Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Kamulah Cinta Pertama dan Terakhirku


__ADS_3

Rumah tangga Kezia dan Revano kembali harmonis. Saling percaya adalah kunci utama dalam hubungan rumah tangga. Kezia juga tidak ingin berpisah dengan Revano apalagi sudah ada Revalina yang sudah hadir dalam keluarga kecilnya. Kezia tidak akan pernah melepaskan suaminya ke wanita lain. Justru Kezia ingin wanita itu pergi dari kehidupan Revano. Kezia akan percaya dengan suaminya karena Revano selalu berkata jujur. Kezia juga berpikir bahwa jika kemarin saat Kezia sedang hamil Reva dan Revano memberitahu jika sudah menikah siri dengan perempuan lain maka kemungkinan akan terjadi sesuatu dengan kandungannya. Kezia tidak bisa menyalahkan suaminya. Justru Kezia merasa sedih suaminya jadi terjebak dalam pernikahan tidak diinginkan itu.


Malam hari Kezia meletakkan anaknya dalam tempat tidur bayi. Putrinya sudah terlelap dalam tidurnya.


"Sayang, apa Reva sudah tertidur?" tanya Revano yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Sudah sayang baru saja aku memberikannya asi dan langsung tertidur," jawab Kezia.


Revano lalu mendekati istrinya.


"Saatnya kita bisa berpacaran," ucap Revano terkekeh dan memeluk istrinya.


"Kamu bicaranya jangan keras-keras nanti Reva terbangun," bisik Kezia.


Revano menggiring Kezia ke ranjangnya. Saat Revano mau mengecup bibir Kezia tiba-tiba saja anaknya menangis.


"Oek....... Oek........"


"Astaga nak... Kamu melarang Papa bermesra-mesraan dengan Mamamu," ucap Revano lalu menepuk jidatnya.


"Jangan berbicara seperti itu. Mungkin Reva haus lagi," ucap Kezia.


Kezia langsung menggendong anaknya dan Baby Reva tidak mau diberikan asi. Baby Reva masih saja terus menangis dan Revano lalu menggendong anaknya dan seketika Baby Reva tidak menangis lagi.


"Ternyata Reva ingin kamu gendong sayang," ucap Kezia.


Revano tidak jadi berpacaran dengan Kezia karena tadi anaknya seketika menangis. Setelah Baby Reva tidak menangis akhirnya mereka memutuskan untuk tidur. Akhirnya mereka tidur bertiga di ranjang yang sama.


Pagi hari Kezia mengerjapkan matanya. Kezia mengecup pipi sang buah hatinya. Bayi cantik itu masih tertidur pulas seperti Papanya.


"Hmm, anak dan bapak sama saja. Tidurnya bahkan sama," ucap Kezia geleng-geleng kepala melihat cara tidur Baby Reva dengan Revano yang sama. Kezia lalu mengambil hpnya dan memfoto suami dan anaknya.

__ADS_1


"Ah, menggemaskan sekali mereka," ucap Kezia saat melihat hasil jepretan fotonya.


Kezia akan membangunkan suaminya dengan cara tidak seperti biasanya. Kezia akan berusaha untuk mempertahankan rumah tangganya agar berjalan dengan langgeng seperti Papa dan Mamanya. Kezia akan menerapkan tips dari Mama Sonya.


"Morning kiss." Kezia mengecup pipi suaminya dua kali.


"Pagi sayang," ucap Revano dengan nada khas orang bangun tidur.


Revano lalu duduk dan Kezia langsung memeluk suaminya. Kezia menenggelamkan wajahnya pada dada bidang suaminya.


"Sayang kenapa kamu jadi manja seperti ini?" tanya Revano terheran-heran.


"Apa kamu hamil lagi?" goda Revano.


"Hamil dari mana, bahkan aku baru selesai nifas. Emangnya tidak boleh jika aku manja sama suamiku sendiri?"


Revano terkekeh geli mendengarnya. Seperti bukan Kezia istrinya. Karena Kezia biasanya tidak seperti ini.


Lagi-lagi Baby Reva kembali menangis dan saatnya untuk mengganti popoknya dan mandi pagi. Revano membantu istrinya untuk mengganti popok anaknya sedangkan Kezia yang memandikan putrinya. Mereka saling bekerjasama untuk merawat anaknya. Kezia dan Revano tidak ingin punya mengasuh bayi atau Baby Sitter karena ingin merawat anaknya dengan caranya sendiri dan berbagai tugas.


