
Mereka semua sudah sampai di ballroom hotel. Kini seharusnya Reno yang duduk sebagai pengantin prianya dan sekarang Revano yang duduk sebagai mana semestinya memang Revano yang harus duduk karena namanya yang sesuai dengan yang ada diundangan. Revano menghembuskan napas kasar. Dirinya tidak menyangka akan menjadi pengantin hari ini dan menikah dengan gadis yang ia benci. Tadi Rey menyuruh asistennya untuk mengganti berkas Reno menjadi berkas Revano.
Kini Kenzo yang akan menjabat tangan Revano. Dengan tangan gemetar akhirnya Revano menjabat tangan Kenzo. Sempat salah menyebut nama Kezia dua kali.
"Nak, ini kesempatan terakhir kamu menyebutkan nama anak saya. Kalau sampai salah lagi pernikahan ini akan gagal." Kenzo mengkode tatapan wajahnya ke arah Rey.
Revano lalu mengerti kalau harus benar menyebutkan nama Kezia agar sang Daddy tidak kumat lagi sakit jantungnya. Setelah satu tarikan napas panjangnya akhirnya Revano dengan lancar mengucapkan ijab qobul tersebut. Setelah kata sah terdengar kini Revano resmi menjadi suami Kezia. Mereka kini canggung untuk melakukan seperti pasangan baru lainnya.
"Astaga, mimpi apa aku semalam, hari ini aku akan dinikahi oleh Revano. Reno yang seharusnya menikah denganku. Tapi sebentar lagi Reno akan menjadi Kakak ipar. Malang sekali nasibku, hari ini aku akan menjadi istri Revano." Batin Kezia yang sudah dari tadi memasang wajah cemberut.
"Kezia, ayo lakukan nak," ucap Papa Kenzo.
Kezia membuyarkan lamunannya dan mengangguk. Kezia perlahan meraih tangan Revano dan mengecupnya dengan cepat. Kezia tidak menyangka cowok manja yang sering berantem dengan dia kini baru beberapa menit yang lalu sah menjadi suaminya. Kini giliran Revano mengecup kening Kezia. Revano tidak mau melakukannya tapi mendapatkan tatapan tajam dari Mommy Risa. Akhirnya dengan cepat Revano mau tidak mau harus melakukannya. Dengan perlahan akhirnya Revano memberanikan diri untuk mengecup kening Kezia. Ada rasa bergetar aneh dalam dirinya saat mengecup kening Kezia.
Sekarang saatnya mereka bertukar cincin. Kezia yang mulai duluan memasangkan cincinnya ke jari manis Revano. Lalu dengan cepat Revano memasangkan cincin tersebut ke jari manis Kezia.
"Kalian sekarang sudah sah menjadi pasangan suami istri. Ini buku nikah kalian," ucap sang penghulu.
Mereka sekarang sudah diberikan buku nikah oleh penghulu dan lalu menandatanganinya. Sebagaimana mereka kini sudah sah menjadi pasangan suami istri secara agama dan hukum. Rey bahagia akhirnya hari ini bisa menikahkan anaknya. Meskipun anak bungsunya yang menikah karena anak sulungnya kabur.
Revano tidak menyangka diumurnya yang baru menginjak 19 tahun sudah menjadi seorang suami. Revano juga tidak menyangka gadis yang selama ini kalau bertemu dengannya selalu berantem dan kini telah menjadi istrinya. Revano merutuki dirinya sendiri. Idenya yang ingin menggagalkan acara pernikahan Kakaknya dan kini berubah menjadi acara pernikahannya sendiri.
Kini mereka sudah berada di pelaminan. Mereka berdiri berjauhan-jauhan tidak seperti pasangan pengantin baru pada umumnya. Mereka bersanding di pelaminan dengan jarak hampir setengah meter. Para tamu undangan ada yang meledek Revano dan juga Kezia. Tadi beberapa teman Kezia datang dan membikin Kezia kesal karena Kezia diledekin karena tidak jadi menikah dengan Reno namun dengan Revano. Tamu undangan tersebut mengejeknya dengan berbicara kalau tidak dapat Kakaknya masih bisa dapat adiknya yang lebih muda dan masih imut.
Kezia kesal semua teman-teman kampusnya maupun teman sekolahnya sama saja kebanyakan meledeknya. Kezia harus menanggung malu atas pernikahan konyol ini. Kalau tidak karena harus menjaga nama baik keluarganya Kezia tidak mau menikah dengan Revano. Begitu juga dengan Revano yang diledekin teman kampusnya. Revano dituduh menikung Kakaknya sendiri karena berani menikahi Kezia. Revano kesal teman-temannya bicara seperti itu.
Acara dansa pun dibatalkan karena mereka tidak mau untuk melakukannya. Sekarang acaranya sudah selesai 1 jam lebih cepat. Kini Revano lega acaranya bisa cepat selesai jam delapan malam.
__ADS_1
"Mommy and Daddy, ayo kita pulang. Ini sudah malam, Revano sudah ngantuk sekali."
