Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
BAB 140 - Keluarga Bahagia


__ADS_3

Sore hari setelah mandi Reno mengajak adiknya bermain. Risa bahagia Reno begitu sayang dengan Baby Revano. Setelah Risa memberikan MPASI yaitu sun kepada Baby Revano. Kini giliran Reno dan suaminya yang harus makan.


"Reno anak Mommy yang ganteng, ayo kita makan bersama nak. Mommy masak makanan kesukaan kamu Reno dan Daddy Rey sudah menunggu di ruang makan bersama Opa dan Oma."


"Yey... Mommy masak makanan kesukaan Reno." Sambil jingkrak-jingkrak.


"Jangan begitu sayang nanti kamu jatuh nak."


"Iya Mommy."


Risa lalu menggendong Baby Revano. Mereka bertiga lalu turun dari kamarnya dan duduk di ruang makan. Reno senang karena Mommy Risa memasak makanan kesukaannya. Mereka akhirnya makan bersama. Seperti biasa Rey selalu menyuapi istrinya yang sedang menggendong Baby Revano. Risa sudah melarangnya dan akan makan sendiri namun Rey tetap melakukannya karena sebagai rasa terima kasih kalau Risa telah memberikannya dua anak yang lucu-lucu. Setelah menyuapi istrinya dan Rey baru memakan makanannya. Hanya saat Baby Revano tidak tidur saja Rey menyuapi Risa. Kalau Baby Revano tertidur Risa menaruhnya dalam box bayi.


...*****...


Seperti biasa hampir setiap weekend mereka bertemu bersama dengan para sahabatnya dan juga anak-anaknya. Sebulan biasanya mereka bertemu 2 kali dan bergantian mengunjungi rumah sahabat mereka. Kali ini mereka mengunjungi rumah Dean. Kini Lova sedang membuatkan minuman bersama Risa di dapur. Meskipun ada Bibi tapi Lova memilih membuatkan minuman dan bolu sendiri untuk para sahabatnya. Tak lupa Lova juga membuat susu untuk anaknya dan juga anak-anak sahabatnya karena mereka seumuran. Mereka berkumpul di ruang keluarga karena tempatnya yang lebih luas. Dean kini sedang asyik melihat anaknya bermain bersama Keano dan lalu teringat akan sesuatu.


"Kenzo, di antara kita bertiga kamu yang paling rekor deh."


"Kok aku?" Kenzo masih bingung dengan ucapan Dean.


"Iya karena kalian yang menikah paling terakhir eh mempunyai dua anaknya yang paling duluan hahaha," ucap Dean sambil tertawa terbahak-bahak.


"Hahaha benar juga Dean. Revano saja belum ada setahun. Tapi Keano sudah berumur 3 tahun," ucap Rey.


"Kamu gak gercep sih Rey. Nikahnya duluan kamu tapi punya dua anaknya duluan aku," ucapnya terkekeh.


"Kenzo aku masih berpikir ya untuk memberikan Reno adik dengan jarak yang tidak terlalu dekat dan aku seorang suami yang tidak tega sepertimu. Yang membiarkan istrinya hamil saat anaknya masih bayi bahkan Kezia saat itu masih berumur empat bulan."


"Kamu ini Rey hanya alasan saja. Padahal kamu sebenarnya iri kan karena kalah sama aku? Karena kamu kalah cepat," ucap Kenzo menggoda Rey.


Sonya langsung melototi suaminya yang bicara sembarangan dan melemparkan bantal yang ada di sofa tersebut. Meskipun ucapannya benar tapi menurut Sonya itu hal yang memalukan untuk di bahas. Melihat tatapan tajam istrinya Kenzo lalu diam tidak berani berbicara lagi.


"Pffttttt..........." Rey dan Dean terlihat sedang menahan tawanya.

__ADS_1


Dean memberikan kode kepada Rey bahwa sekarang mereka ada temannya yang senasib. Rey lalu membuka hp dan mengganti nama grup WhatsApp. Sekarang grup WhatsApp mereka sudah tidak bernama 'Calon Papa Muda Yang Ganteng Maksimal' dan sudah Rey ganti menjadi 'Suami-suami Takut Istri'.


Lova dan Risa membawa minuman dan bolu dari dapur dan meletakkan ke meja. Kedua ibu muda tersebut terlihat kompak dengan gaya mengucir rambutnya seperti ekor kuda.


"Ah senangnya istriku sudah akrab dengan calon besanku." Dean tiba-tiba berbicara seperti itu.


Kenzo melongo mendengar Dean berbicara seperti itu. Seolah-olah Reno akan Dean rebut kembali sebagai predikat calon menantunya.


"Siapa yang kamu bicarakan?" Kenzo berbicara dengan cepat.


