Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
BAB 124 - Baby Reno Jadi Rebutan


__ADS_3

Mendengar Sonya melahirkan Risa dan Rey segera menuju ke rumah sakit. Lova dan Dean sudah sampai duluan di rumah sakit. Tak lupa kedua sahabatnya datang membawa anak-anak mereka masing-masing. Saat ini Baby Sandra sedang lucu-lucunya, pipinya gembul membuat siapapun yang melihatnya ingin mencubit pipinya karena saking gemasnya.


Saat Lova dan Dean masuk ke dalam ruang rawat inap Sonya terlihat Baby Kezia sedang tertidur karena tadi habis diberi asi oleh Sonya. Kenzo saat ini sedang menyuapi Sonya buah-buahan. Tadinya Baby Kezia tertidur saat digendong oleh Kakeknya. Perlahan-lahan Papa Arsa membawa Baby Kezia ke dalam box bayinya. Untung saja Baby Kezia tidak terbangun dari tidurnya. Dean lalu berjalan mendekati box bayinya. Sedangkan Lova sedang menggendong Baby Sandra dan duduk di sofa.


"Nama anak kamu siapa Ken?" Tanya Dean.


"Kezia Leonardo." Jawabnya singkat sambil tersenyum.


"Wah, mukanya mirip dengan kalian, tidak seperti anakku mirip seperti ibunya dan tidak ada mirip-miripnya denganku," ucap Dean.


"Ya bagus dong Dean, Baby Sandra tuh lihat cantiknya seperti Mamanya. Kalau kamu ingin anakmu seperti dirimu, kamu harus bikinin Sandra adik laki-laki," ucap Kenzo terkekeh sambil tangan kirinya menutup mulutnya.


"Gak ada adik-adikan ya! Baby Sandra masih kecil," ucap Lova menatap tajam kearah Kenzo dan Dean.


"Mi, Kenzo yang mulai duluan. Aku tidak berbicara mengenai adik buat Sandra," ucap Dean membela dirinya karena kalau tidak bisa-bisa Dean tidur di sofa malam ini.


"Kenzo kamu setidaknya berpikir dulu baru berbicara. Setidaknya punya anak lagi kalau anak pertamanya sudah berumur 3 atau 4 tahun."


"Maaf Lova. Habis Dean mengeluh Baby Sandra tidak ada mirip-miripnya dengannya."


"Sudah kalian jangan ribut, Baby Kezia sedang tidur. Kalian jangan mengganggu tidur siangnya," ucap Sonya agar anaknya tidak terbangun karena mendengar suara mereka berdebat.


Mereka lalu terdiam. Tak lama kemudian Rey dan Risa datang dengan Baby Reno.


"Assalamualaikum....."


"Wa'alaikum Salam....."

__ADS_1


Baby Reno juga saat ini sedang tertidur di gendongan Risa. Maka dari itu Risa berjalan perlahan-lahan agar anaknya tidak terbangun. Baby Reno sudah terbiasa nyaman tertidur di gendongan ibunya. Tadi di jalan Baby Reno tadi sempat menangis di mobil dan Risa memberikannya asi sampai Baby Reno tertidur di gendongannya. Sekarang Baby Reno terlihat tertidur dengan pulas. Wajahnya masih terlihat sangat imut dan menggemaskan. Dean yang melihat anaknya Rey makin hari makin menggemaskan itu pun semakin berniat untuk menjadikan sebagai menantunya kelak saat Reno sudah dewasa.


"Aduh makin ganteng saja calon menantuku ini," ucap Dean dengan percaya dirinya mengaku Baby Reno calon menantunya.


"Baby Reno calon menantuku. Lihatlah Dean dirinya sedang tertidur seperti bayiku juga saat ini sedang tertidur. Mereka artinya berjodoh bukan?"


Memang saat ini hanya Baby Sandra yang tidak tidur. Baby Sandra sedang bermain dengan mainannya bersama Mami Lova.


"Anakku memang ganteng dan kalian jangan rebutan. Kita pasti akan berbesanan tapi aku tidak tahu akan berbesanan dengan Kenzo atau Dean. Biar waktu yang nanti akan menjawabnya sampai mereka tumbuh besar." Rey berbicara seperti itu.


"Hmm iya kalian ini apa-apaan sih. Mereka masih kecil tahu! Kecuali kalau mereka sudah SMA atau kuliah," ucap Risa juga kesal dengan Dean dan Kenzo.


"Iya biarlah mereka nanti memilih pasangannya sendiri," ucap Sonya agar mereka terdiam.


Benar saja, mereka akhirnya mengakhiri perdebatan mereka dan akhirnya karena mereka berdebat kembali saat Baby Reno dan Baby Kezia menangis secara bersamaan.


Dean hanya berdehem saja saat Kenzo berbicara seperti itu.


"Diam!!" ucap Risa dan Sonya bersamaan sambil menatap tajam kearah Kenzo dan juga Dean. Karena mereka Baby Kezia dan Baby Reno menangis karena terganggu tidurnya.


Rey terkekeh geli melihatnya. Sekarang wajah Dean dan Kenzo ditekuk saat dibentak Risa dan Sonya. Sedangkan Lova sedang fokus bermain dengan anaknya di sofa. Risa yang dari tadi mencoba menenangkan Baby Reno, namun hasilnya tetap sama Baby Reno masih saja menangis. Di kasih asi tidak mau, berusaha ditenangkan masih juga menangis. Popoknya juga baru saja diganti jadi tidak mungkin sudah penuh lagi.


Rey yang melihat anaknya tidak berhenti menangis pun akhirnya Rey berjalan mendekati istrinya dan akan menenangkan anaknya.


