Dijodohkan Dengan Cowok Manja

Dijodohkan Dengan Cowok Manja
BAB 116 - Jatuh Dalam Pesonamu


__ADS_3

Dean menghubungi istrinya bahwa masalahnya sudah beres Sera dan Erick sudah di tangkap polisi. Lova sekarang sudah naik taksi menuju perjalanan pulang ke rumah. Beberapa menit kemudian Lova sudah sampai di rumah. Dengan wajah yang tersenyum Lova melangkahkan kakinya masuk ke rumah.


"Assalamualaikum....."


"Wa'alaikum Salam... Eh beb, duduk sini. Aku ada berita bagus."


"Berita apa beb?" Lova sambil berjalan pelan ke arah suaminya.


"Beb, aku berhasil menyingkirkan Sera. Sekarang sudah di tangkap polisi sama Erick," ucap Dean sambil memeluk istrinya.


"Alhamdulillah, akhirnya dia tidak bisa berulah lagi."


"Kamu tidak usah khawatir. Aku akan selalu melindungimu dan juga anak kita."


"Terima kasih beb."


"Jangan bilang terima kasih. Sudah selayaknya aku sebagai seorang suami sekaligus seorang ayah yang menjagamu dan menjaganya," ucap Dean sambil memegang perut Lova.


"Hmm iya, kamu ayah dan suami yang baik."


"Pasti dong beb, oh iya aku tidak menyangka bahwa sebentar lagi anak kita akan segera lahir," ucap Dean sambil mengusap-usap perut Lova yang sudah membesar.


"Iya beb. Aduhh... Duhh..... Auwww...... Dia menendangnya begitu kuat diperutku."


"Sepertinya dia sudah tidak sabar melihat Papanya yang ganteng ini," ucap Dean sambil mengelus perut Lova.


"Kamu terlalu percaya diri banget sih beb," ucap Lova sambil mengusap pipi suaminya.


"Emang faktanya gitu kan beb aku ganteng? Bahkan aku bisa membuatmu jatuh cinta padaku."


"Iya kamu memang yang terbaik untukku. Bahkan aku bisa jatuh dalam pesonamu."


Dean tersenyum akhirnya rumah tangganya bersama Lova kedepannya akan baik-baik saja. Sekarang tidak akan ada lagi orang ke-tiga yang mengusik kebahagiaannya. Dean sudah memberi tahu hal ini kepada Papa Andrean, Papanya sangat terkejut saat melihat video yang dikirimkan Dean. Papanya jadi merasa bersalah terhadap menantunya yang selama ini diabaikan. Justru menganggap anak yang dikandung Sera adalah cucunya. Papanya menyesal telah menyakiti hati Lova menantunya yang benar-benar mengandung cucunya. Tak lupa Dean juga memberitahukan ini semua kepada mertuanya. Agar Papa Sonny tahu kelakuan anaknya dibelakangnya.


...*****...


Setelah mendapatkan pesan WhatsApp dari menantunya Papa Sonny tidak menyangka anak kesayangannya yang selama ini menjadi kepercayaannya itu ternyata telah membohonginya. Papa Sonny sangat marah dan kecewa saat mengetahui bahwa Sera tidak mengandung anak dari keturunan Keluarga Halim namun dari Keluarga Tanubrata. Papa Sonny juga terkejut saat Dean malaporkan anaknya ke kantor polisi.


"Aku pikir setelah aku nikahkan dengan Dean hubungan Keluarga Herlambang dengan Keluarga Halim akan semakin dekat. Aku hanya ingin bisnisku semakin berkembang jika didukung oleh Keluarga Halim begitu juga sebaliknya. Namun nyatanya sekarang semakin jauh. Bagaimana ini?"


Papa Sonny berjalan mondar-mandir di ruang kerjanya sedang memikirkan solusi atas masalahnya.


"Tok...... Tok...... Tok..........." Suara pintu diketuk dari luar.


"Ya masuk........."

__ADS_1


Sekretarisnya masuk membawa sebuah amplop.


"Pak, ini ada berkas yang dikirimkan dari menantu Anda." Sekretarisnya memberikan sebuah amplop.


"Ya, kamu bisa kembali ke mejamu."


"Baik Pak."


