
Saat Kezia masih melamun. Ini kesempatan Revano untuk menarik Kezia dalam pelukannya. Kezia langsung mendorong tubuh Revano hingga sampai terjungkal di pinggir ranjangnya. Kezia kini sedang berjalan mondar-mandir untuk mencari kunci kamarnya yang tadi Revano lempar ke sembarang arah. Kezia takut terjadi hal yang tidak diinginkan akan terjadi jika lama-lama bersama dengan Revano yang kini sedang terbawa emosi.
"Kamu mau kemana sayang?" Tanyanya sambil tersenyum.
Baru pertama kalinya Revano memanggilnya dengan sebutan sayang setelah tadi mengungkapkan perasaannya. Biasanya Revano selalu memanggilnya dengan sebutan Kakak.
"Kamu tidak akan bisa lari dariku Kezia Leonardo," ucapnya kembali.
Dengan cepat Revano berjalan mendekati istrinya dan langsung menangkap Kezia lalu menggendongnya dan membawanya ke tempat tidur pelan-pelan.
"Revano, tolong jangan lakukan hal itu kepadaku. Aku mohon....." Kini Kezia tengah ketakutan jika Revano akan berbuat macam-macam dengannya. Meskipun Revano adalah suaminya namun Kezia ingin bercerai dari Revano dan ingin yang menjadi suaminya kelak adalah Reno, Kakak dari Revano.
"Maaf Kak Kezia, aku harus melakukannya karena agar Kak Kezia tidak berani untuk mengganggu hubungan Kak Reno dengan Kak Sandra. Lagian aku juga sudah mencintai kamu." Batin Revano.
"Aku mencintaimu Kezia Leonardo. Semenjak aku menikah denganmu perasaan itu muncul secara tiba-tiba," ucapnya pelan namun masih bisa terdengar sampai telinga Kezia.
Kezia terkejut saat Revano bilang mencintainya. Saat Kezia terbengong kini Revano mulai membacakan doa dan lalu mengecup kening Kezia.
"Revano, tolong kamu jangan melakukannya. Kamu masih ingat kan dengan perjanjian kita." Kini Kezia mengingatkan Revano agar tidak melakukan hal yang lebih. Karena Kezia akan meminta bercerai dan pasti Daddy Rey akan terkejut jika mereka benar-benar bercerai padahal usia pernikahan mereka baru seumur jagung.
"Aku tidak peduli dengan perjanjian itu. Lebih baik kita batalkan saja perjanjiannya dan lalu kita memulai hidup baru. Kita buka lembaran baru. Aku yakin seiring berjalannya waktu, kamu pasti akan bisa mencintaiku." Dengan penuh keyakinan Revano berbicara seperti itu.
__ADS_1
"Aku tidak akan mungkin bisa mencintai laki-laki seperti dirimu."
Kezia mendengus kesal saat suaminya berbicara seperti itu. Sepertinya tidak akan mungkin jika Kezia akan mencintai Revano.
"Aku akan membuatmu hamil anakku dan perlahan mencintai aku. Agar kamu tidak bisa lagi mengganggu hubungan Kak Reno dengan Kak Sandra. Dengan kita akan memiliki anak, mudah-mudahan kamu bisa berubah dan melupakan Kak Reno." Batin Revano penuh dengan harapannya agar terus bersama dengan Kezia.
Revano kini memegang kedua pipi Kezia.
"Kamu adalah istriku dan aku mencintaimu. Aku selama ini sudah menuruti semua keinginan kamu. Sekarang giliran aku ingin melaksanakan kewajibanku sebagai suamimu," ucapnya dengan nada lembut.
"Revano, aku akan membenci dirimu jika kamu berani untuk melakukannya." Ancam Kezia dengan tatapan tajam.
"Aku tidak peduli kamu mau membenci diriku atau tidak. Yang terpenting adalah kamu hanya akan menjadi milikku. Bukan menjadi milik orang lain dan aku sudah menginginkan anak darimu." Seperti mengkode bahwa tadi Kezia mengucapkan ingin menikah dengan Reno.
