Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
S2 - Pertunangan


__ADS_3

Kezia bahagia diberi kejutan dadakan karena hari ini acara pertunangannya dengan Reno. Sedangkan Reno terkejut dengan adanya pertunangan dadakan yang diadakan saat acara ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya. Reno bingung apa yang harus ia lakukan sekarang. Kini hatinya terasa gelisah saat akan bertunangan dengan Kezia. Reno lalu memandang ke arah Sandra. Gadis kutu buku yang suka membaca novel itu tersenyum tipis saat Reno memandang wajahnya.


"Aku harus terlihat bahagia agar Reno tidak curiga. Aku harus kuat melihat mereka berdua bertukar cincin. Meskipun hatiku sakit saat melihat sebentar lagi Reno akan menjadi milik Kezia. Milik sahabatku sendiri." Batin Sandra.


"Sandra, kenapa kamu tidak mencegahku? Kita sudah berjanji akan menemukan pasangan masing-masing saat sudah masuk universitas bukan? Kita bahkan baru daftar saja, belum masuk kuliah." Batin Reno.


"Reno, ayo pasangkan cincinnya ke jari manis Kezia." Rey berbicara dengan anak sulungnya.


Seketika Reno membuyarkan lamunannya saat Daddy Rey berbicara seperti itu.


"Kezia, ayo kamu harus lebih dekat dengan Reno sayang." Risa menyuruh Kezia untuk mendekati Reno.


"Iya Tante," ucapnya dengan senyuman manis. Kezia selangkah lebih maju mendekati Reno calon tunangannya.


Reno kini bingung mau menolak acara pertunangan dadakan ini tapi nanti membuat kedua orang tuanya malu. Kini Reno terlihat gelisah di wajahnya.


"Reno ayo segera pasang cincin itu ke jari manis Kezia. Jangan bikin malu Daddy nak." Bisik Rey di telinga Reno.


Reno mengangguk pelan dan akan menuruti perintah Daddy Rey. Tidak ada pilihan lain kecuali memasangkan cincin ke jari manis Kezia agar acaranya cepat selesai.


Reno mengambil cincin tersebut dan lalu memasangkan cincinnya ke jari manis Kezia. Raut wajah Kezia sudah tidak bisa dibohongi lagi. Senyum sumringah jelas terlihat dari wajah cantiknya. Sonya dan Kenzo saling memandang dan tersenyum, kini anaknya bertunangan dengan laki-laki yang dicintainya. Sonya dan Kenzo tahu bahwa Kezia menyukai Reno sejak lama. Kemarin Rey saat mengajak akan memberikan surprise pertunangan dadakan ini pun Kenzo langsung menyetujuinya.


"Mimpi apa aku semalam. Ah senangnya malam hari ini aku bertunangan dengan Reno, sahabatku yang sangat aku cintai dalam diam selama ini." Batin Kezia.


Kezia sudah lama memendam perasaannya dengan Reno sudah 2 tahun ini. Semenjak mereka sering bersama-sama disitulah tumbuh benih-benih cinta Kezia untuk Reno. Sedangkan Reno terlihat biasa saja. Mukanya dipaksakan untuk tersenyum tipis. Entah hari ini Reno hatinya kini sedang berkecamuk.

__ADS_1


Kini saatnya giliran Kezia memasangkan cincin ke jari manis Reno. Perlahan Kezia mengambil cincin tersebut. Kezia memperhatikan Reno tatapannya mengarah ke arah lain.


"Reno, kamu melihat apa? Fokuslah pada acara pertunangan kita." Lirihnya.


Reno kesal sama Kezia. Karena Kezia tidak menolak acara pertunangannya. Reno takut persahabatannya dengan Sandra akan hancur karena acara pertunangannya malam ini dengan Kezia. Kini pikiran Reno sekarang berfokus pada Sandra yang tiba-tiba menghilang begitu saja. Kini Reno mencari gadis kutu buku tersebut sudah tidak disamping kedua orang tuanya. Reno sekarang berpikir bahwa Sandra kecewa dengannya dan juga Kezia yang melanggar kesepakatan untuk tidak memiliki pasangan terlebih dahulu sebelum mereka masuk kuliah di universitas yang sama.


"Sandra pasti kecewa padaku dan juga Kezia." Batin Reno.


Sandra tidak kuat melihat Kezia akan memasangkan cincin ke jari manis Reno. Hatinya sangat sakit melihat laki-laki yang dicintainya selama ini akan bertunangan dengan sahabatnya sendiri. Sandra lebih memilih untuk tidak melihatnya. Kini Sandra sedang duduk di kursi taman. Revano tadi menyusul Sandra saat tiba-tiba pergi meninggalkan acara pertunangan Kakaknya. Sandra kini tengah menangis tersedu-sedu di taman. Revano merasa sedih juga melihat Sandra menangis. Kini Revano berjalan mendekati Sandra dan memberikan sapu tangannya. Revano memberikan sapu tangan yang ada inisial huruf R tersebut kepada Sandra.


"Terima kasih," ucap Sandra menerima sapu tangan tersebut untuk menghapus air matanya.