"Sayang, coba Baby Reno aku yang gendong. Mungkin Baby Reno kangen dengan Daddy Rey yang ganteng ini," ucapnya asal sambil tersenyum menampilkan gigi putihnya.


"Iya sayang, coba kamu yang nenangin Baby Reno agar tidak menangis," ucap Risa sambil menyerahkan Baby Reno dengan Rey.

__ADS_1


Mungkin saja benar apa yang dikatakan suaminya. Mungkin anaknya kangen digendong Daddy-nya. Soalnya dari tadi Risa yang menggendong Baby Reno. Rey duduk disamping Lova dan mengajak anaknya bercanda agar berhenti menangis dan benar saja Baby Reno tidak menangis lagi saat sudah diajak bercanda oleh sang Daddy.


"Sayang, apa kataku. Baby Reno kangen denganku,. Dirinya kangen aku ajak bercanda," ucapnya senang karena berhasil menenangkan Baby Reno bahkan anaknya sekarang sudah bisa tertawa saat dipangkuannya.


Risa bahagia anaknya sudah tidak menangis lagi. Rey pintar menenangkan Baby Reno. Risa lalu duduk di sofa samping Rey dan juga Lova. Rey akhirnya ada ide agar anaknya tidak kembali menangis seperti tadi. Rey yang tahu anaknya suka diajak bercanda pun langsung akan mengajak Baby Sandra bercanda.


"Hai Sandra, namaku Reno. Kamu sedang apa?" ucap Rey yang menirukan suara anak kecil sambil menggoyangkan tangan kanan Reno seolah-olah Baby Reno sedang menyapa Baby Sandra.


"Hai juga Reno, Sandra sedang main sama Mami," ucap Lova yang juga menurunkan suara anak kecil dan juga melambaikan tangan Baby Sandra agar menyapa balik Baby Reno.


"Bolehkah kita main bersama," ucap Risa.


"Boleh saja Reno, kita mulai sekarang sudah berteman ya." Jawab Lova.


"Hahaha............."


Rey, Risa dan Lova tertawa terbahak-bahak karena anak-anak mereka mendengarkan percakapan mereka sambil terdiam dan lalu tersenyum. Anak-anak mereka seperti sudah mengerti ucapan para orang tuanya. Dean tersenyum saat Rey mengajak anaknya bicara, ya meskipun Lova yang menjawabnya. Baby Sandra dan Baby Reno sempat tertawa suara khas bayi saat diajak bercanda.


Sedangkan Baby Kezia saat ini sedang diberi asi oleh Sonya. Baby Kezia sepertinya kegerahan jadi Sonya harus meniup kepala Baby Kezia agar tidak terlalu kegerahan. Mereka bertiga akhirnya bahagia. Risa, Lova dan juga Sonya sekarang sudah menjadi seorang ibu. Mereka bahagia sekarang keluarga kecil mereka sudah lengkap dengan adanya personil baru alias anak-anak mereka yang baru saja lahir ke dunia yang menjadi pelengkap keluarga kecilnya.


...*****...


Hari ini hari pernikahan Yudha dan Karin. Tak lupa Rey dan Risa membawa kado spesial. Karena mereka tidak mau menginap di hotelnya Rey. Akhirnya Rey menggratiskan biaya gedung pernikahan Karin dan Yudha. Karena bagaimanapun mereka masih keluarga. Papanya Risa Papa Kevin adalah Kakak dari Papanya Karin yang bernama Keynan.


Pernikahan Yudha dan Karin bak di negeri dongeng. Ini memang pernikahan impian Karin. Yudha tidak masalah apapun konsep pernikahannya karena yang terpenting adalah dirinya menikah dengan siapanya. Yudha akhirnya lega bisa menikahi Karin, seorang gadis remaja yang disukainya sejak lama. Yudha dulu sempat minder untuk mendapatkan hatinya Karin karena saat itu Karin dijodohkan dengan Dion ,teman Rey yang juga seorang Hafidz Qur'an seperti Rey. Namun lama kelamaan Karin membuka hatinya untuk Yudha. Akhirnya mereka saling mencintai dan dengan segera Yudha menikahi Karin.


Acara pernikahannya sangat mewah, tak lupa ada acara berdansa bersama. Risa dan Rey ikut berdansa sedangkan anaknya Risa titipkan terlebih dahulu dengan Mama Angel. Dion tak kalah, dirinya juga ikut berdansa sebentar karena Alya sedang hamil muda. Apalagi Alya sedang hamil anak kembar. Dion tadi hanya ingin berdansa dengan Alya. Keinginannya itu tidak bisa ditolak. Entah mengapa Dion sangat ingin berdansa di depan para tamu undangan yang hanya berada di sana.

__ADS_1


Risa berharap Yudha dan Karin juga akan segera punya anak. Agar Baby Reno ada teman bermainnya. Yudha pun sudah siap untuk menjadi Papa. Sedangkan Karin sepertinya belum siap untuk menjadi Mama Muda karena dirinya saat ini sedang berumur 18 tahun. Terlalu muda baginya untuk hamil dan punya anak. Karin bahkan masih takut untuk menggendong bayi. Saat itu Karin sedang belajar menggendong Baby Reno dan tangannya gemetar. Risa menasihati Karin agar belajar menggendong anak, agar saat dirinya kalau sudah hamil besar nanti dan akan segera melahirkan. Saat anaknya lahir nanti Karin tidak akan kewalahan untuk mengurus bayinya karena sudah belajar menggendong dan menenangkan Baby Reno.


__ADS_2