
DI TEMPAT LAIN
Hari masih pagi matahari bersinar terang menerangi bumi. Terlihat seorang pemuda berusia 26 tahun sedang merasakan pusing dan mual. Ia langsung menuju ke wastafel karena sudah tidak kuat saat perutnya merasa seperti diaduk-aduk.
"Hoekk... Hoekkk....." hanya cairan bening yang keluar dari dalam mulutnya.
"Ada apa denganku? Apa aku semalam salah makan lagi? Atau aku masuk angin?" pemuda tersebut bingung saat ini ia merasakan muntah di pagi hari.
Sudah 3 hari ini ia merasakan pusing dan mual tiap pagi hari saja. Pemuda tampan tersebut adalah Erick Tanubrata kekasih Sera yang hampir sebulan yang lalu melakukan hubungan terlarang itu dengannya.
...*****...
Setelah sarapan pagi sudah selesai. Lova masuk ke dalam kamarnya. Dean dan Papanya sudah berangkat ke kantor. Sedangkan Sera bersiap-siap untuk pulang ke rumahnya. Sera sudah tidak sabar menunggu datangnya malam hari.
"Dean sebentar lagi hartamu akan menjadi milikku. Erick, sebentar lagi anak kita akan hadir sayang." batin Sera karena ia merasakan badannya mulai tak enak setiap pagi. Tapi anehnya dia tidak mengalami mual.
Sera keluar dari rumah Dean naik taksi. Sera tidak mau di antar sopir karena tujuannya Sera tidak ingin langsung untuk pulang ke rumahnya. Tapi menuju ke Rumah Sakit dan ingin memeriksakan kandungannya. Setelah beberapa menit iya akhirnya sampai di Rumah Sakit. Sera sedang menunggu untuk dipanggil ke ruang dokter kandungan.
"Nona Sera Herlambang." Sera langsung berdiri dan mengikuti suster untuk masuk ke ruang dokter.
"Dok, saya sudah terlambat datang bulan. Tetapi saya tidak merasakan adanya tanda-tanda kehamilan. Saya jadi ingin mengecek apakah saya benar-benar hamil atau tidak."
"Baiklah silahkan berbaring." Sera lalu berbaring di bantu oleh suster.
"Saya naikkan bajunya sedikit ya?"
"Iya Dok."
Dokter wanita tersebut lalu mengoleskan gel ke perutnya. Dokter muda itu lalu tersenyum saat melihat layar monitor ada janin yang sudah tumbuh di rahim pasiennya.
"Nona, bisa dilihat dilayar monitornya. Selamat nona sedang mengandung. Usia kandungan Nona saat ini sudah memasuki dua minggu," sambil menggerak-gerakkan alatnya di perut Sera.
Sera lalu melihat latar monitornya yang menampilkan setitik janin yang sedang ia kandung. Sera bahagia saat ini dia sedang mengandung anak dari laki-laki yang sangat dia cintai. Sera akan memanfaatkan ini untuk menjebak Dean nanti malam selagi kandungannya masih 2 minggu dan belum terlihat. Sera merasa bersyukur saat ini dia tidak mengalami mual adalah hal yang bagus untuk melancarkan aksinya.
__ADS_1
"Untung saja anakku tidak menyusahkan." batin Sera.
Setelah selesai suster lalu membantu membersihkan cairan gel di perutnya. Suster tersebut lalu mengarahkan Sera untuk duduk terlebih dahulu untuk menunggu hasil pemeriksaannya.
"Ini Nona hasil pemeriksaan anda hari ini. Janin anda sehat dan kuat. Saya sarankan jangan terlalu capek-capek terlebih dahulu ya. Usia kehamilan anda yang muda ini masih sangat rentan Nona. Apalagi Nona masih muda di usia 22 tahun sudah mengandung," ucapnya sambil memberikan hasil pemeriksaannya dan foto USG janinnya.
"Oh iya dok ada yang ingin saya tanyakan. Kenapa saya belum mengalami mual ya?" tanyanya penasaran.
"Itu sudah hal biasa Nona. Biasanya sang suami yang mengalami Sindrom Couvade."
"Maksudnya apa dok? Saya tidak mengerti apa perkataan dokter barusan." tanyanya bingung.
"Sindrom Couvade yang dialami suami Nona karena adanya perubahan hormon pada para pria. Dengan meningkatnya hormon prolaktin dan kortisol menyebabkan para pria mengalami gejalaย morning sickness seperti yang dialami oleh ibu hamil. Perubahan hormon ini dapat dikaitkan dengan rasa kekhawatiran pria yang akan menjadi seorang ayah. Kondisi ini dianggap sebagai bentuk kehamilan simpatik ketika suami mengalami gejala kehamilan seperti yang dirasakan istri," ucapnya menjelaskan.
"Tapi saya bisa mengalami mual kan dok? Apa kehamilan saya ini tidak normal dok?" Sera takut kalau dirinya tidak mual dan Dean akan curiga.
"Nona tak perlu khawatir Nona masih bisa merasakan mual. Pada umumnya morning sickness akan hilang ketika sang ibu memasuki bulan ketiga di usia kehamilannya."
"Baiklah apakah ada yang ingin Nona tanyakan lagi?" ucapnya kembali.