Setelah sang sekertaris pergi. Papa Sonny lalu membuka amplopnya. Betapa terkejutnya Dean memberikan surat gugatan cerainya kepadanya dan sudah ditandatangani oleh Dean. Tinggal menunggu persetujuan dari Sera untuk menandatanganinya. Dean meminta untuk kerjasamanya atas masalah ini agar cepat selesai. Papa Sonny pun lalu memutar kembali video yang dikirimkan Dean.


"Apa yang ada dipikirkan anak itu sampai memanfaatkan kehamilannya dengan merebut harta Dean? Apa dia tidak punya otak, hamil dengan siapa, minta hak atas anaknya dengan siapa. Mamalukan sekali, mau ditaruh mana mukaku jika bertemu dengan Andrean," ucap Papa Sonny sekarang malu menampakkan dirinya di Keluarga Halim.


"Pantas saja Dean menggugat cerai kepadanya. Aku harus cari cara agar Sera bebas dari penjara, meskipun demikian dia juga anakku yang sedang mengandung cucuku," ucap Papa Sonny geram dengan kelakuan anaknya yang diluar batas.


"Aku akan meminta Dean untuk membebaskannya dengan jaminannya aku akan mengirimnya ke London setelah ini," ucapnya kembali.


Papa Sonny tidak menyalahkan Dean yang menggugat cerai anaknya. Karena ini murni kesalahan anaknya sendiri. Dean juga mengirimkan pesan WhatsApp kepadanya agar Sera segera menandatanganinya. Papa Sonny meminta Dean jika Sera menandatangani surat perceraiannya maka Dean harus membebaskan Sera dari jeratan jeruji besi sel di penjara. Papa Sonny meminta maaf atas kelakuan anaknya selama ini. Papa Sonny sudah memberi tahu Dean bahwa setelah ini Sera akan dikirim ke London agar tidak bisa menggangu kehidupan Dean. Karena Papa Sonny juga ingin hubungannya dengan Keluarga Halim akan baik-baik saja dalam hubungan bisnis.


Dean pun menyetujuinya namun akan membiarkan Sera di penjara terlebih dahulu selama sekitar sebulanan sampai benar-benar Lova melahirkan anaknya. Dean takut Sera akan berbuat macam-macam kalau keluar dalam penjara saat ini juga. Lagian agar Sera segera sadar akan kesalahannya. Dean lega akhirnya Papa Sonny mempunyai solusi terbaik dengan akan mengirimkan Sera ke London setelah bebas dari penjara.


Papa Sonny wajahnya malu jika bertemu dengan Keluarga Halim saat ini. Papa Sonny tidak akan mencabut investasinya. Karena dirinya juga akan rugi jika tidak berinvetasi di perusahaan Keluarga Halim yang semakin tahun semakin berkembang pesat dalam bisnisnya. Maka dari itu Papa Sonny setuju dengan apa yang diusulkan Dean dan itu memang yang terbaik.


...*****...


Papa Sonny langsung menuju ke kantor polisi untuk menemui anaknya agar menandatangani surat perceraiannya. Papa Sonny sudah menunggu di ruang tunggu. Beberapa menit kemudian Sera datang. Bahagianya Sera saat melihat Papanya datang. Sera mengira akan bebas hari ini.


"Kamu akan segera bebas dari sini nak."


"Benarkah Papa?" Sera dengan senyum mengembang di wajahnya.


"Iya benar. Kamu tandatangani surat ini jika kamu ingin segera keluar dari sini."


Sera langsung membuka amplop yang diberikan Papanya. Betapa terkejutnya Sera mendapatkan surat cerai yang sudah ditandatangani oleh Dean.


"Papa maksudnya apa ini? Aku tidak ingin bercerai dengan Dean Papa."


"Kamu itu sudah mencoreng nama baik Keluarga Herlambang, masih saja ingin menjadi istrinya Dean. Memalukan!"


"Pa, bukankah Papa yang memaksaku saat itu untuk menikah dengan Dean?"


"Ya, tapi apa yang kamu lakukan? Kamu menikah dengannya tapi mengandung anak dari pria lain. Kamu itu sudah bikin malu Papa didepan Keluarga Halim. Cepat tandatangani surat itu."


