Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Rencana Pertunangan


__ADS_3

Revano sudah masuk kamarnya dan masih menangis dengan menutupi mukanya dengan bantal. Di hari kepulangannya dari pondok pesantren yang seharusnya bahagia namun kini membawanya larut dalam kesedihan. Karena keinginannya untuk mempunyai adik perempuan tidak dikabulkan oleh Mommy Risa.


Reno yang mendengar adiknya menangis pun lalu berjalan menuju kamar Revano. Perlahan Reno membuka pintu kamar Revano. Terlihat Revano menyembunyikan mukanya ke bantal. Perlahan Reno duduk di ranjang samping adik satu-satunya yang manja.


"Revano....." Lirihnya tapi masih terdengar di telinga Revano.


Revano membuka bantalnya dan melihat Kakaknya duduk di sebelahnya.


"Kakak............" Revano lalu memeluk Kakaknya.


"Kakak, apa aku salah jika ingin punya adik perempuan?" tanyanya yang masih meneteskan air mata.


"Tidak salah adikku jika kamu ingin punya adik perempuan." Reno sebagai Kakak mencoba untuk menenangkan adiknya.


"Tapi kenapa Mommy Risa tidak mau mengabulkan keinginanku? Tadi kata Daddy mau mengabulkan apa saja yang aku minta."


"Revano, begini dik. Kita kan sudah besar dan kita tidak pantas untuk punya adik lagi. Kamu sudah mau masuk SMA dan Kakak akan masuk kuliah. Jadi jangan minta yang aneh-aneh ya sama Daddy and Mommy." Reno menjelaskan agar adiknya mengerti.


"Iya Kak Reno sekarang Revano mengerti dan tidak memaksakan Mommy untuk memberikan kita adik perempuan."


"Bagus, kamu memang adikku. Sudah jangan menangis lagi ya?"


"Iya Kakak." Reno tersenyum saat adiknya sudah tidak menangis lagi.


Sebenarnya Mommy Risa masih bisa saja hamil lagi karena umurnya masih 39 tahun. Tapi Mommy Risa tidak mau untuk punya anak lagi. Karena akan lebih pantas jika punya cucu dibanding punya anak lagi. Karena jika punya anak lagi nantinya usianya terpaut jauh dengan kedua anaknya. Sedangkan Reno sekarang sudah berumur 18 tahun. Alangkah pantasnya mereka mendapatkan cucu dari Reno daripada memberikan adik perempuan untuk Revano. Dulu Rey menikah dengan Risa saat usianya masih seumuran dengan Reno.


Rey sekarang di kamar sedang duduk di sofa. Rey tidak percaya anak bungsunya meminta adik perempuan.


"Sayang, sudah jangan kamu pikirkan permintaan Revano ya," ucap Risa sambil menggenggam tangan Rey.


"Iya sayang terima kasih ya, kamu selalu menenangkan hatiku disaat suasana sedang kacau balau."

__ADS_1


"Itu sudah menjadi tugasku sebagai istrimu."


Seketika Risa ada ide brilian yang terbesit di otaknya.


"Sayang aku punya ide. Bagaimana kalau kita turuti saja permintaan Revano."


"Apa kamu bilang? Sayang tidak... Aku tidak mau punya anak lagi." Rey menolak untuk menuruti permintaan Revano anak bungsunya yang manja.


"Astaga, kamu dengerin dulu penjelasan aku sayang."


"Coba jelaskan apa yang kamu maksud sayang."


"Bagaimana kalau saat ulang tahun pernikahan kita yang ke 20 tahun kita kasih kejutan buat Reno."


"Kejutan apa sayang?" Rey masih bingung dengan rencana istrinya.


"Jadi begini, saat kita nanti sudah potong kue ulang tahun pernikahan kita nah setelah itu kita adakan pengumuman pertunangan Reno. Bagaimana apakah kamu setuju dengan ideku sayang?"


Rey kini sedang berpikir dengan perkataan istrinya.


"Itu gampang. Reno akan bertunangan kalau tidak dengan Kezia ya dengan Sandra. Bagaimana menurutmu, Reno lebih cocok bersanding dengan siapa?"


"Menurutku sih selama ini Reno lebih dekat dengan Kezia sayang dibandingkan dengan Sandra," ucap Rey.


