
Makin hari Rey semakin gemas dengan anaknya. Setiap pulang dari kantor sekarang langsung bertemu dengan Reno, mengajaknya bercanda agar Risa bisa melakukan kegiatan lainnya. Rey memperhatikan wajah Reno dan lalu tersenyum. Kemudian Rey mencium semua bagian wajah anaknya karena saking gemasnya. Saat ini Risa sedang mandi, jadi Baby Reno main dengan Daddy Rey. Rey membayangkan Risa ngidam ini dan itu saat Reno masih didalam kandungan.
"Kamu memang benar-benar mirip Daddy nak. Tidak sia-sia kamu nyiksa Daddy saat kamu masih didalam perut Mommy Risa. Kalau Mommy tahu Daddy bicara seperti ini, bisa-bisa Daddy tidur di luar malam ini," ucapnya terkekeh jika Risa sampai tahu apa yang Rey katakan barusan.
Baby Reno yang diajak bicara hanya tersenyum mendengar perkataan Daddy-nya. Rey lalu menyanyikan lagu pok ame-ame belalang kupu-kupu untuk anaknya.
Baby Reno bahagia saat Daddy Rey bernyanyi untuknya, terlihat dari wajahnya yang tersenyum dan memperhatikan sang Daddy yang sedang bernyanyi. Baby Reno tadi sudah diberi asi jadi sekarang tidak menangis.
Rey bahagia anaknya tumbuh dengan baik. Terlihat dari berat badan Reno yang naik bulan ini. Karena Risa juga tidak pernah terlambat memberikan asi untuk Reno. Rey bahagia Risa akhirnya sekarang bisa mengurus bayi. Mereka tidak mau pakai jasa baby sitter karena tidak ingin Reno kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya.
Dulu waktu awal-awal menikah, Risa takut untuk hamil karena belum bisa mengurus anak. Saat usia pernikahan mereka akan berjalan setahun baru Risa hamil. Tapi sekarang dengan kehadiran Reno, Risa belajar dari Mamanya maupun Mami Ana untuk mengurus Reno dan lama kelamaan Risa sudah terbiasa. Kadang Rey juga membantunya untuk mengganti popok atau menenangkan Reno saat menangis di malam hari.
Mereka berbagi tugas, pagi sampai sore hari Reno bersama Mommy Risa sedangkan sore sampai malam lebih banyak main sama Daddy Rey. Saat Rey sudah pulang dari kantornya baru Risa bisa beristirahat untuk mandi, makan sore, membuatkan teh hangat untuk Rey dan kegiatan lainnya.
Saat Risa sudah selesai mandi dan berganti pakaian, Risa tersenyum melihat Rey sedang bercanda dengan anaknya. Risa lalu menyiapkan pakaian ganti untuk Rey.
"Sayang, kamu mandi dulu gih. Airnya sudah siap dan pakaiannya juga sudah aku siapkan."
"Ok istriku," sambil tangganya membentuk huruf ok.
"Daddy mandi dulu ya nak. Kamu sama Mommy dulu ya. Mommy sudah wangi habis mandi," ucap Rey sambil membelai rambut anaknya. Baby Reno bersuara khas bayi saat Rey membelai rambutnya.
Risa bahagia Rey bisa di ajak kerjasama mengurus Baby Reno. Saat Rey sudah selesai mandi dan berpakaian Rey kembali bermain dan bercanda dengan anaknya. Risa tidak lupa melakukan kebiasaannya sebagai istri. Risa sedang ke dapur membuat teh hangat untuk suaminya. Risa sekarang sedang berusaha menjadi ibu sekaligus istri yang baik untuk keluarga kecilnya.
"Sayang, ini teh hangatnya, diminum dulu. Biar Reno aku yang gendong."
"Iya sayang, makasih ya sayang."
"Iya sama-sama sayang..."
Sekarang Baby Reno sedang Risa gendong. Habis ini mereka akan makan bersama. Mereka lalu keluar dari kamarnya dan menuju ruang makan. Risa dan Rey akan makan sore bersama, saat Risa sedang mengambilkan Rey sepiring nasi terlihat kewalahan. Mami Ana yang melihat menantunya kewalahan mengurus Reno pun lalu menggendongnya agar Risa bisa makan.
__ADS_1
"Sayang, aku ambil sendiri saja lauknya," ucap Rey.
"Tidak usah biar aku saja." Rey yang mengerti Risa memang keras kepala pun akhirnya mengalah dari pada ribut mendingan mengalah dari istrinya.
"Sudah nak sini, biar Mami saja yang menggendong Reno," ucap Mami Ana.
"Iya Mami," Risa lalu meletakkan sepiring nasinya dan memberikan Baby Reno kepada Mami Ana.
Sekarang Mami Ana sedang bercanda dengan cucunya. Mami Ana bahagia Baby Reno semakin menggemaskan. Risa menjaga pola makannya. Risa sekarang lebih banyak makan sayuran karena bagus untuk memperlancar asinya. Terbukti Baby Reno naik timbangannya bulan ini.
...*****...
