Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
BAB 108 - Kepergian Risa


__ADS_3

Risa sering badmood sekarang. Di usia kehamilannya yang sudah 7 bulan Risa ingin naik motor sportnya. Rey tetap tidak mengizinkannya, padahal ini juga kemauan Baby R. Risa sedang berpikir bagaimana caranya agar bisa keluar rumah naik motor sport. Ngidamnya kali ini harus bisa dituruti, meskipun dirinya sendiri yang akan menaiki motornya karena Rey tidak mau diajak naik motor berdua. Risa masih termenung memikirkan bagaimana caranya agar tidak ketahuan Rey.


Rey ingin mencari buku untuk kuliahnya. Rey akan mengajak Risa untuk jalan-jalan sekaligus cari buku. Setelah mereka sudah mandi dan berpakaian rapi, akhirnya Risa menyesuaikan pakaian yang tadi telah disiapkannya dengan yang dia kenakan.


"Sayang, aku pakai ini saja ya? Biar kita sama-sama pakai motif kotak-kotak," ucap Risa saat pose di depan cermin sekaligus foto untuk endorse-nya


"Iya sayang, cantik kamu pakai itu. Perut kamu juga sudah semakin membesar sayang." Rey sambil melihat perut buncit Risa tersenyum karena sebentar lagi sekitar 2 bulanan Baby R akan segera lahir.


"Iya sayang, Baby R sekarang lebih aktif menendang-nendang di perutku."


Sekarang sudah seminggu dari acara tujuh bulanan tersebut. Rey kemarin melihat Luna yang usia kandungannya sudah 9 bulan kurang 5 hari pun sudah sebesar itu. Rey berpikir bahwa kandungan Risa akan lebih besar dari Luna karena Risa mengandung bayi laki-laki. Sekarang Luna kehamilannya sudah memasuki 9 bulan 2 hari, tinggal 8 hari lagi Luna akan melahirkan jika sesuai dengan HPL. Seharusnya Evan sudah cuti sekarang saat kehamilan Luna masuk 9 bulan, tapi Luna waktu itu meminta Evan cutinya nanti saat kurang 5 hari dari HPL agar Evan tidak terlalu lama mengambil cuti dan Evan nurut apa perkataan istrinya.


Risa sudah selesai berpose untuk endorse instagram. Rey sebenarnya sudah melarang Risa untuk hal ini. Tapi alasan Risa, ibu hamil harus banyak gerakan dan salah satunya ya kegiatan berpose untuk endorse baju-baju hamil yang akan di post instagram miliknya. Rey lalu tidak melarangnya jika itu masih dalam kegiatan hal yang positif. Rey mengajak Risa ke mall dan toko buku. Rey sekarang sedang memilih buku yang ia cari.


Setelah Rey sudah menemukan buku yang dicarinya, Risa senang akhirnya bisa keluar dari toko buku tersebut. Saat ini mereka sedang berjalan menuju ke sebuah restoran.

__ADS_1


"Baby R sama Mommy sudah lapar ya?"ucap Rey sambil mengelus perut Risa yang sudah membesar.


"Yes Daddy," ucap Risa menirukan suara anak kecil, lalu Baby R juga menendangnya pelan.


Rey tersenyum Risa menirukan gaya bicara anak kecil. Menurutnya Risa sangat lucu. Entah Risa sekarang lebih sering lapar saat usia kehamilannya memasuki 7 bulan. Rey tidak masalah, justru senang karena Risa dan anaknya sehat. Baby R juga aktif menendang-nendang dengan kuat sekarang. Tak lupa Rey memanjakan Risa dengan menyuapinya. Rey tidak peduli dengan orang yang melihatnya di restoran tersebut. Ada yang cemberut karena tidak senang melihat Risa dan Rey bermesraan dan ada juga yang tersenyum sambil melihat ke arah perut Risa yang tandanya mereka mengerti kalau ibu hamil itu pengennya selalu dimanja apalagi kalau lagi ngidam harus dituruti. Setelah cari buku dan makan. Tak lupa Risa dan Rey mulai membeli beberapa baju bayi laki-laki. Setelah berbelanja Risa merasakan capek dan haus. Rey membelikan minum untuk Risa dan mereka langsung menuju ke mobilnya untuk pulang. Risa senang hari ini jalan-jalan sama Rey. Benar kata Mama Angel puas-puasin jalan-jalan sebelum lahiran. Entar kalau sudah lahiran akan sering berada di rumah mengurus bayi. Rey tersenyum melihat Risa sepertinya senang Rey ajak jalan-jalan.


"Sayang, kamu kelihatannya senang banget hari ini."


"Iya karena kamu mengajakku jalan-jalan. Selain sehat dan juga aku bahagia bisa jalan-jalan. Kalau kata Mama sebelum lahiran puas-puasin jalan-jalannya. Karena nanti setelah lahiran akan lebih banyak mengurus bayi di rumah."


"Ok sayang, kamu akan sering aku ajak jalan-jalan lagi sebelum Baby R lahir."


