Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Fitting Baju Pengantin


__ADS_3

Reno dan Kezia hari ini akan fitting baju pengantin mereka. Kezia kini sedang duduk manis di ruang tamu, menunggu kedatangan calon suaminya.


"Reno, aku tidak sabar menunggu sebulan lagi. Kamu akan menjadi milikku selamanya," ucapnya sambil tersenyum senang.


Terdengar suara mobil masuk ke halaman rumah. Kezia wajahnya sumringah setelah melihat mobil siapa yang datang.


"Mama... Reno sudah datang."


"Yuk sayang kita temui Reno."


"Iya Mama..."


Tak lama kemudian pintu ruang tamu Reno ketuk. Kezia yang membuka pintunya.


"Assalamualaikum......"


"Wa'alaikum Salam calon suamiku..."


"Kezia, maafin aku. Sepertinya rencana Revano akan aku pertimbangan lagi." Batin Reno.


"Loh kok bengong nak?"


"Eh? Tante Sonya, saya mau menjemput Kezia untuk fitting baju pengantin."


"Iya nak, kalian hati-hati di jalan ya."


Mereka lalu mengecup punggung tangan Sonya secara bergantian.


"Iya Mama."


"Iya Tante. Kami permisi dulu."


Setelah mobil Reno pergi dari halaman rumahnya. Sonya kini tersenyum.


"Tidak pernah aku sangka waktu begitu cepat berlalu. Sekarang putriku sudah dewasa dan sebentar lagi akan menjadi istri orang. Semoga saja pernikahan mereka akan langgeng sampai maut memisahkan." Lirihnya.


Harapan Sonya putrinya akan hidup bahagia bersama dengan Reno. Sonya tahu Reno anak yang baik. Maka dari itu Sonya percaya bahwa Reno akan membahagiakan putrinya.


Reno kini melajukan mobilnya ke arah butik yang Mommy Risa sudah pesan. Setelah sampai butik mereka lalu disuruh untuk mencoba beberapa baju.


"Reno bagaimana ini menurut kamu?"


Reno hanya memberikan jempolnya dan senyuman tipis. Tidak menuji Kezia cantik atau ya seperti pasangan umum lainnya yang mau menikah. Reno hanya mencoba satu baju yang warnanya senada dengan yang Kezia gunakan. Seharusnya Reno harus mencoba tiga baju. Namun alasan Reno sama saja ukurannya karena Mamanya sudah memberitahu kepada sang owner ukurannya. Berbeda dengan Kezia, Putri dari pasangan Sonya Hermawan dan Kenzo Leonardo itu berganti pakaian 3 kali sesuai dengan baju yang telah Risa pesan.

__ADS_1


Tak lupa Kezia mengajak selfie Reno. Dengan terpaksa Reno mengiyakan ajakan Kezia. Tak lupa Kezia memposting di akun instagramnya agar semua orang tahu bahwa Reno sebentar lagi akan menjadi suaminya.


Sandra mendapatkan notifikasi terbaru postingan Kezia. Sandra meneteskan air matanya setelah melihat postingan Kezia yang berfoto begitu dekat dengan Reno. Mami Lova yang melihat anaknya menangis pun lalu memeluknya.


"Sabar ya sayang. Anak Mami pasti akan mendapatkan laki-laki yang baik seperti Reno."


"Mami... Hatiku sakit melihat mereka berfoto terlalu dekat."


"Sayang, jangan menangis lagi ya. Jika Reno itu memang jodoh kamu sejauh apapun ia pergi dan serumit apapun masalah yang kalian hadapi jika Allah sudah mentakdirkan kalian berjodoh Reno akan kembali sama kamu," ucapnya sambil mengelus rambut panjang anak kesayangannya.


Kini Sandra lega setelah Mami Lova berbicara seperti itu.


"Bagaimana hubungan kamu dengan Ricko nak?"


"Aku sudah berusaha untuk membuka hatiku. Tapi hatiku tetap milik Reno Mami."


"Aku yakin perlahan kamu akan bisa melupakan Reno. Kamu begitu kamu harus jujur sama Ricko nak. Agar ricko tidak terlalu berharap lebih sama kamu."


"Iya Mama. Setelah ini aku akan menemui Ricko."


"Iya nak. Ricko itu anak yang baik. Sejujurnya Mami suka jika kamu dekat dengan Ricko."


"Mami perasaan itu tidak bisa dipaksakan."


