Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
BAB 128 - Gagal Romantisan


__ADS_3

Semenjak Reno sudah lahir sifat dan perilaku Risa kembali lagi seperti semula. Sudah jarang sekali marah-marah. Kecuali kalau Rey memang memancing emosi Risa duluan.


"Iya sayang, aku juga tidak ingin jarak Reno dan adiknya nanti terlalu dekat. Mungkin saat Reno umur 3 atau 4 tahun nanti baru cocok untuk punya adik."


"Iya, makasih ya sayang kamu telah memahaminya."


Seketika Rey ada ide untuk menjahili istrinya.


"Kan aku tidak seperti Kenzo sayang," ucapnya sambil menarik hidung Risa.


"Rey awas ya kamu........." Risa berteriak sambil memegang hidungnya yang memerah akibat ulah jahil suaminya.


Rey terkekeh dan lalu berlari ke kamar mandi. Reno tertawa kecil melihat Mommy-nya. Risa lalu menggendong Reno ke ranjang berukuran king size tersebut.


"Reno belain Daddy Rey? Reno mulai nakal ya," ucap Risa sambil menggelitiki anaknya.


Mereka lalu bercanda, sedangkan Rey masih mandi. Saat Rey sudah selesai mandi dan masih menggunakan bathrobe Rey keluar kamar mandi. Rey melihat pemandangan Risa dan Reno sedang bercanda pun bahagia melihatnya. Rey ada ide jahil untuk menggelitiki Risa. Rey berjalan mendekati istrinya dan mulai menggelitiki Risa.


"Rey, geli. Awas kamu ya!" ucap Risa.


Risa berbalik badan dan mulai membalas Rey. Risa juga mulai menggelitiki Rey.


"Sayang ampun, sudah cukup sayang geli nih."


Risa lalu menghentikannya dan Risa lupa menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya.


"Astaga aku lupa sayang menyiapkan pakaian ganti untukmu. Aku tadi bercanda sama Reno jadi kelupaan," ucap Risa sambil menepuk jidatnya.


"Tidak apa-apa sayang. Ya sudah aku ke ruang ganti dulu."


Rey sekarang sudah berpakaian rapi dan berjalan menuju ranjangnya menyusul Risa dan Reno.


"Sayang tak terasa ya Reno sudah besar."

__ADS_1


"Hmm iya sayang, kayaknya baru kemarin aku hamil Reno. Sekarang Reno sudah bisa duduk sendiri."


"Iya senang banget Reno cepat tumbuh. Sandra juga gemesin ya sayang, cuma berbeda 2 bulan saja sama Reno."


Lova saat melahirkan Sandra prematur karena disaat kandungan sudah menginjak 8 bulan 3 minggu Lova mengalami pendarahan. Sedangkan Risa melahirkan Reno disaat kandungan sudah menginjak usia 9 bulan 8 hari. Risa melahirkan secara normal sedangkan Lova secara operasi caesar.


"Iya Sandra cantik banget seperti Lova. Rasanya ingin cubit kalau bertemu Sandra."


"Hehehe iya sayang. Dean juga ingin sekali menjadi besan kita."


Rey teringat saat menjenguk Sonya saat kelahiran Kezia. Dean dan Kenzo adu mulut saat melihat Reno yang makin hari makin menggemaskan.


"Tapi Kenzo juga begitu ingin menjadikan Reno juga sebagai menantunya saat Reno sudah besar. Tapi ngomong-ngomong Kezia juga tak kalah cantiknya sama Sandra sih sayang."


"Kalau menurut kamu Reno lebih cocok sama siapa sayang?"


"Untuk saat ini sih Reno lebih sering sama Kezia. Menangis saja kemarin barengan."


"Iya kalau Sandra kayaknya lebih pendiam deh Sepertinya Kezia yang lebih aktif."


"Hehehe iya sayang kalau Reno sama Kezia nanti kayaknya sering diomelin," ucapnya terkekeh.


"Kamu juga sering aku omelin kan?"


"Aku gak apa-apa kok kamu omelin. Karena cintaku udah mentok dikamu."


"Hmm mulai gombal deh! Ingat kita sudah punya anak Rey kamu masih saja gombal."


"Tidak apa-apa sayang biar kayak Mami dan Papi mesra sampai tua."