"Reno Putra Wijaya lah. Lantas siapa lagi kandidat yang akan menjadi calon menantuku?"


"Mungkin saja bisa anakku Keano yang akan menjadi calon menantumu. Secara Keano sangat tampan dan cocok dengan Sandra. Tuh buktinya mereka sedang main bersama dan terlihat sangat akrab," ucap Kenzo menunjuk ke arah putranya Keano yang sedang asyik bermain dengan Sandra.


Sandra dan Keano memang sedang main bersama. Berbeda dengan Reno dan Kezia yang sedang menyusun mainan sebuah gedung dari balok yang mereka rakit di meja samping sofa.


"Aku gak mau punya besan sepertimu Kenzo." Dean menolak ajakannya untuk berbesanan.


"Kenapa Dean? Apa anakku kurang ganteng?"


"Tidak apa-apa, anakmu cukup ganteng kok tapi..." Dean memotong pembicaraannya sambil menghembuskan nafas panjang.


"Tapi apa Dean?" Kenzo semakin penasaran dibuatnya.


"Aku tidak mau anakku nanti seperti Sonya."


"Maksudnya gimana? Aku belum mengerti Dean apa yang kamu bicarakan." Kini Kenzo semakin bingung arah pembicaraan Dean yang membikin semakin bingung.


"Aku tidak mau Sandra nanti punya anaknya jaraknya seperti Kezia dan Keano yang sangat dekat."


"Hah??" Kini Sonya yang terkejut.


"Iya coba bayangkan, Sonya saja sudah hamil lagi saat Kezia masih berumur 4 bulan dan setahu aku kalau buah itu bisa jatuh tidak jauh dari pohonnya. Jadi sifat Keano pasti juga akan sepertimu Kenzo."

__ADS_1


"Astaga... Dean kamu mikirnya kejauhan," ucap Kenzo.


"Iya gak mungkin juga sifat Keano akan sama seperti Kenzo," ucap Sonya.


"Iya aku juga tidak setuju kalau Sandra sama Keano," ucap Lova menjawab dengan cepat.


"Kalau begitu nanti biar Sandra sama Revano," ucap Rey.


"Tidak, Sandra tidak boleh dapat brondong." Lova dengan cepat bicara seperti itu.


"Sudahlah jangan berbicara mengenai perjodohan. Biarkan anak-anak nanti yang menentukan mau dengan siapa," ucap Risa.


"Iya aku setuju sama kamu Risa," ucap Sonya.


"Iya, aku juga setuju." Lova juga menyetujuinya.


Kino Reno dan Kezia semakin hari semakin akrab. Kenzo bahagia sepertinya ada harapan untuk menjadikan Reno sebagai menantunya dan akan membiarkan Revano nanti yang akan bersanding dengan Sandra saja jika masih ingin berbesanan dengan Rey.


"Mama....... Adik merebut mainan punyaku." Kezia mengadu sama Sonya.


"Sudahlah nak, kamu harus mengalah sama adik kamu Keano."


"Iya nak. Kamu dan Reno bisa bermain dengan mainan lainnya." Kenzo berbicara dengan anaknya.


Reno berjalan mendekati Kezia dan mengusap air matanya.


"Kezia jangan menangis lagi ya. Reno juga ikutan sedih kalau Kezia menangis."


"Wah so sweet sekali mereka," ucap Kenzo dan Sonya bersamaan.


Dean hanya melongo melihat Reno dan Kezia. Tak lupa Kenzo memfoto Kezia dan Reno dan langsung membagikan foto tersebut ke WhatsApp grupnya.


"Astaga, sayang anak kita sudah besar." Rey terkejut saat Reno mengusap air mata Kezia.

__ADS_1


"Iya sayang, aku tidak menyangka anak kita bisa berbicara seperti itu," ucap Risa dengan senyuman.


Kezia dan Reno memang sangat akrab sejak kecil selalu bermain bersama. Bahkan saat Kezia menangis, Reno yang selalu mengusap pipinya. Kezia bahagia punya teman seperti Reno yang sangat perhatian kepadanya. Kenzo berharap keakraban Kezia dan Reno akan sampai mereka dewasa. Harapan terbesarnya adalah Reno yang akan menjadi menantunya. Karena Rey dan Risa sangat baik dalam mendidik anaknya. Kezia, Sandra dan Reno saat ini satu sekolah yang sama. Mereka semua sepakat akan menyekolahkan anaknya di sekolah yang sama agar selalu bersama-sama hingga nanti mereka dewasa dan menemukan cinta sejatinya. Mereka kini bahagia bisa melihat anak-anak mereka saling akrab dan sudah seperti satu keluarga yang bahagia.


__ADS_2