"Iya sayang, apapun pilihan kamu itu pasti yang terbaik buat kamu nak. Mama percaya siapapun nanti yang akan menjadi jodoh kamu pasti laki-laki yang terbaik."


"Sandra masih berharap yang akan menjadi jodoh Sandra nanti adalah Reno. Tapi sepertinya itu tidak akan mungkin terjadi." Batin Sandra.


"Ya udah Mami. Sandra mau mandi dulu dan terus menemui Ricko. Sandra akan jujur sama Ricko."


"Iya nak. Lebih cepat Ricko tahu akan lebih baik."


Sandra tersenyum dan lalu meninggalkan ruang keluarga dan berjalan menuju ke kamarnya. Sandra segera mandi dan berpakaian rapi untuk menemui Ricko sahabatnya. Sekarang Sandra sudah berdandan tipis. Sandra memakai kaosnya dan celana jeans panjang. Sandra lalu pamit kepada Mami Lova untuk menemui sahabatnya. Sandra melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Kini Sandra sudah janjian dengan Ricko di sebuah Cafe. Ricko sudah sampai duluan di Cafe tempat mereka janjian. Sepuluh menit kemudian gadis cantik itu sudah sampai di Cafe.


"Hai Sandra..."


"Hai juga Ricko. Maaf ya kamu pasti sudah menungguku dari tadi?"


"Tidak kok Sandra, aku juga barusan saja datang."


"Kita pesan makanan dulu ya? Habis itu ada yang ingin aku sampaikan sama kamu."

__ADS_1


"Iya Sandra." Ricko bingung Sandra mau bicara apa kepadanya. Kelihatannya wajah Sandra sangat serius sekali.


Mereka lalu makan makanan yang telah disajikan. Setelah selesai makan bersama kini Sandra yang akan memulai percakapan duluan.


"Ricko, sebelumnya aku minta maaf sama kamu. Tapi aku harus jujur sama kamu. Sudah 3 tahunan bahkan lebih aku mencoba membuka hatiku untukmu namun tetap saja aku tidak bisa Ricko," ucapnya sambil menunduk.


Ricko terkejut saat Sandra berbicara seperti itu. Tapi Ricko memaklumi jika Sandra tidak bisa membuka hati untuknya mungkin saja Sandra bukan jodohnya.


"Tidak apa-apa Sandra. Mungkin kita memang ditakdirkan tidak berjodoh."


"Ricko maaf aku telah membuatmu kecewa."


"Tidak apa-apa Sandra. Aku juga tidak akan memaksakan kamu lagi kok untuk membuka hatimu."


"Sandra tapi kita masih bisa sahabatan kan jika kita sudah punya pasangan masing-masing?"


"Iya Ricko tentu saja, kamu sahabat terbaikku."


"Kalau aku boleh tahu apakah sudah ada yang mengisi hati kamu sehingga aku sulit kamu terima?"


"Sebenarnya sudah ada yang mengisi hatiku sejak lama Ricko. Tapi aku tidak bisa mengutarakan perasaanku padanya. Dia sudah akan menikah," ucapnya dengan berlinang air mata.


"Sudah kamu jangan sedih lagi ya Sandra. Kamu harus bicara sama seseorang yang kamu suka."


Seketika Ricko teringat bahwa Reno dan Kezia sebentar lagi akan menikah.


"Apa laki-laki yang Sandra cintai itu Reno ya?" Batin Ricko.


"Sandra, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?"


"Iya, boleh saja Ricko. Tanyakan saja."


"Apa kamu menyukai Reno?"


"Kenapa kamu bisa berpikir seperti itu?"


"Karena saat di kampus aku melihat ekspresi kamu saat melihat Reno dan Sandra terlihat murung terus. Apa tebakan aku benar, jika kamu menyukai Reno?"


"Iya Ricko aku mencintai Reno. Tapi Reno tidak tahu selama ini aku mencintainya."


"Kamu harus jujur akan perasaan kamu padanya. Aku mendukung kamu Sandra."


"Ricko aku tidak bisa jujur dengan perasaanku kepada Reno. Mereka akan segera menikah Ricko, aku tidak mau menjadi penghalang dalam hubungan mereka."

__ADS_1


"Sandra, menurutku Reno harus tahu tentang hal ini."


Sandra masih bingung ingin mengungkapkan perasaannya kepada Reno atau tidak.


__ADS_2