"Iya sayang janji, aku gak akan cuekin kamu kok."


Rey mendengar perkataan Risa dan mengerti. Rey tidak akan bersikap seperti itu. Karena hanya akan merugikan untuk dirinya jika sampai Rey cuek terhadap Risa. Karena Risa pernah bilang akan pergi dari rumah kalau sampai Rey mengabaikan perhatiannya untuk Baby R. Risa dan Rey sudah sampai rumah.

__ADS_1


Sekarang sudah semingguan dari acara tujuh bulanan. Rey beberapa hari ini sibuk dengan Chiko yang mulai menggendut karena Rey rajin kasih makan dan vitamin. Risa masih sabar melihat Rey mulai acuh lagi dengannya.


"Kalau sampai Chiko dibawa masuk ke kamar lagi awas saja kalau sampai Rey mengabaikan perhatiannya dengan Baby R, aku akan pergi dari rumah ini." Batin Risa.


Baru tadi sore Risa berbicara kalau sampai Rey mengabaikan Baby R Risa akan pergi dari rumah. Benar saja Rey membawa Chiko masuk ke kamarnya setelah Rey dan Risa sholat subuh berjamaah hingga Rey sampai ketiduran karena main bersama dengan kucingnya. Akhirnya Rey dan Chiko terlelap bersama.


"Arrgghhh..... Rey kebangetan deh!" gerutu Risa sudah geram dengan Rey.


Risa menulis surat untuk Rey dan meletakkannya di atas meja tidurnya. Risa lalu mengambil kunci motor sport dan akan pergi dari rumah. Risa hanya membawa tas kecil yang muat untuk hp dan dompetnya. Meskipun motor sport Risa jarang dipakai namun setiap bulan selalu di cek, ada orang yang rutin mengecek motornya dan 3 hari sekali motornya dipanasin meskipun tidak dipakai. Jadi motornya aman-aman saja jika Risa bawa. Risa sudah bersiap-siap untuk pergi dari rumah. Risa berpakaian menggunakan celana dan kaos serta jaket kulitnya. Jaketnya sengaja dibiarkan terbuka begitu saja dan masih terlihat perut buncitnya. Karena perut Risa sudah tidak muat jika jaketnya untuk menutupi perutnya jika di naikkan resletingnya. Risa tidak memakai seperti pakaian sehari-harinya yang memakai dress atau daster kaosnya.


"Sayang, mungkin inilah saatnya kita bisa naik motor sport. Sesuai janji Mommy, nanti kamu akan Mommy ajak menemui teman-teman Mommy. Mommy sudah rindu, beberapa bulan tidak pernah bertemu dengan mereka."


"Wah kamu juga tidak sabar ya nak naik motor sport. Mommy akan ajak kamu jalan-jalan naik motor ya, kamu baik-baik di dalam perut Mommy," ucap Risa lirih sambil mengelus perutnya dan Baby R merespon dengan tendangannya. Risa tersenyum anaknya akan senang diajak jalan-jalan naik motor sport.


Risa lalu berjalan pelan-pelan keluar kamarnya. Hari ini masih pukul 05:17 wib. Mami Ana dan Papi Aldi juga belum keluar dari kamarnya. Biasa Bi Ijah sedang sibuk memasak di dapur. Sedangkan Mami Ana akan membuatkan teh untuk Papi Aldi biasanya nanti pukul 06:00 wib. Mang Ujang sopirnya biasanya datang jam tujuh pagi. Risa memanfaatkan kesempatan ini untuk keluar dari rumah.

__ADS_1


Risa membuka gerbang pintu rumah terlebih dahulu setelah gerbang terbuka lebar, Risa memakai helmnya dan lalu melajukan motornya dengan pelan agar tidak terlalu berisik. Setelah itu Risa kembali untuk menutup gerbangnya secara hati-hati agar orang di rumah tidak curiga dengan kepergian Risa membawa motornya. Risa lega akhirnya bisa keluar dari rumahnya. Tak lupa Risa mengisi bensin eceran di jalan. Jika ke pom pasti juga belum buka. Bensinnya harus benar-benar full karena Risa ingin tidak kehabisan bensin di jalan saat dia sedang berkendara.


Bapak-bapak yang mengisi bensin motor Risa hanya geleng-geleng kepala. Bapak-bapak itu juga sempat nanya usia kandungan Risa sudah berapa bulan dan Risa jujur apa adanya bilang saat ini dirinya sedang hamil 7 bulan 1 minggu. Bapak-bapak itu baru lihat ada ibu hamil pertama kali yang beli bensinnya menggunakan motor sport. Karena biasanya ada juga ibu hamil yang membeli bensinnya tapi hanya menggunakan motor biasa atau motor matic. Bapak itu menyarankan agar Risa naik motornya tidak mengebut karena ada bayi yang harus dijaga yang masih dalam kandungannya. Risa mengangguk lalu membayar bensinnya langsung pergi dari tempat itu dan melajukan motornya kembali.


__ADS_2