...*****...


Kezia masih ingin tahu seperti apa wajah dari madunya, istri kedua dari suaminya. Dalam hati Kezia istri kedua suaminya itu berwajah cantik atau tidak. Kezia hanya takut jika saja Revano terpesona dengan wajah cantik istri sirinya. Saat ini Baby Reva sedang diajak bermain Sonya di ruang keluarga jadi Kezia bisa berbicara berdua dengan suaminya.


"Revano, aku ingin tahu seperti apa wajah Viona itu. Apakah dia cantik?" tanya Kezia penasaran.


Revano tahu bahwa saat ini Kezia tengah dilanda cemburu. Revano lalu tersenyum.


"Masih cantikan kamu sayang dan secantik apapun dia aku tidak akan pernah tertarik dengannya. Karena dihatiku cuma ada kamu. Kamulah cinta pertama dan terakhirku," ucap Revano sambil mengusap pipi Kezia, ibu dari anaknya.


"Beneran?" sambil menatap wajah suaminya.

__ADS_1


"Apa aku pernah berbohong kepadamu?"


"Buktinya kemarin kamu secara diam-diam sudah menikahi perempuan lain dan tanpa seizin aku," ucap Kezia mendengus kesal dan menepis tangan suaminya.


"Maaf... Sebenarnya aku ingin jujur saat itu sayang. Tapi aku takut jika kandungan kamu kenapa-kenapa. Kamu tahu sendiri kan jika ibu hamil yang kebanyakan pikiran bisa mengganggu kehamilannya. Bisa pendarahan bahkan parahnya bisa sampai keguguran dan aku tidak mau hal itu sampai terjadi. Maka dari itu aku berbicara jujur saat kamu sudah melahirkan."


"Hmm..... Aku ingin tahu wanita itu seperti apa. Mana hp kamu sini! Aku ingin melihat foto Viona," ucap Kezia.


"Kamu cek saja hpku dan cuma ada foto tiga perempuan yang ada dalam hpku," ucap Revano sambil menyerahkan hpnya.


"Tiga perempuan katanya? Pasti foto Viona, fotoku dan satu perempuan lagi entah foto siapa yang ada dihpnya." Batin Kezia menjadi kesal dan ingin segera melihat langsung galeri foto yang ada dihp suaminya.


Saat Kezia membuka galeri foto hp Revano cuma ada foto 3 perempuan seperti yang dikatakan Revano yaitu foto dirinya, Baby Reva dan Mommy Risa. Bahkan wallpapernya saat mereka menikah. Kezia juga melihat ada foto saat bersama keluarganya maupun keluarga Revano saat kumpul-kumpul bersama.


"Tiga perempuan yang berarti dalam hidupku. Jadi aku hanya menyimpan orang-orang yang penting di galeri fotoku. Sisanya foto bersama dengan keluarga."


"Maaf sayang, aku telah curiga sama kamu. Aku kira kamu menyimpan foto pernikahan kamu dengan Viona. Aku sangat ingin melihat seperti apa perempuan itu dan aku juga ingin melihatnya secara langsung."


"Sayang apa kamu cemburu?" ucap Revano terkekeh.


"Aku tidak cemburu, sebagai seorang istri pertama pasti ingin tahu istri kedua dari suaminya dan aku ingin bertemu dengannya secara langsung."


"Sayang, untuk apa kamu ingin bertemu dengannya? Jika sebentar lagi aku juga akan bercerai darinya. Perkiraan 2 bulanan lagi dia akan melahirkan dan aku akan langsung tes DNA antara aku dan bayinya. Pasti hasilnya tidak akan cocok karena aku tidak melakukan apapun padanya dan kamulah yang akan menjadi satu-satunya istriku untuk selamanya," ucap Revano sambil menggenggam tangan Kezia.


"Tapi aku ingin bertemu dengannya. Saat nanti Viona akan melahirkan ajak aku untuk bertemu dengannya."


"Baiklah... Aku akan mengajak kamu sayang dan kamu jangan berpikiran aneh-aneh karena aku tidak sedikitpun tertarik dengannya."


"Aku tidak percaya dengan kamu. Aku hanya ingin bukti dengan melihatnya saat bersamamu. Aku ingin membuktikan dengan mata kepalaku sendiri."


"Iya sayang kamu bebas melakukan apapun yang kamu mau."

__ADS_1


Kezia semakin penasaran ingin melihat seperti apa wajah dari madunya.


__ADS_2