"Sera gak mau Pa. Sera gak mau bercerai dari Dean."


"Ya sudah jika kamu tidak ingin keluar dari penjara."

__ADS_1


"Pa, tolonglah. Aku ingin keluar dari sini. Kasihanilah aku dan bayiku Pa."


"Sebulan lagi Papa akan kesini lagi. Jika kamu tidak ingin menandatangani surat ini. Maka selamanya kamu akan disini. Papa tidak bisa berbuat banyak nak. Hanya dengan cara ini Dean akan mencabut tuntutannya dan kamu akan segera bebas," ucap Papa Sonny sambil meninggalkan anaknya.


Sera hanya melongo mendengar ucapan Papanya. Sera tidak ingin bercerai dengan Dean karena masih ingin mengincar hartanya. Sera sudah merencanakan ini semua dengan Erick agar bisa menguasai harta Dean. Karena jika tidak mereka akan putus. Sera tidak mau hal itu sampai terjadi karena dia sudah terlanjur hamil anaknya Erick dan akan tetap menjalankan misinya.


...*****...


Dua hari sudah setelah kejadian itu, bel berbunyi pertanda ada tamu yang datang. Dean yang sedang sarapan dengan Lova pun terkejut mendengar ada tamu pagi-pagi datang kesini.


"Sebentar ya beb, aku bukain pintu dulu."


Lova hanya mengangguk dan melanjutkan sarapannya. Asisten rumah tangganya sedang mencuci baju di belakang jadi tidak mendengar ada suara bel berbunyi. Dean berjalan menuju ruang tamu dan membukakan pintunya. Dean terkejut Papanya datang secepat ini. Harusnya 3 hari lagi baru akan datang dari Belanda.


"Papa........." Dean betapa terkejutnya melihat Papanya sudah pulang.


"Nak, maafkan Papa." Papa Andrean langsung memeluk anaknya. Ia merasa bersalah selama ini dengan putranya dan apalagi dengan menantunya.


"Dean sudah memaafkan Papa. Sekarang ayo Papa kita sarapan bersama."


"Iya nak." Papa Andrean lalu melepaskan pelukannya.


Dean dan Papanya berjalan menuju ke ruang makan. Lova terkejut melihat Papa mertuanya datang. Lova dengan cepat berdiri dan mengecup punggung tangan mertuanya.


"Nak........." Papa Andrean kini matanya sudah berkaca-kaca saat bertemu dengan menantunya. Ia mempunyai banyak salah terhadapnya.


"Papa minta maaf selama ini telah berbuat tidak baik terhadapmu. Bahkan lebih perhatian dengan yang jelas-jelas bukan cucu Papa. Kamu mau memaafkan Papa kan nak?" Papa Andrean kini sudah meneteskan air matanya.


"Papa, sudah lama Lova memaafkan Papa. Sudah jangan menangis seperti ini Pa."


"Terima kasih nak kamu sudah memaafkan Papa. Kamu memang menantuku yang terbaik."


"Dean, kamu tidak salah pilih pendamping hidup. Menantuku ini sangat baik hati," ucapnya kembali.


"Iya Papa. Pilihanku memang tidak pernah salah," ucapnya tersenyum.


"Nak, kamu HPL nya kapan?" Saat melihat perut menantunya yang sudah membesar.


"Masih 16 hari lagi Pa."


Papa Andrean kini sudah berlutut dan wajahnya sudah tepat di depan perut Lova.


"Hallo cucuku. Ini Kakek, maafkan Kakek ya cu, kemarin tidak memperhatikanmu. Kamu sehat-sehat ya didalam perut Mamamu. Kakek sudah ingin sekali menggendongmu," ucap Papa Andrean sambil memegang perut Lova dan cucunya merespon dengan tendangannya.


"Wah cucuku kamu sudah memaafkan Kakek. Lihatlah nak dia sangat aktif sekali menendang-nendang dalam perutmu."

__ADS_1


"Iya Papa."


Lova menoleh ke arah Dean mereka saling melempar senyum. Lova senang akhirnya mertuanya kini sudah kembali lagi baik kepadanya dan juga perhatian terhadap cucunya setelah tahu fakta yang sebenarnya mengenai Sera Herlambang.


__ADS_2