Hari minggu telah tiba. Rey, Risa, Lova dan Dean sudah janjian akan main ke rumah Kenzo. Biasanya mereka berkumpul di rumah Rey namun kali ini mereka memilih berkumpul di rumah Kenzo karena Sonya sedang hamil tua. Usia kehamilannya sudah berjalan 8 bulan 3 minggu. Jadi Sonya tidak ingin pergi-pergi kemana-mana. Semenjak istrinya hamil, Kenzo semakin sayang dengan Sonya. Apalagi saat ini Baby K sudah sangat aktif menendang-nendang didalam perut Sonya. Kenzo sudah tidak sabar menunggu kelahiran sang buah hatinya.
Sonya hari ini sengaja bikin brownies karena sahabat-sahabatnya akan datang. Kenzo sebenarnya melarang Sonya untuk beraktivitas di dapur karena takut kecapekan. Namun Sonya bilang kapan lagi akan membuat brownies saat sedang dirinya hamil dan akhirnya Kenzo mengizinkannya. Saat Sonya sedang membuat adonan brownies, Kenzo tiba-tiba memeluk Sonya dari belakang, melingkarkan tangannya ke perut Sonya.
"Sayang, jangan seperti ini. Nanti malu kalau sampai dilihatin Mama, Papa, Kakek dan Bibi," ucap Sonya pelan namun masih terdengar di telinga Kenzo.
Sonya akhirnya tetap melanjutkan membuat adonan brownies. Mama Zaskia yang melihat anaknya ngrecokin Sonya pun hanya geleng-geleng kepala. Mama Zaskia jadi teringat waktu muda dulu saat hamil Kenzo, suaminya juga melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan Kenzo sekarang terhadap Sonya.
"Sifat anak dan bapak sama saja," ucap Mama Zaskia menggerutu.
"Maksudnya apa Ma?" Papa Vano tiba-tiba datang menghampirinya.
"Ssssstttttt........ Papa bicaranya jangan keras-keras, itu lihat kelakuan anak kita Pa," ucap Mama Zaskia sambil menunjuk Kenzo yang sedang memeluk Sonya.
Papa Vano melihat kelakuan anaknya sama dengan dirinya saat dulu masih muda. Saat Mama Zaskia dulu sedang hamil, Papa Vano juga dulu sering memeluk istrinya saat sedang memasak. Papa Vano tersenyum senang melihat kebersamaan Kenzo dan Sonya di dapur. Papa Vano seketika ada ide jahil untuk menggoda istrinya.
"Mama pengen seperti itu? Kita masih bisa loh Ma untuk kasih Kenzo adik," ucapnya berbisik menggoda Mama Zaskia.
"Papa ini yang benar saja, jangan aneh-aneh deh. Kita ini sudah berumur, kita lebih pantas menggendong cucu dari pada menggendong anak. Seharusnya kita bahagia akan mendapatkan cucu dari Sonya."
__ADS_1
"Iya Mama, Papa tadi hanya bercanda. Papa cuma pengen tahu reaksi Mama saja," ucapnya terkekeh.
"Uhh... Papa nyebelin," ucap Mama Zaskia sambil pergi meninggalkannya.
"Ppffftttt..........." Papa Vano berusaha menahan tawanya.
Papa Vano lalu berjalan menuju ruang kerjanya karena ada beberapa berkas yang harus dicek dan ditandatangani. Sekarang Lova dan Dean sudah sampai duluan di rumah Kenzo.
"Baby Sandra makin menggemaskan saja," ucap Kenzo saat melihat Saskia semakin gembul pipinya.
"Iya, Sandra berat badannya naik tiap bulan," ucap Lova.
Tak lama kemudian Rey dan Risa datang. Kali ini Baby Reno digendong Rey karena Risa sedang bawa buah-buahan dan kue kering lainnya akan di berikan ke Sonya.
"Assalamualaikum....."
"Wa'alaikum Salam....."
Saat tadi Kenzo bilang Sonya sedang di dapur, Risa langsung menghampiri Sonya ke dapur dan benar saja Sonya sedang memotong browniesnya yang akan disuguhkan. Risa membantu Sonya menata ke dalam piring. Sonya dan Risa lalu membawa brownies coklat tersebut ke ruang tamu.
"Aduh semakin gemas saja Baby Reno. Rey aku beneran jadi ingin menjadikannya sebagai menantuku saat Reno sudah dewasa," ucap Dean.
"Hehehe kita bertiga memang nanti akan besanan. Tapi kita tidak tahu anak kita nanti sukanya dengan siapa."
"Rey, kita bisa menjodohkan mereka. Kalian dulu menikah juga karena perjodohan kan?"
"Iya, tapi nanti saat anak-anak kita sudah besar, apa mau untuk dijodohkan?" ucap Risa saat sudah kembali duduk disamping Rey.
"Iya benar juga apa yang dikatakan Risa Papi. Lebih baik kita sekolahkan saja mereka satu sekolah, kan mereka akan sering ketemu," ucap Lova.
"Iya Mi, Papi setuju saja," ucap Dean dengan singkat.
__ADS_1
Dean ingin sekali berbesanan dengan Rey. Putrinya itu sangat cantik seperti Lova. Dean yakin nanti saat Sandra sudah remaja Reno pasti akan menyukai Sandra. Kenzo juga ingin menjadikan Reno sebagai menantunya kalau misalnya anaknya lahir perempuan. Sedangkan Rey siapapun yang akan menjadi besannya nanti akan Rey serahkan pada Reno. Karena anaknya berhak memilih siapa gadis yang disukainya.