan sedih. Pasti mereka akan merestui hubungan kalian. Apalagi kalau tahu kamu sedang mengandung cucunya. Mami yakin sahabat Mami itu akan memaafkan anaknya."


"Iya Mami. Mudah-mudahan saja seperti itu."


"Rey dan Risa pasti senang mendengar kabar bahagia ini." Batin Dean.

__ADS_1


Dean berharap tidak akan ada konflik lagi jika mereka sudah mengetahui bahwa Reno sudah menikah dengan Sandra. Dean yakin Rey dan Risa pasti akan memaafkan Reno yang tiba-tiba kabur di hari pernikahannya. Orang tua mana yang tidak akan memaafkan anaknya sendiri. Dean juga yakin kalau Rey dan Risa akan bahagia jika sebentar lagi akan memiliki cucu.


__ADS_2