"Nak, mulai saat ini kamu akan selalu sekamar dengan Kezia. Dia istri kamu sekarang. Kalian sekarang istirahat ke kamar hotel yang telah disiapkan." Rey menyuruh anaknya untuk pergi ke kamarnya.
Revano matanya terbelalak saat mendengar ucapan Daddy Rey.
"Apa aku tidak salah dengar Daddy? Aku harus sekamar dengan Kak Kezia?" tanyanya ingin memastikan.
"Iya, masa kamu sudah nikah mau tidur sendiri. Kan sudah punya istri ya tidur sama istri kamu dong nak," ucap Risa sambil tersenyum.
"Tapi Mommy..." Belum menyelesaikan kata-katanya Revano sudah pingsan.
"Astaga, kenapa kamu harus pingsan segala nak," ucap Rey.
Dengan segera Rey menyuruh karyawan hotelnya untuk membawa anaknya ke kamar hotel yang telah disiapkan untuk pengantin baru tersebut.
"Belum apa-apa saja sudah pingsan," ucap Kenzo terkekeh sambil geleng-geleng kepala melihat menantunya yang sudah tak sadarkan diri.
Revano kini sudah berbaring di ranjangnya yang sudah penuh dengan bunga-bunga mawar. Setelah diolesi minyak angin akhirnya Revano tersadar juga.
"Kita pergi dulu ya nak. Kalian beristirahatlah, kalian pasti capek karena sudah berjam-jam berdiri menyalami tamu undangan."
"Iya Mom."
Risa dan Rey lalu meninggalkan kamar pengantin tersebut. Sekarang giliran Kenzo akan berbicara dengan menantunya.
"Nak, lakukan tugasmu malam ini sebagai seorang suami. Sering-seringlah melakukannya agar Papa bisa cepat dapat cucu dari kalian. Asal kalian tahu saja, Mama Sonya dulu langsung mengandung Kezia setelah sebulan kami menikah," ucap Kenzo yang blak-blakan berbicara seperti itu dengan menantunya.
__ADS_1
Revano melongo mendengar perkataan mertuanya. Revano hanya cengengesan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Sedangkan Kezia kini mendengus kesal dan bisa-bisanya Papanya berbicara seperti itu.
"Nak, kamu sedang tidak berhalangan kan?" tanya Kenzo hanya ingin memastikan.
Kezia hanya menggelengkan kepalanya.
"Kezia baru saja mendapatkan tamu bulanannya seminggu yang lalu kok sayang." Sonya berbicara seperti itu karena Sonya selalu mendapat tamu bulanannya setelah Kezia. Jadi Sonya tahu kapan jadwal anaknya mendapatkan tamu bulanannya.
"Bagus deh. Itu berarti saat ini Kezia sedang dalam masa suburnya. Jadi kemungkinan bulan depan kita akan mendapatkan kabar bahagia Mama." Dengan entengnya Kenzo berbicara seperti itu sambil menatap wajah cantik Sonya. Kenzo tahu hal itu karena sudah pernah tanya ke dokter kandungan.
"Hmm... Iya Papa, aku sudah tidak sabar melihat mereka akan punya anak. Pasti sangat menggemaskan apalagi menantu kita wajahnya sangat imut sekali." Sonya membayangkan jika anaknya yang cantik itu akan segera menjadi calon ibu dari anak-anaknya.
Raut wajah Kezia sudah tidak bisa diartikan lagi. Kini wajahnya sudah ditekuk. Sedangkan Revano kini cemberut saja. Perkataan kedua mertuanya masih terngiang-ngiang di kepalanya.
"Kak Kezia, jangan lupa cepat berikan aku keponakan yang lucu-lucu ya," ucap Keano menggoda Kakaknya dengan tangan yang membentuk ok.
"Dasar adik tidak punya sopan santun. Berani-beraninya Keano bicara seperti itu di depan Revano." batin Kezia merasa kesal dengan adik kandungnya.
Kezia lalu melototi adiknya agar tidak berbicara lagi. Sang adik yang dipelototi pun hanya menahan tawanya.
"Kita pulang dulu ya nak. Kalian bersenang-senanglah selama 2 hari di hotel ini," ucap Kenzo sebelum pergi bersama Sonya dan Keano yang meninggalkan kamar pengantin tersebut.
"Apa yang harus aku lakukan? Masa iya aku akan melakukannya dengan Kak Kezia sekarang. Bahkan aku saja tidak tahu bagaimana caranya saat malam pengantin. Lagian aku tidak mencintainya dan sudah dapat dipastikan dia juga tidak akan mungkin mencintaiku. Lebih baik habis ini aku tidur saja." Batin Revano yang sudah mengantuk.
Setelah mereka semua pergi kini hanya ada Kezia dan Revano yang ada di kamar itu. Mereka berdua hanya terdiam dan membisu saat ini. Tidak ada percakapan di antara mereka.
......................
__ADS_1
Untuk soal kapan kezia akan bucin dengan Revano itu membutuhkan waktu yang cukup lama saat Kezia sudah hamil anaknya nanti.
Readers harap bersabar ya menantikan kejutan untuk cerita selanjutnya 😃