Dengan cepat Revano lalu mengecup bibir Kezia. Revano lalu membaringkan Kezia ke tempat tidur. Kezia sudah berusaha untuk melawan Revano. Namun usahanya hanyalah sia-sia. Tubuh Revano lebih kekar dan Kezia tidak bisa melawannya. Mereka lalu melakukan apa yang seharusnya dari dulu memang mereka lakukan di Bali. Revano bahagia bahwa dirinya yang pertama kali melakukannya. Kezia kini semakin kesal dengan suaminya yang tega melakukan hal itu kepadanya. Harapannya untuk bersama lagi dengan Reno pun pupus. Meskipun tadi Revano sedang merah dengan Kezia. Namun tadi Revano memperlakukan Kezia dengan penuh kasih sayang.
"Terima kasih sayang....." Revano lalu mengecup kening Kezia dan berbaring tidur di ranjangnya.
Kezia hanya diam saja tidak ada sedikitpun kata yang keluar dari bibirnya. Kezia kini menangis tersedu-sedu saat melihat suaminya sudah tertidur pulas di sampingnya. Mahkota yang selama ini dia jaga telah diambil oleh suaminya. Kini harapannya untuk kembali dengan Reno pun sudah hilang. Reno tidak mungkin akan mau menerimanya jika telah melakukan hubungan suami istri dengan adiknya. Kezia dengan langkah berhati-hati akhirnya berjalan ke kamar mandi. Setelah membersihkan dirinya Kezia lalu mengeringkan rambutnya dengan hairdryer.
Karena Kezia masih capek lalu menyusul Revano ke ranjang dan mulai tertidur menuju alam mimpinya. Hari ini menjadi saksi bahwa Revano memiliki Kezia dengan seutuhnya. Meskipun Kezia masih belum mencintainya namun Revano yakin bahwa cinta akan datang karena terbiasa.
__ADS_1
...*****...
Suara adzan Dzuhur terdengar sayup-sayup di telinga Revano. Kemudian Revano mengerjapkan matanya. Saat membuka matanya kini pandangannya adalah Kezia. Istri cantiknya itu terlihat kelelahan dan sekarang sedang tertidur dengan pulas. Revano kini bahagia Kezia telah menjadi miliknya.
"Maafkan aku sayang. Aku melakukan ini semua agar kamu tidak lagi mencintai Kakakku sendiri. Karena di sini sudah ada aku yang mencintai. Sakit hatiku rasanya bila kamu terus ingin bercerai dariku dan menikah dengan Kak Reno," ucapnya dengan lirih dan air matanya kini sudah menetes membasahi pipinya.
Revano lalu mengecup kening Kezia secara perlahan dan agar tidak terusik tidurnya. Namun air mata Revano tadi menetes mengenai tangannya. Kezia jadi tahu bahwa Revano benar-benar sudah mencintainya.
"Tidurlah yang nyenyak sayang. Nanti aku akan memasak yang spesial untukmu," ucap Revano sambil mengelus kepala Kezia sebentar.
Revano lalu berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan berwudhu.
Revano tidak tahu bahwa Kezia dari tadi mendengar ucapannya. Kezia merenung memikirkan nasibnya dan kini dirinya tidak tahu harus berbuat apa. Sekarang Kezia membenci Revano karena telah berani melakukan hal itu kepadanya. Kezia lalu teringat dengan surat perjanjian kontrak pernikahannya. Revano telah melanggar isi perjanjian pernikahan kontraknya maka dari itu Kezia akan menggugat cerai suaminya secepatnya. Kini Kezia berakting untuk tidur lagi. Revano sudah selesai Sholat Dzuhur dan kembali lagi ke tempat tidur. Revano kini menatap wajah cantik istrinya yang masih tertidur pulas.
"Aku tidak menyangka bisa mencintai kamu Kak Kezia. Padahal kita kalau sudah bertemu selalu saja berantem dan sudah seperti Tom and Jerry." Revano terkekeh dan kemudian kembali tertidur sambil memeluk istrinya.
Kezia saat ini hanya terdiam saja dipeluk oleh suaminya.
"Besok, pasti akan aku pastikan bahwa surat perceraian itu sudah jadi." Batin Kezia yang sudah siap untuk bercerai dengan Revano.
Kezia siap menjadi janda muda. Pasti masih banyak laki-laki yang suka dan mau kepadanya.
__ADS_1
Saat tadi Revano tertidur pulas dan setelah Kezia sudah mandi. Kezia lalu menghubungi pengacaranya melalui pesan WhatsApp. Sang pengacara langsung membantu apa yang dibutuhkan oleh kliennya.