
Selesai kelas, Sonya pun bertanya kepada Risa.
"Sa, kamu hari ini ada pemotretan ga? Kalau ga ada kamu bareng aku ya pulangnya"
"Ada pemotretan aku Sonya, nanti aku bareng Lova ke pemotretan. Eh ini Lova sudah WhatsApp katanya menunggu di parkiran, ayo keluar kelas" ucapnya sambil berdiri berjalan keluar kelas menuju parkiran.
Lova Ayesha adalah satu-satunya teman Risa yang berprofesi sebagai model di kampus. Risa kenal sama Lova saat ospek mereka satu kelompok dan akrab sampai sekarang karena dirinya satu agency dengan Lova.
"Ya udah kalau kamu bareng Lova. Aku pulang duluan ya" sambil melambaikan tangannya dan menuju ke mobilnya.
"Va, maaf ya menunggu lama" ucap Risa.
"Baru 5 menit sa, kamu itu kaya sama siapa aja sa, ucap Lova sambil tersenyum lalu fokus menyetir menuju ke tempat lokasi pemotretan.
Mereka sudah sampai lokasi pemotretan, lalu mereka berpisah dengan fotografer masing-masing.
Gaya Risa Alexander saat pemotretan dengan
gaya Lova Ayesha saat melakukan pemotretan menjadi pusat perhatian. Akhirnya setelah 2 jam mereka sudah selesai pemotretan.
"Sa, kita makan yuk dulu yuk setelah itu aku antar kamu pulang" ajaknya sambil merapikan tas.
"Ya udah yuk" sambil berdiri memakai tote bag.
"Va, aku mau nikah 2 bulan lagi" ucap Risa memecahkan keheningan, dan membuat Lova terkejut.
"Apa?? Kamu mau menikah, secepat itu sa? Padahal kamu kan pengennya menikah kalau sudah lulus kuliah?" Mengingat Risa pernah bercerita kalau ia ingin menikah di usia dewasa antara 23-25 tahun.
"Ya, aku dijodohkan sa. "Bahkan kami sudah bertunangan 2 tahun yang lalu" ucap Risa dengan wajah yang di tekuk.
"Serius kamu sa? Berarti waktu kamu masih SMA dong?" tanyanya.
"Iya va, Huft gimana ya mana dia sanggup memenuhi persyaratan permintaan ku lagi" ucapnya dengan nada kesal.
"Memang kamu minta syarat apa sa? Kamu minta mahar apa di pernikahan kamu?" tanyanya bingung karena Risa memberitahukan syarat untuk pernikahannya.
__ADS_1
"Aku mengajukan syarat Surat Ar Rahman 78 ayat tanpa melihat Al Qur'an dan harus dengan hafalan. Dan Rey menyanggupinya. Bahkan kalau aku minta 30 juz ia pun menyanggupi" ucapnya sambil mengusap kening yang sudah mulai pening.
"Wah bagus dong calon suami kamu itu orangnya baik dan paham dalam agama, religius, perfect saya tunggu apa lagi, laki-laki seperti Rey itu jarang loh. Ga seperti Dean hehehe" ucapnya cengengesan. Dean Halim adalah pacar dari Lova Ayesha.
"La emang kalau Dean kenapa?" Risa pun bingung.
"Dean sholatnya aja bolong-bolong. Kadang susah aku ingetin katanya nanti-nanti, ujung-ujungnya ga sholat" sambil membayangkan pacarnya kalau ia suruh sholat susah banget.
Mereka pun akhirnya makan bersama sambil berbincang-bincang. Lalu Lova mengantarkan Risa pulang.
*****
2 Bulan kemudian
RUMAH KELUARGA ALEXANDER
Risa dan Lova sudah sampai rumah kediaman Keluarga Alexander mereka habis kuliah dan lanjut ke lokasi pemotretan.
"Masuk dulu yuk va" ucap Risa.
"Eh besok aku udah nikah, ayo masuk dulu dong va. Kita makan dulu yuk" ucapnya sambil menggandeng tangan Lova. Akhirnya Lova pun mau diajak makan bersama.
...*****...
DI RUANG MAKAN
Mereka akhirnya makan bersama. Setelah makan Mama Ana pun akhirnya bersuara.