"Untuk saat ini Nona tidak boleh melakukannya. Karena bisa saja kemungkinan akan terjadi pendarahan dan keguguran. Lebih baik Nona melakukan hubungan itu pada saat di atasย usia kehamilan 16ย minggu. Alasannya bahwa usia kehamilan tersebut sudah lebih aman atau lebih kuat untuk janinnya."
"Oh jadi begitu dok."
"Iya. Apakah ada yang ingin ditanyakan lagi?"
"Tidak dok. Saya rasa sudah cukup."
"Saya sarankan waktu pemeriksaan selanjutnya nanti bersama suami anda ya Nona. Agar ayah dari sang bayi tahu dan bisa melihat perkembangan tumbuh anaknya saat di USG."
Sera hanya tersenyum kecut mendengar ucapan dokter muda itu.
"Kalau begitu saya permisi dok." sambil keluar dari ruangan dokter.
__ADS_1
Sera mendengus kesal saat sudah keluar dari ruang dokter. Berarti nanti malam ia tidak bisa melakukan apa-apa dengan Dean. Padahal Sera ingin melakukannya meskipun hanya sekali karena bagaimanapun juga mereka sudah menikah. Namun Sera harus mengganti obat itu menjadi obat tidur agar Dean tertidur dan seolah-olah saat bangun tidur percaya bahwa mereka telah melakukan hubungan suami istri. Karena tidak ada waktu lagi untuk melakukannya. Kalau ditunda-tunda nanti keburu kehamilannya akan mulai terlihat. Jadi malam ini Sera harus berhasil menjebak Dean.
Sera memesan taksi untuk pulang ke rumahnya. Setelah 30 menit sampai di rumahnya. Papanya masih di kantor jadi tinggal ia sendiri dan asisten rumah tangganya yang sedang mencuci baju di belakang. Sera langsung melangkahkan kakinya di kamarnya. Sera rindu dengan kamarnya. Karena hampir seminggu ini tinggal di rumah Dean.
"Ah... Rasanya kangen sekali dengan kamarku. Nanti malam Dean mau tidak mau harus tidur denganku," ucapnya dengan senyuman.
Tak lupa Sera akan memberitahukan pacarnya Erick kalau dirinya tengah hamil anaknya. Senyum mengambang menghiasi wajahnya.
๐ Sera : "Hallo sayang."
๐ Erick : "Hallo sayang ada apa?"
๐ Sera : "Kok kamu kelihatannya lemes gitu sayang? Apakah kamu sakit?"
๐ Erick : "Tidak tahu, aku merasa aneh dalam diriku. Sudah 3 hari ini dan setiap pagi aku mengalami mual dan pusing."
๐ Sera : "Aku tahu apa yang kamu rasakan sekarang ada kaitannya denganku sayang."
๐ Erick : "Maksudnya sayang? Aku gak ngerti."
๐ Sera : "Aku saat ini sedang hamil anakmu sayang. Usia kehamilanku saat ini sudah 2 minggu."
๐ Erick : "Benarkah sayang? Padahal kita baru melakukannya 2 kali itu pun jarang dan sekarang kamu sudah hamil?"
๐ Sera : "Iya sayang aku benar-benar hamil anakmu. Tadi aku sudah cek ke dokter kandungan dan apa yang kamu alami itu adalah kehamilan simpatik atau biasa disebut Sindrom Couvade."
๐ Erick : "Sayang aku senang sekali kamu hamil anakku. Aku jadi tidak khawatir kalau kamu menjebak tidur dengan Dean karena sudah ada bayi kita didalam kandunganmu. Kemarin aku khawatir saat kamu ingin menikah dengan Dean aku kira kamu akan meninggalkanku dan hamil anaknya Dean."
๐ Sera : "Tidak sayang. Bahkan aku sama Dean belum pernah sekamar. Aku hanya mencintaimu dan tidak mungkin aku akan meninggalkanmu. Tenang saja sayang aku tidak akan berbuat macam-macam di belakangmu aku kan sudah berjanji denganmu bahwa kita akan merebut harta Dean melalui anak kita. Kamu harus bersabar ya sayang. Bersabarlah sayang 9 bulan lagi kita akan bersama-sama dan dengan anak kita tentunya."
๐ Erick : "Iya sayang. Aku sebenarnya sudah kangen denganmu dan ingin bertemu."
๐ Sera : "Itu bisa diatur sayang. Kita masih bisa sering untuk bertemu. Namun kalau untuk melakukan hal itu kamu harus bersabar ya? Karena tadi dokter bilang kita boleh melakukannya saat kehamilanku memasuki usia lebih dari 16 minggu. Bersabarlah sayang demi anak kita."
__ADS_1
๐ Erick : "Baiklah sayang aku akan menunggumu."
Setelah itu Sera langsung menutup teleponnya. Sonny tidak setuju kalau anaknya berpacaran dengan Erick. Sonny tidak tahu bahwa anaknya masih berhubungan dengan pacarnya. Sonny tahunya bahwa hubungan mereka sudah berakhir ketika Sera akan dinikahkan dengan Dean. Jadi Sonny tidak tahu kalau saat ini anaknya masih menjalin hubungan dengan pacarnya dan bahkan saat ini Sera sedang mengandung buah hatinya bersama pacarnya.