Sandra tidak melihat siapa pria yang memberikannya sapu tangan karena Sandra kini tengah menunduk dan masih meneteskan air mata.


Acara pertunangan Kezia dan Reno berjalan sukses. Mereka juga berfoto bersama. Kezia sangat bahagia dengan senyuman merekah sedang Reno terpaksa harus tersenyum saat ini. Rey dan Risa saling melempar senyuman melihat anaknya kini telah bertunangan dengan Kezia. Sonya dan Kenzo juga terlihat sangat bahagia karena anaknya sudah resmi bertunangan dengan Reno. Harapan terbesarnya menjadikan Reno sebagai menantunya sudah dekat. Sebentar lagi Kezia dan Reno akan segera menikah. Terdengar suara tepuk tangan meriah dari para tamu undangan. Lova dan Dean sangat kecewa dengan kedua sahabatnya. Karena mereka tidak memberitahu adanya acara pertunangan ini. Lova dan Dean lalu akan pulang duluan. Mereka lalu mencari anaknya yang dari tadi tidak sadar sudah pergi dari sampingnya.


"Kak Sandra jangan bersedih. Revano juga ikut sedih kalau Kakak menangis seperti ini," ucapnya dengan lirih namun masih terdengar di telinga Sandra.


Sandra baru sadar siapa laki-laki yang dari tadi berada disampingnya. Lalu Sandra menoleh ke arah Revano. Sandra terkejut melihat adik dari laki-laki yang dicintainya selama ini sudah berada disampingnya.


"Eh? Revano. Kamu ngapain di sini dik?" tanyanya penasaran.


"Aku tadi melihat Kak Sandra keluar dari acara pertunangan Kak Kezia dan Kak Reno. Aku menyusul Kakak sampai ke taman ini."


"Revano, kamu harus segera pulang, nanti Tante Risa dan Om Rey mencari kamu."

__ADS_1


"Kak Sandra aku menyusul Kakak sampai ke sini karena aku tahu Kak Sandra menyukai Kak Reno kan?" Kini Revano bertanya tentang perasaan Sandra kepada Kakaknya. Sifat kepo Revano memang terlalu berlebihan.


"Bagaimana Revano bisa tahu kalau aku menyukai Kakaknya?" Batin Sandra.


"Tidak Revano. Kakak hanya kecewa sama Kakak kamu dan juga Kezia yang mengkhianati persahabatan kita selama ini."


Sandra lalu menceritakan bahwa mereka telah sepakat tidak akan punya pasangan sebelum masuk ke universitas. Tapi kini mereka belum kuliah dan baru daftar saja tapi Kezia dan Reno sudah bertunangan. Sandra menjelaskan bahwa kecewa dengan Reno dan juga Kezia. Sandra tidak menceritakan alasan sebenarnya dirinya menangis karena laki-laki yang dicintainya sudah bertunangan dan sebentar lagi akan bersanding ke pelaminan bersama sahabatnya sendiri.


"Jadi seperti itu Kak ceritanya. Maaf ya Kak Sandra, tadi aku salah paham. Aku kira Kak Sandra menyukai Kakakku," ucap Revano sambil cemberut.


"Loh kok sekarang kamu yang kelihatan sedih Revano?" tanya Sandra.


"Iya karena aku lebih suka kalau Kak Sandra yang akan menjadi Kakak iparku. Karena aku tidak suka dengan Kak Kezia Kak."


Sandra tersenyum saat Revano berbicara seperti itu. Sandra merasa bahagia Revano menyukainya sebagai calon Kakak ipar. Tapi semuanya tidak seperti apa yang dirinya bayangkan. Sandra segera menepis bayangan bisa bersanding dengan Reno sampai ke pelaminan sebab itu hal yang mustahil karena kini Reno dan Kezia sudah bertunangan.


"Revano, kenapa kamu tidak suka dengan Kezia?" tanya Sandra penasaran dengan jawaban Revano.


"Karena Kak Kezia galak Kak. Idih serem banget deh Kak Kezia kalau lagi marah. Aku jadi gak suka sama Kak Kezia." Revano masih teringat saat Kezia melempar bantal sofa tepat ke wajahnya.


"Hahaha... Jangan seperti itu Revano. Kamu jangan terlalu benci sama Kak Kezia. Bisa jadi Kak Kezia jodoh kamu loh," ucapnya terkekeh.


"Alhamdulillah Kak Sandra kini sudah tidak sedih lagi karena tadi Kak Reno bertunangan dengan Kak Kezia." Batin Revano.


"Idih amit-amit deh Kak kalau sampai aku berjodoh sama Kak Kezia. Kak Kezia galak banget sama aku bahkan lebih galak . Aku tidak mau sama dia."

__ADS_1


"Jangan bicara seperti itu Revano. Kita tidak tahu takdir kita berjodoh dengan siapa."


Entah kenapa Revano lebih suka sekali kalau misalnya Sandra yang nanti akan menjadi Kakak iparnya bukan Kezia wanita galak dan bawel itu.


__ADS_2