"Hahahaha..............." Rey dan Risa tertawa terbahak-bahak mengingat Mami Ana dan Papi Aldi masih romantis meskipun sudah punya cucu.


"Semoga kita bisa seperti mereka sayang."

__ADS_1


"Hmm iya mudah-mudahan sayang."


"Aku bahagia dulu kita dijodohkan, dulu aku hanya menganggapmu sebagai seorang Kakak. Tapi akhirnya kita bisa saling mencintai dan sekarang sudah ada Reno yang melengkapi keluarga kecil kita."


"Iya aku bahagia Rey. Meskipun usia kamu berbeda tidak ada setahun dariku. Dulu aku pernah berpikir tidak akan bisa bertahan lama pernikahan kita, soalnya kamu dulu terlalu kekanak-kanakan dan masih manja."


"Tapi sekarang aku sudah tidak manja lagi kan sayang? Aku sudah berubah, aku juga sadar sekarang sudah menjadi seorang ayah."


"Hmm iya, kamu sudah lebih dewasa sekarang. Aku bahagia kamu sudah bisa berubah," ucap Risa tersenyum.


Rey lalu mendekatkan wajahnya dengan wajah Risa. Saat Rey akan mengecup istrinya, Reno tiba-tiba menangis. Risa lalu menggendong dan menenangkan Reno.


"Aduh Reno kamu menggagalkan Mommy sama Daddy mau romantisan saja. Kenapa kamu tidak membiarkan Daddy bahagia sebentar saja sih nak." Batin Rey.


Rey kesal tidak jadi mengecup istrinya. Sedangkan Risa terkekeh saat melihat Rey cemberut. Risa lalu meletakkan Reno ke box bayi karena sudah adzan magrib dan saatnya Risa dan Rey untuk sholat magrib berjamaah. Untung saja Reno tidak rewel atau menangis. Karena tadi Reno sudah mandi dan Risa juga sudah mengganti popoknya dan memberikannya asi.


...*****...


Semenjak Sonya hamil lagi Kenzo selalu standby sewaktu-waktu saat istrinya ngidam. Hari ini Sonya ingin Kenzo membuatkan salad buah seperti yang pernah Rey ajarkan kepada Dean dan juga Kenzo. Entah Sonya ingin sekali makan salad buah saat ini. Kenzo sehabis pulang dari kantor langsung menuju ke supermarket untuk membeli berbagai buah-buahan yang akan dijadikannya salad buah nantinya.


Setelah sampai rumah Kenzo langsung membuatkan salad buah untuk istri tercintanya. Kezia saat ini sedang Sonya gendong. Sonya memperhatikan Kenzo membuat salad buah untuknya. Kenzo membuat sekaligus banyak agar Sonya kalau ingin makan lagi tinggal ambil di kulkas. Kenzo meletakkan salad buahnya ke dalam beberapa wadah. Kenzo menatanya di kulkas dengan rapi dan satu di freezer, soalnya Sonya kadang suka nambah saat makan salad buah. Jadi biar cepat dingin Kenzo taruh di freezer 1 wadah.


"Sayang ini sudah selesai, salad buahnya sudah siap." Kenzo lalu menaruhnya di meja makan.


Mata Sonya berbinar-binar melihat salad buah yang ada didepan matanya. Dengan cepat Sonya memakannya. Karena kewalahan sambil gendong Kezia akhirnya Kenzo yang menggendong Kezia. Kenzo bahagia Sonya dengan lahapnya memakan salad buah yang dirinya buat.


"Nak, lihat Mamamu yang cantik itu makan dengan lahapnya. Adik kamu sedang ingin makan salad buah buatan Papa seperti kamu dulu nak," ucap Kenzo sambil membelai rambut anaknya.


Sonya hanya diam saja dan terus fokus dengan salad buahnya. Sonya ingin nambah lagi salad buahnya. Satu porsi baginya kurang.


"Sayang mau lagi," ucap Sonya ingin tambah lagi.


"Aku ambilkan sebentar ya sayang, kamu duduk saja di kursi dan jangan kemana-mana."

__ADS_1


Sonya mengangguk pelan. Kenzo akan mengambilkan salad buahnya lagi di kulkas. Sekarang Kenzo tangan kirinya untuk menggendong Kezia dan tangan kanannya membawa salad buah. Sonya yang melihat Kenzo seperti itu pun tersenyum.


__ADS_2