"Kalau begitu kita kasih surprise acara pertunangan mereka dadakan gimana saat ulang tahun pernikahan kita?"


"Aku sih setuju saja sayang. Itu sepertinya solusi terbaik agar Revano tidak meminta adik perempuan lagi kepada kita. Nanti setelah mereka bertunangan baru kita bahas pernikahan mereka."


"Iya, biar Reno saja nanti yang memberikan keponakan untuk Revano. Karena kita lebih pantas untuk menggendong cucu daripada menggendong anak."


"Setuju, kamu memang istriku yang paling bisa diandalkan."

__ADS_1


"Risa Alexander gitu loh hehehe," ucapnya terkekeh.


"Oh iya kita harus beritahu kabar ini dengan Sonya dan Kenzo."


"Iya sayang. Tapi kita harus merahasiakan ini semua dari anak-anak kita."


"Iya kita kasih kejutan ke mereka nanti. Kenzo pasti setuju dengan ide kita. Karena Kenzo kan ingin sekali menjadi besan kita."


"Iya sayang, tapi aku takut Dean akan kecewa kalau mendengar berita ini."


"Dean pasti akan mengerti sayang. Kalau Dean masih ingin kita berbesanan ya biarkan Sandra menikah dengan Revano nanti," ucapnya terkekeh.


"Eh, Lova tidak setuju dengan Revano karena Revano terlalu muda untuk Sandra."


Risa masih mengingat semuanya saat Lova berbicara waktu itu. Saat Dean dan Kenzo berebut Reno dan juga Revano waktu itu yang masih balita.


"Cuma beda tiga tahun saja sayang. Tidak terlalu jauh kan? Sepertinya Revano cocok dengan Sandra sayang." Rey juga ingin Sandra menjadi menantunya nanti.


"Tapi Lova tidak mau punya menantu yang brondong. Kamu ingat tidak waktu itu Lova pernah berbicara seperti itu?"


"Iya sayang aku masih ingat."


"Lova juga bercerita bahwa kemarin ada teman laki-laki yang mengantarkan Sandra pulang dan sepertinya laki-laki itu suka dengan Sandra. Jadi gak mungkin kalau Sandra akan menjadi menantu kita."


"Hmm..... Padahal aku juga ingin sekali menjadikan Sandra sebagai menantu. Karena Sandra anak yang baik dan penurut. Cocok sekali sama Revano yang juga penurut."


"Mau gimana lagi sayang. Lova tidak ingin Revano anak kita menjadi menantunya. Dean juga lebih menginginkan Reno daripada Revano. Tapi kan Reno lebih dekat dengan Kezia daripada Sandra. Aku rasa Kezia juga menyukai Reno sayang."


"Ya sudah, kalau begitu aku akan telepon Kenzo terlebih dahulu membicarakan mengenai rencana pertunangan Reno dan Kezia saat nanti ulang tahun pernikahan kita yang ke 20 tahun."


"Iya sayang. Aku yakin seratus persen Kenzo dan Sonya pasti setuju mengenai rencana kita untuk acara pertunangan mereka saat ulang tahun pernikahan kita."

__ADS_1


Rey lalu mengambil hp untuk menelepon sahabatnya yang ingin sekali menjadi besannya. Rey lalu menekan nomor telepon Kenzo dan menelepon sahabatnya itu. Kenzo terkejut saat mengetahui rencana pertunangan Kezia dan Reno yang akan diadakan sebulan lagi. Kenzo dan Sonya langsung setuju dengan acara surprise pertunangan dadakan antara Kezia dan Reno. Rey tadi juga bilang kalau rencana ini jangan sampai bocor ke telinga anak-anaknya. Mereka belum membahas pernikahan karena nanti akan menanyakan langsung dengan Kezia dan Reno mau kapan acara pernikahan mereka setelah pertunangan mereka sukses nantinya. Kenzo berharap Dean akan bisa menerima kenyataan bahwa Reno yang akan menjadi menantunya.


Karena mereka sudah sangat akrab sejak kecil dan Kezia memang lebih dekat dengan Reno. Apalagi mereka sudah satu kelas terus saat di bangku SD dan SMA. Sedangkan kalau dengan Sandra, Reno tidak terlalu dekat. Mungkin karena mereka jarang sekelas selama ini. Tapi mereka tetap bersahabat sampai sekarang.


__ADS_2