"Lova, besok pagi kamu datang ke rumah Tante ya nak. Besok Risa akan menikah," ucapnya dengan senyuman.
"Iya tan, besok pagi sebelum acara aku akan datang 1 jam sebelumnya" ucapnya sambil membalas senyuman.
"Makasih ya va, kamu memang sahabat aku" ucapnya sambil berpelukan.
__ADS_1
"Iya, sahabat sendiri nikah masa gak datang sih" sambil membalas pelukan Risa.
Lova pun akhirnya pamit untuk pulang.
*****
Hari yang cerah, suara burung berkicauan pun sudah mulai terdengar. Sekarang Risa sudah berada di kamarnya Risa pun sudah di makeup oleh seorang MUA. Tinggal Risa dan mamanya saja di dalam kamar Risa.
"Sayang, sebentar lagi kamu akan menjadi istrinya Rey. Kamu yang patuh padanya ya nak, turuti apa kata suami kamu. Meskipun suami kamu lebih muda, tapi setelah menikah yang menjadi tanggung jawab atas diri kamu adalah Rey, bukan lagi mama ataupun papa" ucapnya sambil membelai rambut panjang Risa.
"Ma, setelah nikah bolehkan Risa tinggal disini saja?" ucapnya pelan dengan wajah yang melas.
"Setelah menikah kamu harus tinggal bersama dengan suami kamu nak, kemanapun ia pergi kamu harus terus berada disampingnya. Boleh sekali kamu ke rumah, tapi harus dengan suami kamu karena Rey nanti yang bertanggung jawab atas diri mu. Dan perlu kamu ingat sayang kamu ga boleh nolak ajakan suami kamu ya sayang nanti kamu dapat dosa bila menolaknya. Tapi kalau kamu menyanggupinya kamu akan mendapatkan pahala. Sayang kamu ga boleh nunda kehamilan dengan menggunakan obat penunda kehamilan ya. Karena akan membahayakan rahim kamu nanti kalau kamu sampai meminumnya, bisa-bisa kamu akan sulit untuk mempunyai keturunan. Beda lagi kalau kamu sudah punya anak. Kamu boleh minum obat penunda kehamilan" ucapnya dengan menatap ke Risa.
"Baik ma" sambil mengangguk paham.
Kepala Risa sudah pusing mendengar ucapan mamanya perihal tentang momongan.
"Haduh menikah aja dengan terpaksa, terus ditambah dapat wejangan dari mama soal anak" batin.
Pak penghulu, dan Keluarga Wijaya pun sudah datang. "Baiklah apakah acaranya bisa dimulai sekarang?" ucap pak penghulu.
"Sebentar pak calon mempelai wanitanya ingin mendengarkan calon mempelai pria mengaji untuknya"
Lalu Rey pun mengambil mic dan mengaji sesuai dengan persyaratan yang di ajukan Risa. Rey pun mengaji dengan suara yang fasih dan merdu. Adem dengernya ucap tamu yang akan menyaksikan acara Ijab Qabul tersebut.
Sesuai dengan janjinya Rey sudah melafalkan ayat suci Al Qur'an Surat Ar Rahman 78 ayat di samping Risa. Risa pun yang mendengarkan pun kagum saat Rey membacakan untuknya.
Acara Ijab Qabul pun berjalan dengan lancar. Dengan satu tarikan nafas, Rey pun akhirnya sah menyandang status baru sebagai suami Risa. Risa lalu mencium punggung tangan Rey yang sekarang sudah menjadi suami sah dalam agama, Lalu Rey pun mengecup kening Risa dengan pelan.
"Alhamdulillah jeng anak kita menikah juga" ucap Mami Anastasya kepada Mama Evangeline.
"Iya jeng ana alhamdulilah ya" air mata nya pun langsung menetes membasahi pipinya, mengingat anaknya sekarang sudah menjadi istri orang.
"Kev, kita resmi menjadi besan sekarang" ucapnya sambil memeluknya.
__ADS_1
"Iya Al, aku titip anakku ya. Tolong jaga dia," ucap Kevin sambil membalas pelukan Aldi.
Setelah itu Rey dan Risa sungkem kepada kedua orang tuanya.